Arema FC Fokus Uji Kesiapan di Piala Presiden 2026, Juara Jadi Bonus

Arema FC menempatkan Piala Presiden 2026 sebagai ajang pematangan tim. Masuk Grup A bersama Persib, Tampines, dan DPMM, mereka tetap jaga mental kompetitif.

BolaCom | Asad ArifinDiperbarui 06 Juli 2026, 23:09 WIB
Sebelum pertandingan dimulai, saat sesi foto tim, para pemain Arema membawa sebuah jersey bertuliskan P. Oliveira dengan nomor punggung 32. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Jakarta - Arema FC menatap Piala Presiden 2026 pada 25 Juli hingga 6 Agustus sebagai tahap awal persiapan musim 2026/2027. Ajang pramusim ini diposisikan sebagai tolok ukur kesiapan tim sebelum kompetisi resmi bergulir.

Hasil undian menempatkan Arema FC di Grup A bersama Persib Bandung, Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Seluruh pertandingan fase grup akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Advertisement

Fokus utama Singo Edan adalah mematangkan komposisi, memperkuat chemistry, dan mengevaluasi penerapan strategi, sembari menjaga identitas permainan yang kompetitif di setiap laga.


Piala Presiden Jadi Tolok Ukur Kesiapan Arema FC

Selebrasi pemain Arema FC saat merayakan gol Joel Vinicius yang membawa Singo Edan unggul atas PSIM Yogyakarta dalam laga pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Jumat (22/5/2026) sore WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Manajemen menegaskan Piala Presiden 2026 memiliki peran sentral dalam proses pembentukan tim. Turnamen pramusim ini dilihat sebagai sarana ideal bagi staf pelatih untuk mengukur perkembangan skuad secara menyeluruh.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menekankan misi klub di ajang ini tetap selaras dengan tujuan pramusim. "Misinya sama seperti turnamen pramusim yang lain. Kalau kami bisa juara, tentu itu menjadi bonus. Tetapi tujuan utama kami adalah melihat kesiapan tim sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi," ujar Yusrinal.

Arema FC memastikan seluruh pemain akan dibawa ke Bandung selama fase grup. Kebijakan ini bertujuan memberi gambaran lengkap kepada tim pelatih mengenai kondisi setiap pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.

Setiap pertandingan akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa individu maupun kolektif. Selain itu, laga-laga Piala Presiden menjadi ujian langsung efektivitas strategi yang telah disiapkan sepanjang masa pramusim.


Komposisi Grup A dan Agenda di Bandung

Arema FC bergabung di Grup A bersama Persib Bandung sebagai tuan rumah grup, Tampines Rovers dari Singapura, dan DPMM FC asal Brunei Darussalam. Tiga lawan tersebut akan dihadapi di satu venue, Stadion Si Jalak Harupat.

Jadwal turnamen berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus, memberi rentang waktu yang cukup bagi tim untuk memetakan progres dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Rangkaian laga ini menjadi bagian integral dari periode persiapan menuju musim baru.

Bagi Singo Edan, komposisi grup dan format pramusim memberikan konteks pertandingan yang kompetitif. Di saat yang sama, fase ini tetap dimanfaatkan untuk memperkuat koneksi antarpemain dan penyelarasan instruksi taktis.

Dengan semua pertandingan grup tersentralisasi di Kabupaten Bandung, fokus tim diarahkan pada eksekusi rencana permainan dan pengumpulan data performa. Evaluasi berkelanjutan menjadi kunci untuk membaca kesiapan skuad menghadapi kompetisi resmi.


Tetap Kompetitif Sembari Membangun Fondasi Tim

Meski gelar juara bukan target utama, Arema FC memastikan tidak ada laga yang akan dihadapi setengah hati. Karakter determinasi yang melekat pada tim akan tetap diusung di setiap pertandingan.

Keikutsertaan di Piala Presiden 2026 juga menjadi momen untuk mengembalikan ritme bertanding pemain setelah fase persiapan. Intensitas duel melawan tim-tim berkualitas diharapkan mempercepat adaptasi menghadapi musim 2026/2027.

Soal mentalitas, Yusrinal menegaskan sikap tim tidak berubah. "Semangat juang dan karakter khas Singo Edan akan terus menjadi identitas tim dalam setiap laga, sembari membangun fondasi yang kuat untuk mengarungi musim 2026/2027," tegasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Arema FC menempatkan keseimbangan antara hasil dan proses. Turnamen pramusim ini menjadi panggung untuk menguji, memperbaiki, dan menguatkan fondasi tim jelang kompetisi resmi.

Berita Terkait