Gabung Persib, Ragnar Oratmangoen Jadi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia ke-11 yang Kehilangan Status Diaspora

Ragnar Oratmangoen menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia kesebelas yang kehilangan status diaspora setelah memilih bermain di Super League 2026/2027.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 04 Juli 2026, 20:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dalam laga FIFA Series 2026 melawan St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bandung - Ragnar Oratmangoen menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia kesebelas yang kehilangan status diaspora setelah memilih bermain di Super League 2026/2027.

Ragnar baru saja diumumkan sebagai penyerang baru Persib Bandung. Pesepak bola keturunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, tersebut diikat dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Advertisement

Ragnar datang ke Persib dari tim Belgia, FCV Dender, yang baru degradasi ke kasta kedua. Pada musim lalu, ia hanya bermain 19 kali di berbagai kejuaraan dengan total 660 menit.

Ragnar menyusul pemain naturalisasi Timnas Indonesia eks diaspora lainnya, Sandy Walsh, yang juga merapat ke Persib dari klub Thailand, Buriram United.


Persib Punya 5

Ragnar Oratmangoen beraksi dalam duel Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sejauh ini, Persib menjadi kesebelasan dengan pemain eks diaspora terbanyak di Super League. Selain Ragnar dan Sandy, tim berjuluk Maung Bandung itu telah lebih dulu memiliki Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx.

Persib merekrut Thom Haye dari Almere City dan Eliano dari PEC Zwolle pada musim panas 2024/2025, sementara Dion Markx bergabung dari TOP Oss pada pertengahan musim lalu.

Selain Persib, Persija juga punya banyak pemain eks diaspora yang terdiri dari Jordi Amat, Mauro Zijlstra, dan Shayne Pattynama.

Tim ibu kota memboyong Jordi Amat pada musim lalu dari Johor Darul Ta'zim (JDT), sedangkan Zijlstra dan Shayne menjadi bagian dari Macan Kemayoran pada awal tahun ini.

Zijlstra datang dari FC Volendam dan Shayne dari Buriram United.


Pemain Lainnya

Kesebelasan berjuluk Macan Kemayoran itu sebenarnya juga memiliki Cyrus Margono, kiper yang didaratkan pada Februari 2026 dari klub Kosovo, KF Dukagjini.

Namun, Cyrus belum pernah memperkuat Timnas Indonesia.

Eks pemain diaspora lainnya yang memilih untuk berkarier di Super League ialah Rafael Struick yang tampil untuk Dewa United sejak musim lalu dari Brisbane Roar.

Lalu juga Ivar Jenner, yang meninggalkan Jong Utrecht di bursa transfer musim dingin 2025/2026 demi menerima pinangan Dewa United.

Terakhir adalah Jens Raven, mantan striker FC Dordrecht yang berlabuh ke Dewa United pada awal musim 2025/2026.

Berita Terkait