Kisah Julian Quinones: Diabaikan Kolombia, Kini Jadi Amunisi Andalan Meksiko di Piala Dunia 2026

Mengenal sosok Julian Quinones, amunisi gacor Timnas Meksiko.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 05 Juli 2026, 11:00 WIB
Pemain Meksiko Julian Quinones melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola babak 32 Piala Dunia antara Meksiko dan Ekuador di Mexico City, Selasa, (30/06/2026). (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Bola.com, Jakarta - Timnas Meksiko menjelma sebagai satu di antara tim yang diperhitungkan pada perhelatan Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai satu di antara tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, tim berjuluk El Tri itu dalam performa luar biasa.

Meksiko mencatat empat kemenangan beruntun alias 100 persen di Piala Dunia 2026. Mereka menjadi juara Grup A dengan menggasak Afrika Selatan (2-0), Korea Selatan (1-0), dan Republik Ceko (3-0).

Advertisement

Keperkasaan Meksiko berlanjut di babak 32 besar. Mereka tak mau mengecawakan para pendukung  dengan menumbangkan Ekuador dua gol tanpa balas.

Tim besutan Javier Aguirre itu akan menantang Inggris di babak 16 besar, dengan kembali bermain di kandang sendiri, Stadion Azteca, Senin (6-7-2026) pagi WIB.

Ada satu kepingan keganasan di lini depan Meksiko, itu adalah Julian Quinones. Lihat catatan gol Quinones. Dia sedang "meledak" dengan mengukir tiga gol dari empat pertandingan terakhir.

Siapa sebenarnya dan bagaimana sepak terjang Julian Quinones bersama Meksiko?

 


Dari Desa di Kolombia

Pemain Meksiko, Julian Quinones, merayakan gol bersama Luis Romo dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Ekuador di Mexico City, Rabu (1/7/2026). (AP Photo/Ricardo Mazalan)

Julian Quinones menjadi satu di antara pemain depan berbahaya yang dimiliki Meksiko saat ini, selain Raul Jimenez.

Quinones piawai dalam menjadi penyerang sayap kiri di timnya, dibuktikan dengan menjebol masing-masing satu gol ke gawang Afrika Selatan, Ceko, dan Ekuador.

Pencinta sepak bola Inggris mungkin sudah begitu mengenal Raul Jimenez sebagai penyerang berbakat yang bermain untuk Fulham dan Wolverhampton Wanderes. Namun, jangan pernah melupakan potensi Quinones.

Quinones lahir pada 24 Maret 1997 di Magui Payan, Kolombia bagian selatan, tak jauh dari perbatasan dengan Ekuador. Masa kecilnya tumbuh dalam kondisi ekonomi yang sulit.

"Itu adalah desa yang sangat terpencil dan terlupakan," ujar Quinones, dikutip dari BBC Sport.

 


Adu Nasib ke Meksiko

Pemain Meksiko, Julian Quinones menjadi pencetak gol pertama di Piala Dunia 2026. (AP Photo/Eduardo Verdugo)

Bakat sepak bolanya terasah dengan saat berusia 17 tahun, ia meninggalkan klubnya di Kolombia, Futbol Paz, dan gabung klub legendaris Meksiko, Tigres.

Quinones menghabiskan delapan tahun berkarier sepak bola di Meksiko bersama Tigres, Atlas, dan Club America, termasuk menjalani tiga kali masa peminjaman.

Kendati pernah membela timnas junior Kolombia pada 2017 dan 2018, saat gacor-gacornya di Liga Meksiko dengan mencetak lebih dari 70 gol, Quinones justru tak kunjung mendapat kabar apa pun dari tanah kelahirannya. 

Quinones, yang sudah menggangap Meksiko sebagai rumah keduanya, makin memiliki keterikatan dengan Tanah Aztec setelah ia menikahi wanita Meksiko dan menjadi ayah.

Pemain kelahiran 24 Maret 1997 itu lantas berganti kewarganegaraan dari Kolombia menjadi Meksiko setelah menjalani proses naturalisasi. Setelah eligible, ia lantas bermain untuk Meksiko.

"Saat itu saya masih muda dan sempat ragu untuk meninggalkan negara asal demi mengejar tujuan dan jalan hidup yang baru," ungkapnya.

"Tapi, menyadari bahwa saya mampu mengatasi segalanya, di tengah berbagai kesulitan dan minimnya dukungan, makin memotivasi saya untuk terus berjuang serta memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan dan setiap bola yang saya kuasai. Saya juga melakukan ini demi keluarga saya," kata Quinones.

 


Pilihan Tepat

Pemain 29 tahun tersebut sukses mencatatkan namanya di papan skor ketika pertandingan belum genap 10 menit atau tepatnya pada menit kesembilan. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Ia menjalani debut bersama Timnas Meksiko pada 18 November 2023 dipimpin pelatih Jaime Lozano.

Quinones telah menjalani total 26 laga dan mencetak lima gol untuk tim Sombrero.

"Saya menemukan negara yang sangat murah hati. Orang-orang menyambut saya, membantu saya menonjol dan berkembang secara pribadi. Saya sangat menyukainya, jadi perlahan-lahan saya mulai merasa betah dan diterima. Saya akan selalu sangat bersyukur atas momen-momen itu," ujar pemain berusia 29 tahun tersebut.

"Meksiko menjadikan saya pribadi yang hebat. Saya tidak memiliki rekam jejak yang istimewa dari Kolombia karena saat itu saya belum cukup bijak, tapi Meksiko menyambut saya dengan tangan terbuka, sembari memahami bahwa setiap orang pasti mengalami masa-masa baik dan buruk dalam hidup. Saya belajar banyak dari pengalaman itu," lanjutnya.

 


Kalahkan Ronaldo di Arab Saudi

Tendangan pemain klub Liga Arab Saudi, Al-Qadsiah tersebut tak terbendung dan sukses melewati celah kaki penjaga gawang Afrika Selatan, Ronwen Williams. (AFP/Rodrigo Oropeza)

Quinones menikmati karier sepak bolanya di Meksiko. Ia memenangkan enam gelar juara liga di Meksiko, masing-masing dua gelar bersama Tigres, Atlas Guadalajara, dan Club America.

Namun, Quinones memutuskan meninggalkan kompetisi Meksiko dan terbang ke Liga Pro Saudi. Ia gabung Al Qadsiah dalam kesepakatan senilai sekitar 12 juta paun.

Penyerang dengan tinggi 180 cm itu mencetak 62 gol dalam 68 pertandingan di semua kompetisi sejak kepindahan tersebut dan musim lalu memenangkan gelar Sepatu Emas alias pencetak gol terbanyak Liga Pro Arab Saudi.

Raihan 33 golnya menempatkannya satu tingkat di atas pemain Inggris, Ivan Toney, dan unggul empat gol dari bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Pencapaian itu diraih, meski Al Qadsiah hanya finis di posisi keempat liga.

Ketajamannya itu berlanjut ke Piala Dunia sejauh ini. Siapa pun yang bermain sebagai bek kanan untuk Inggris pada pertandingan nanti mungkin akan menghadapi tugas berat untuk menghentikannya.

"Saya yakin kami akan melangkah jauh. Tim kami lengkap dan kompetitif. Kami tahu apa tujuan kami dan kami percaya kami bisa mewujudkannya," ujar Quinones.

 

Sumber: BBC Sport

Berita Terkait