Belum Juga Bertemu di Semifinal, Pemain Argentina Sudah Cari Gara-Gara dengan Timnas Inggris Lewat Chant Provokatif

Pemain Argentina mulai membangun ketegangan dengan Inggris menjelang potensi pertemuan keduanya di semifinal Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 10 Juli 2026, 15:30 WIB
Pemain Timnas Argentina merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 7 Juli 2026. (Odd ANDERSEN/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Argentina mulai membangun ketegangan dengan Inggris menjelang kemungkinan pertemuan keduanya di semifinal Piala Dunia 2026.

Yang terbaru, La Albiceleste mengejek The Three Lions melalui sebuah lagu yang menjadi viral di media sosial.

Advertisement

Pertemuan Argentina kontra Inggris ini sangat mungkin terjadi. Jika jadi kenyataan, keduanya bakal bersua di laga semifinal Piala Dunia 2026 apabila sukses melewati babak perempat final. Di fase ini, Inggris bakal bersua Norwegia, sedangkan Argentina ditantang Swiss.

Namun, sebelum pertemuan itu bisa terwujud, ketegangan tampaknya mulai dibangun secara perlahan. Ini menambah panas hubungan kedua negara yang memiliki sejarah kelam di lapangan sepak bola.

Mereka bertemu di panggung terbesar pada 1986, di mana gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona mencuri perhatian, hingga kartu merah kontroversial David Beckham mematahkan hati masyarakat Inggris tahun 1998.

Sebagai dua negara sepak bola yang penuh gairah, aksi di dalam lapangan dapat diperkirakan akan sama sengitnya dengan aksi di luar lapangan.

Hal ini telah dipicu oleh sebuah nyanyian yang terekam dinyanyikan oleh para pemain Argentina setelah kemenangan mereka di babak 16 besar melawan Mesir.


Pemain Argentina Ledek Inggris

Suporter Argentina merayakan kemenangan 3-2 pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Cabo Verde di Stadion Miami pada 4 Juli 2026 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images melalui AFP)

Setelah memastikan kemenangan 3-2 yang kontroversial melawan Mesir, La Albiceleste merayakannya dengan emosi meluap-luap. Lionel Messi, yang sangat vital dalam comeback tersebut, meneteskan air mata setelah peluit panjang berbunyi.

Sementara itu, pemain Timnas Argentina lainnya justru terlibat dalam konfrontasi yang sengit dengan pemain-pemain Mesir terkait beberapa keputusan wasit yang dipertanyakan di laga yang berlangsung di Stadion Atlanta itu.

Yang terbaru, rekaman video muncul dari ruang ganti Argentina segera setelah mereka melaju ke babak perempat final.

Video tersebut memperlihatkan banyak pemain menyanyikan sebuah lagu yang merujuk pada Kepulauan Falkland.

Lagu yang berjudul 'La Cuarta Estrella' tersebut menjadi populer di kalangan pendukung belakangan ini. Enzo Fernandez dan Emi Martinez termasuk di antara mereka yang terlihat ikut bernyanyi dalam video media sosial yang viral tersebut.

Lirik lagu tersebut berbunyi, "Saya orang Argentina dari buaian hingga liang lahat, demi Malvinas, demi Diego, demi babak terakhir Leo. Saya adalah pendukung tim nasional, saya mendukungnya dengan sepenuh hati. Kami memenangkan gelar ketiga bersama Lionel, dan kami ingin menjadi juara sekali lagi."


Ungkit Masa Silam Kelam

Bek Timnas Argentina Nicolas Otamendi merayakan golnya ke gawang Zambia di laga uji coba di Buenos Aires, Rabu (01/04/2026) pagi WIB. (AP Photo/Gustavo Garello)

Semua itu masih terdengar sangat tidak berbahaya. Namun, beberapa baris berikutnya menyebutkan tentang trofi yang direbut dari Diego Maradona pada 1994, ketika ia dijatuhi sanksi karena gagal dalam tes narkoba, serta Malvinas, yang juga dikenal sebagai Kepulauan Falkland.

"Dan 32 tahun kemudian, La Scaloneta akan membalaskan trofi yang direbut dari sang Nomor 10, trofi yang tidak diizinkan untuk kami angkat.”

"Saya ingin melihat bintang keempat bersinar di jersey. Saya orang Argentina dari buaian hingga liang lahat, demi Malvinas, demi Diego, demi babak terakhir Leo. Argentina, saya ingin melihatmu menjadi juara berturut-turut."

Bagian yang bisa dipermasalahkan oleh para penggemar Inggris adalah penyebaran kata 'Malvinas'. Mengingat kedua negara tersebut pernah berperang memperebutkan Falkland pada 1982, dengan lebih dari 900 orang tewas dalam prosesnya.

Ketegangan masih menyelimuti masalah tersebut, meski Argentina telah menyerah bertahun-tahun yang lalu.


Dikecam Jurnalis Inggris

Jurnalis Inggris, Piers Morgan, tertawa saat menunggu antreian untuk menyambut Emir Qatar dan Presiden AS menjelang jamuan Makan Malam Kenegaraan di Istana Lusail di Doha pada 14 Mei 2025. (Brendan SMIALOWSKI/AFP)

Satu di antara tokoh mempermasalahkan nyanyian tersebut adalah jurnalis dan tokoh media asal Inggris, Piers Morgan.

Melalui akun X-nya, pria berusia 61 tahun itu mempertanyakan maksud pemain Argentina menyinggung soal Falkland.

"Apakah itu Falkland yang sama yang mereka coba rebut sampai angkatan bersenjata kita yang luar biasa menendang pantat mereka keluar lagi?" tulis Piers Morgan.

Munculnya perdebatan ini bakal menjadi bumbu soal kemungkinan pertemuan Argentina menghadapi Inggris di semifinal. Skenario ini bisa terjadi andai Inggris menumbangkan Norwegia, sedangkan Argentina melibas Swiss.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait