Senne Lammens Jadi Biang Kegagalan Belgia ke Semifinal Piala Dunia 2026, Thibaut Courtois: Dia Akan Jauh Lebih Baik di Masa Mendatang

Piala Dunia 2026: Senne Lammens disorot usai Belgia tersingkir, Thibaut Courtois yakin sang kiper akan bangkit dan berkembang.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 11 Juli 2026, 16:15 WIB
Senne Lammens tertunduk lesu usai Belgia kalah dari Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Bola.com, LA - Berakhir sudah petualangan Timnas Belgia di Piala Dunia 2026 usai terhenti di perempat final. Belgia harus mengakui kekalahan 1-2 dari Spanyol dalam duel sengit melawan Spanyol di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB.

Kiper kedua Timnas Belgia, Senne Lammens mendapat sorotan tajam dan disebut-sebut sebagai biang kegagalan timnya melaju ke semifinal. Lammens masuk menggantikan Thibaut Courtois di menit ke-71.

Advertisement

Lammens menggantikan Courtois yang mengalami cedera otot paha, dan saat itu kedudukan masih imbang 1-1 dari babak pertama. Spanyol unggul lebih dulu di menit ke-30 via gol Fabian Ruiz, namun Charles De Katelaere membalas 11 menit kemudian.

Kesalahan dilakukan Senne Lammens pada menit ke-88, ketika berupaya mengantisipasi tembakan spekulasi Pau Cubarsi dari luar kotak penalti. Bola muntah hasil tepisannya langsung disambar Mikel Merino untuk menjadi gol kedua sekaligus pengunci kemenangan Spanyol.


Beri Dukungan

Blunder Senne Lammens memudahkan Merino cetak gol kemenangan Spanyol ke gawang Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Thibaut Courtois memberikan dukungan kepada Senne Lammens, setelah blunder fatal di menit-menit akhir yang dimanfaatkan Mikel Merino.

"Saya memeluknya erat. Dia kiper yang hebat. Pengalaman ini justru akan membuatnya semakin kuat," ujar Courtois mengenai rekan setimnya itu.

"Pada akhirnya, tidak banyak yang bisa dikatakan atau dinasihatkan kepadanya. Dia sosok yang tangguh dengan kepribadian yang kuat. Saya yakin dia akan baik-baik saja," lanjut kiper 34 tahun.

"Dia akan menikmati masa liburan, lalu kembali ke Manchester dan menjalani musim yang hebat," jelas Thibaut Courtois.


Turuti Arahan Pelatih

Penjaga gawang Belgia, Thibaut Courtois (1), disambut di pinggir lapangan oleh kiper Senne Lammens (12) saat Courtois keluar dari pertandingan perempat final Piala Dunia antara Spanyol dan Belgia di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Mark J. Terrill)

Menarik bagi Courtois, ia sebenarnya masih ingin melanjutkan permainan meski harus menahan rasa sakit di bagian paha kanannya. Ia mengaku memang merasakan sakit ketika harus melepaskan tendangan gawang.

Namun keinginannya itu tidak dapat dipenuhi pelatihnya, Rudi Garcia yang hanya ingin memasang pemainnya dalam kondisi 100 persen fit. Alhasil Senne Lammens dipilih menggantikan Courtois.

"Saya ingin mencoba bermain mungkin lima atau sepuluh menit lagi karena saya merasa baik-baik saja. Saya berhasil melakukan penyelamatan dan tidak merasa terganggu saat melakukannya," tutur Courtois.

"Jadi, itu keputusan pelatih dan tidak masalah. Jelas kita tidak senang saat harus meninggalkan pertandingan perempat final Piala Dunia. Tapi ya, terkadang memang begitulah kenyataannya. Kita tidak bisa mengubahnya," tandas kiper Real Madrid itu.


Tanggung Jawab Bersama

Thibaut Courtois #1 dari Timnas Belgia bereaksi saat ia menggantikan Senne Lammens #12 (tidak digambarkan) saat Rudi Garcia terlihat pada pertandingan Perempat Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles pada 11 Juli 2026 di Inglewood, California. (Luke Hales/Getty Images melalui AFP)

Dukungan untuk Senne Lammens tidak hanya datang dari Courtois, namun juga oleh bek Belgia, Brandon Mechele. Ia menyatakan dukungannya untuk Lammens dan tidak ada pemain yang melakukan kesalahan, sebab menjadi tanggung jawab bersama.

"Ini adalah momen pembelajaran baginya," ujar Mechele.

"Itu bukan bola yang mudah ditangani. Menurut saya, bola itu memantul tepat di depannya. Kami sebagai pemain bertahan sebenarnya bisa membantunya dengan lebih sigap memberikan dukungan lanjutan."

"Jadi, dia perlu belajar dari kejadian ini, dan sebagai satu tim, kita harus saling mendukung dan membantu satu sama lain," pungkas pemain Club Brugge itu.

Sumber: Yahoo Sport

Berita Terkait