Sheinbaum Desak Fans Meksiko Rayakan Piala Dunia 2026 dengan Aman usai 4 Korban Jiwa

Empat tewas usai euforia kemenangan 2-0 Meksiko atas Ekuador di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

BolaCom | ThomasDiperbarui 04 Juli 2026, 21:46 WIB
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. (Gerardo Luna/AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mendesak para penggemar untuk merayakan kiprah Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026 secara bertanggung jawab setelah empat orang tewas dalam euforia di Mexico City. Seruan ini hadir jelang partai 16 besar dan menempatkan keselamatan publik sebagai prioritas.

Insiden maut terjadi pada 1 Juli 2026, menyusul kemenangan Meksiko 2-0 atas Ekuador pada 30 Juni 2026 yang memastikan tempat di babak 16 besar. Perayaan massal di pusat kota, terutama di sepanjang Paseo de la Reforma dan sekitar monumen Ángel de la Independencia, dipadati sekitar satu juta orang.

Advertisement

Pada Jumat, 3 Juli 2026, Sheinbaum meminta agar euforia kemenangan tidak kembali berujung tragedi. Pemerintah kota menyiapkan langkah pencegahan tambahan, sementara masyarakat diminta mengikuti arahan aparat untuk menjaga keamanan bersama.

Meksiko dijadwalkan menghadapi Inggris pada Minggu, 5 Juli 2026, di Estadio Azteca. Ajang akbar ini diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.


Seruan Presiden Sheinbaum dan Pengamanan Kota

Para penggemar Meksiko bersorak saat berkumpul untuk menonton pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Ekuador di Fan Fest di Guadalajara, negara bagian Jalisco, Meksiko, pada 1 Juli 2026. (Ulises RUIZ/AFP)

Sheinbaum secara spesifik mengingatkan bahaya konsumsi alkohol berlebihan dan risiko area yang terlalu padat. Ia menegaskan, "Kita harus menghindari penyalahgunaan alkohol, karena setiap kali ada minum berlebihan dalam perayaan semacam ini, masalah dapat muncul, termasuk lebih banyak kekerasan yang terkait dengan alkohol."

Selain imbauan kepada publik, ia menekankan pentingnya koordinasi antara penggemar dan aparat untuk menjaga keamanan perayaan. Pemerintah Kota Meksiko memperkuat pencegahan kerumunan di sekitar Ángel de la Independencia, yang selama ini menjadi titik kumpul utama suporter.

Untuk menyebarkan konsentrasi massa, lebih banyak layar akan dipasang di sepanjang Paseo de la Reforma. Warga juga diimbau mematuhi instruksi pihak berwenang demi keselamatan semua pihak selama perayaan Piala Dunia 2026.


Kronologi Tragedi Perayaan di Pusat Kota

Perayaan kelolosan Meksiko ke babak 16 besar berakhir dengan empat korban jiwa. Tiga di antaranya meninggal dunia akibat sesak napas setelah terhimpit dalam kerumunan di tengah lautan manusia yang diperkirakan mencapai sekitar satu juta orang.

Korban yang tewas karena sesak napas meliputi seorang pria berusia 44 tahun, seorang wanita berusia 19 tahun, dan seorang wanita berusia 48 tahun. Korban keempat, seorang pria berusia sekitar 30 tahun, menghembuskan napas terakhir di rumah sakit karena henti jantung setelah mengalami kejang epilepsi dan pendarahan gastrointestinal.

Wali Kota Mexico City Clara Brugada menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan kembali mengajak publik untuk mengutamakan keselamatan. Ia menegaskan agar semua pihak "selalu merayakan dengan tanggung jawab, kehati-hatian, dan empati."


Meksiko Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026

Kemenangan 2-0 atas Ekuador pada 30 Juni 2026 bukan sekadar memastikan tiket ke babak 16 besar. Hasil itu juga menandai keberhasilan pertama Meksiko di babak gugur Piala Dunia dalam 40 tahun terakhir, mengakhiri "kutukan" panjang yang menghantui tim nasional.

Berikutnya, Meksiko akan menantang Inggris pada Minggu, 5 Juli 2026, di Estadio Azteca. Laga ini diharapkan menjadi ajang pembuktian performa El Tri sekaligus momentum menjaga euforia tetap aman dan tertib di dalam maupun di luar stadion.

Piala Dunia 2026 diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Otoritas berharap publik menunjukkan sportivitas dan tanggung jawab hingga perayaan tetap menjadi momen kebahagiaan tanpa kembali memicu insiden.

Berita Terkait