Usai Drama Folarin Balogun, Donald Trump Tak Singgung Kekalahan Amerika Serikat, Malah Bahas Militer

Sebelum laga Amerika Serikat versus Belgia di 16 besar Piala Dunia 2026, Donald Trump vokal. Namun, setelah pertandingan, unggahan pertama Trump di Truth Social mengabaikan pertandingan tersebut.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 07 Juli 2026, 18:30 WIB
Presiden AS, Donald Trump, berbicara di Gedung Putih pada 6 Juli 2026 di Washington, DC. Trump mengadakan makan siang di Rose Garden Club (Anna Moneymaker/Getty Images melalui AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya memberikan tanggapan setelah Timnas Amerika Serikat tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Akan tetapi, Trump tidak menyinggung kekalahan 1-4 dari Timnas Belgia pada babak 16 besar, Selasa (7-7-2026) pagi WIB.

Advertisement

Sebelum pertandingan di Seattle tersebut, Trump cukup vokal mendukung peluang Amerika Serikat di Piala Dunia. Ia juga meminta FIFA meninjau kartu merah yang diterima penyerang Folarin Balogun saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina.

Meski begitu, unggahan pertama Trump di Truth Social setelah Amerika Serikat tersingkir sama sekali tidak membahas pertandingan melawan Belgia. Ia justru menyoroti kekuatan militer Amerika Serikat.

"Militer Amerika Serikat tidak pernah sekuat dan sehebat ini. Tidak ada negara lain yang mampu melakukan apa yang kami lakukan," tulis Trump.


Minta Tinjau Kartu Merah

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada 6 April 2026. (Dok. AP/Julia Demaree Nikhinson)

Dalam unggahan yang sama, Trump menyebut Amerika Serikat mencatat rekor baru dalam perekrutan personel militer.

Ia juga meminta Kongres segera meloloskan Reconciliation 3.0 yang mencakup anggaran pertahanan sebesar 350 miliar dolar Amerika Serikat, serta SAVE AMERICA ACT.

Sehari sebelumnya, Trump sempat mengungkapkan bahwa dirinya berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengenai kartu merah yang diterima Balogun.

Trump meminta FIFA meninjau kembali kartu merah yang diterima Balogun pada laga babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina.

Sesuai aturan, Balogun seharusnya menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan setelah menerima kartu merah tersebut. Namun, Trump bersama Direktur Eksekutif Satuan Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, kemudian menghubungi Infantino.


Hukuman Ditangguhkan

Pemain Amerika Serikat Folarin Balogun melakukan selebrasi aksi setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia antara Amerika Serikat dan Bosnia di Santa Clara, California, dekat San Francisco, Rabu, (01/07/2026). (AP Photo/Julio Cortez)

FIFA pada Minggu waktu setempat, mengumumkan hukuman Balogun ditangguhkan sehingga penyerang andalan Amerika Serikat itu tetap bisa dimainkan saat menghadapi Belgia.

Setelah keputusan tersebut diumumkan, Trump menyampaikan apresiasinya kepada FIFA melalui Truth Social.

"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan sebuah ketidakadilan besar," tulis Trump.

 

Sumber: Express

Berita Terkait