Bola.com, Jakarta - Kekalahan 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7-7-2026) dini hari WIB, tidak hanya mengakhiri langkah Timnas Portugal di turnamen tersebut.
Hasil itu juga menandai berakhirnya satu babak penting bagi timnas, dengan masa depan Cristiano Ronaldo dan pelatih Roberto Martinez menjadi sorotan.
Portugal kini bersiap membuka lembaran baru setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Perhatian publik pun mengarah kepada sosok yang akan memimpin timnas pada periode berikutnya.
Sesaat setelah Portugal tersingkir, Martinez memastikan masa tugasnya telah berakhir.
Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan kontraknya tidak akan diperpanjang sehingga kebersamaannya dengan Portugal resmi berakhir.
"Era saya sudah selesai. Sekarang yang terpenting adalah memulai awal yang baru, dan presiden federasi berhak memilih pelatihnya sendiri. Saya berterima kasih atas seluruh dukungan yang saya terima," ujar Martinez.
Suara dan Pemimpin Baru
Martinez kembali menegaskan keputusan tersebut dengan menyebut siklus kepemimpinannya telah berakhir. Menurut Martinez, timnas kini membutuhkan suara dan pemimpin yang baru.
Seiring kepergian Martinez, nama Jorge Jesus disebut sebagai kandidat terkuat untuk menangani Portugal.
Laporan jurnalis Italia, Nicolo Schira, dan ESPN Brasil menyebut pembicaraan antara Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dengan pelatih berpengalaman itu berjalan positif dan negosiasi hampir mencapai kata sepakat.
Jesus belum lama ini meninggalkan Al Nassr, klub tempat ia bekerja bersama Cristiano Ronaldo. Kedekatannya dengan sang kapten serta sejumlah pemain utama Portugal dinilai dapat mempermudah proses transisi.
Rencana Ganti Pelatih
Masih berdasarkan laporan yang sama, FPF disebut telah mempersiapkan pergantian pelatih sebelum Piala Dunia berakhir.
Martinez dikabarkan hanya akan dipertahankan apabila Portugal mampu melangkah setidaknya hingga semifinal sehingga kegagalan di babak 16 besar menjadi penentu masa depannya.
Selama menangani Portugal, Martinez dinilai belum mampu memaksimalkan potensi skuad yang dimilikinya di turnamen besar. Portugal hanya mencapai perempat final Euro 2024 sebelum kemudian terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sejumlah kritik juga diarahkan kepada Martinez terkait aspek taktik.
Ia dinilai terlalu konservatif dalam menentukan susunan pemain, melakukan pergantian pemain yang dipertanyakan, serta belum mampu mengoptimalkan pemain seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leao, Vitinha, Joao Neves, Pedro Neto, Joao Cancelo, dan Cristiano Ronaldo.
Sumber: World Soccer Talk