Nova Arianto, Egy Maulana Vikri, hingga Muhammad Riyandi Berbagi Ilmu di Football Summer Camp 2026

Pembinaan pemain usia muda mendapatkan perhatian melalui program pelatihan sepak bola yang digelar di tiga kota besar Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 07 Juli 2026, 11:00 WIB
Nova Arianto, Egy Maulana Vikri, hingga Muhammad Riyandi berbagi ilmu di Football Summer Camp 2026. (Bola.com/Dok.Istimewa).

Bola.com, Jakarta - Pembinaan pemain usia muda mendapatkan perhatian melalui program pelatihan sepak bola yang digelar di tiga kota besar Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta, Bandung, dan Surabaya pada 4, 12, serta 19 Juli 2026.

Program itu dikhususkan untuk pemain berusia 15 hingga 18 tahun yang ingin mendapatkan pengalaman latihan dan pembinaan lebih terstruktur.

Advertisement

Selain sesi pelatihan, peserta juga memperoleh kesempatan berinteraksi langsung dengan pelatih dan pemain profesional.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut untuk memberikan materi kepada para peserta. Program ini juga melibatkan sejumlah pesepak bola Indonesia.

Penyelenggara menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembinaan bagi pemain muda yang memiliki potensi.

Fokus utama program diarahkan pada pengembangan kemampuan teknis, taktis, fisik, dan mental pemain.


11 Vs 11

Sejumlah pesepak bola turut hadir dalam program ini, di antaranya Egy Maulana Vikri dan Muhammad Riyandi di Jakarta serta Zanadin Fariz di Surabaya.

Egy adalah winger Dewa United. Sementara, Riyandi ialah kiper Persis Solo yang kencang dikabarkan akan bergabung dengan Dewa United. Sedangkan Zanadin dari Persis.

Dalam kegiatan di Jakarta, Egy dan Riyandi turut bermain. Keduanya terlibat dalam match session 11 melawan 11 di Lapangan Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP Jakarta).


Pendekatan Sports Science

Selain pembinaan, dalam kegiatan yang bernama Asics Football Summer Camp 2026 itu, peserta dari tiga kota mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai sesi latihan yang telah disiapkan.

"Asics dengan filosofi sound mind, sound body percaya bahwa olahraga memiliki peran dalam membuat pikiran yang lebih positif dan meningkatkan kesejahteraan mental," ujar President Director Asics Indonesia, Yuya Sugiyama.

"Sepak bola adalah olahraga yang digemari oleh masyarakat Indonesia, dan melalui kegiatan ini, kami berkomitmen mendukung perkembangan sepak bola Indonesia secara berkelanjutan dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk belajar dari pelatih dan atlet terbaik agar dapat berkembang menjadi pemain yang lebih percaya diri, tangguh, dan siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, diperkenalkan juga jetray elite, sepatu sepak bola yang dikembangkan untuk pemain dengan karakter permainan mengandalkan kecepatan. Produk ini dirancang menggunakan pendekatan sports science.

Berita Terkait