Jadi Kambing Hitam! Bruno Fernandes Diamuk Fans Cristiano Ronaldo usai Portugal Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Bruno Fernandes tak terima diamuk fans Cristiano Ronaldo usai Portugal tersingkir tragis dari Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 11 Juli 2026, 15:30 WIB
Gelandang Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, bereaksi selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal versus Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 7 Juli 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kegagalan megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengukir pencapaian yang mengesankan di Piala Dunia 2026 memakan korban. Satu di antara yang harus menanggung amarah dari penggemar Ronaldo ialah Bruno Fernandes.

Kekalahan Portugal dari Spanyol pada perempat final Piala Dunia 2026 melalui gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-90+1, menjadi akhir perjalanan Cristiano Ronaldo yang gagal melaju ke semifinal.

Advertisement

Momen ini menjadi sangat emosional bagi para pemain Portugal. Bahkan, Ronaldo meninggalkan lapangan sembari menangis, dan kemudian menyebut ini akan menjadi Piala Dunia terakhirnya.

Penggemar Ronaldo langsung pasang badan membela ikon mereka. Inilah yang membuat media sosial menjadi tempat yang cukup meresahkan bagi beberapa rekan setimnya, termasuk Bruno Fernandes yang menjadi kambing hitam.


Performa Bruno Fernandes

Pemain Portugal Bruno Fernandes (8), kiri, dan pemain RD Kongo Samuel Moutoussamy (8) berebut bola saat laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026. (AP Photo/Eric Smith)

Bisa dibilang, Fernandes tidak menunjukkan performa mengesankan di Piala Dunia kali ini. Setelah dinobatkan sebagai Player of the Season di Liga Inggris, muncul ekspektasi tinggi bahwa bintang Manchester United tersebut bisa membantu memberikan hasil maksimal.

Namun, ia hanya mengemas satu assist dalam kemenangan Portugal atas Uzbekistan (5-0 ) dan gagal mencetak gol dalam lima pertandingan Piala Dunia 2026, hingga akhirnya dipulangkan Spanyol di fase perempat final.

Setelah skuad asuhan Roberto Martinez tersingkir dengan sangat tragis, pemain berusia 31 tahun itu pun akhirnya meluapkan kekecewaannya dalam sebuah pernyataan emosional melalui media sosialnya.


Matikan Kolom Komentar

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes usai pertandingan melawan Uzbekistan di Piala Dunia 2026 di Houston, Selasa (23/6/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

"Sedih, frustrasi, dan kecewa. Kelompok pemain ini membuat ekspektasi saya tinggi, tidak hanya karena kualitasnya, tetapi juga karena fakta bahwa kami telah membangun kelompok yang luar biasa selama bertahun-tahun ini,” tulis Fernandes.

"Terima kasih kepada semua pemain, tim teknis, dan seluruh staf yang mendampingi serta membantu kami setiap hari selama Piala Dunia. Kepada seluruh masyarakat Portugal, terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan kalian."

Namun, setelah para penggemar Ronaldo dan Portugal yang marah membanjiri unggahan tersebut untuk meluapkan amarah mereka, Fernandes terpaksa mengambil tindakan segera dan mematikan kolom komentar di bawah unggahan tersebut.


Dituduh Lakukan Sabotase

Kiri ke kanan: Cristiano Ronaldo, Pedro Neto, Pelatih Kepala Roberto Martinez, Ruben Neves dan Joao Cancelo pada latihan Timnas Portugal di Houston, Texas. (Leonardo Fernandez/Getty Images/AFP)

Menurut laporan Daily Mail, Bruno Fernandes menjadi satu di antara pihak yang menghadapi tuduhan kuat telah menyabotase impian Ronaldo menjuarai Piala Dunia. Rekan setimnya di Portugal, Pedro Neto, Vitinha, hingga Joao Neves, juga menghadapi masalah serupa.

Bintang Paris Saint-Germain, Neves, tanpa sengaja memicu gelombang kemarahan selama turnamen berlangsung. Ia dituduh "tidak sopan" setelah mengatakan hal ini tentang Cristiano Ronaldo.

"Dia hanyalah pemain lain di sini yang ada untuk membantu. Dia tidak berbeda dengan yang lain. Dia ada di sini untuk berkontribusi, sama seperti kami semua,” kata Neves soal keberadaan Cristiano Ronaldo.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait