Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, viral setelah mengantar The Three Lions menang dramatis 3-2 atas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026) pagi WIB.
Namun, bukan hanya gol penentu kemenangannya yang menarik perhatian, melainkan juga suaranya yang hampir hilang saat menjalani wawancara selepas pertandingan.
Kane mencetak gol penentu kemenangan melalui eksekusi penalti yang membawa tim asuhan Thomas Tuchel melaju ke perempat final. Inggris kini dijadwalkan menghadapi Norwegia pada laga berikutnya di Miami.
Selepas peluit panjang berbunyi, para pemain Inggris merayakan kemenangan bersama para suporter dengan menyanyikan lagu ikonik Oasis, Wonderwall. Momen tersebut rupanya membuat Kane kehabisan suara saat menjalani wawancara bersama BBC.
Melihat Kane berbicara dengan suara yang nyaris hilang saat wawancara usai pertandingan, vokalis Oasis, Liam Gallagher, langsung melontarkan candaan melalui media sosialnya.
"Bernyanyi itu memang kerja keras, Harry Kane. Ayo Inggris, ayo Wonderwall!" tulis Gallagher, seperti dikutip dari Metro.
Kane mengakui suaranya serak karena terlalu bersemangat merayakan kemenangan bersama para suporter dengan menyanyikan lagu Wonderwall. Meski kesulitan berbicara, ia tetap meluapkan kebahagiaannya setelah Inggris memastikan tiket ke perempat final.
"Ini pertandingan yang gila. Kami harus berjuang dan menemukan cara untuk menang," ujar Kane.
Kane Emosional
Kane mengatakan atmosfer pertandingan dan selebrasi usai laga begitu emosional hingga membuat suaranya nyaris hilang.
"Saya tadi habis bernyanyi, jadi benar-benar sulit bicara. Atmosfernya luar biasa, tim kami menghadapi banyak hal yang melawan kami, tetapi kami tetap menemukan jalan," tambahnya.
Selain mencetak gol kemenangan lewat titik penalti, Kane juga sempat melakukan pelanggaran yang membuat Meksiko mendapat hadiah penalti. Raul Jimenez sukses memanfaatkannya untuk memperkecil ketertinggalan.
Meski begitu, penyerang berusia 32 tahun itu tidak terlalu memikirkan insiden tersebut karena Inggris tetap keluar sebagai pemenang. Menurutnya, keputusan wasit juga cukup banyak merugikan timnya sepanjang pertandingan.
"Saya merasa lebih dulu menyentuh bola. Memang hari yang seperti itu. Wasit banyak mengambil keputusan yang merugikan kami. Tapi pada akhirnya itu tidak berpengaruh karena kami menang, jadi saya senang," tutup kapten Timnas Inggris tersebut.
Pertandingan Gila
Sementara itu, pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memberikan pujian kepada anak asuhnya yang mampu mempertahankan keunggulan meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Jarell Quansah menerima kartu merah. Menurutnya, kemenangan atas Meksiko menjadi salah satu momen paling berkesan sejak menangani The Three Lions.
Tuchel menggambarkan pertandingan tersebut sebagai duel yang penuh drama dan emosi sejak menit pertama. Ia juga mengaku terkesan dengan atmosfer yang diciptakan para pendukung Meksiko di Stadion Azteca.
"Drama sudah dimulai sejak menit pertama. Pertandingan yang benar-benar gila. Naik turun emosinya luar biasa. Lagu kebangsaan yang dinyanyikan pendukung Meksiko juga sangat mengesankan. Saya bangga bisa menjadi bagian dari momen ini," ujar Tuchel.
Sumber: Metro
Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan