Arsitek Transfer Mundur, Liverpool Masuki Masa Ketidakpastian

Liverpool dilanda ketidakpastian setelah arsitek transfernya mundur.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 11 Juli 2026, 20:15 WIB
Para pemain Liverpool dan Kepala Eksekutif Liverpool, Michael Edwards (2R), meninggalkan lokasi setelah upacara pemakaman penyerang Liverpool asal Portugal, Diogo Jota, dan saudaranya, Andre Silva, di Gondomar, pinggiran Porto, pada 5 Juli 2025. Penyerang Liverpool, Diogo Jota, dan saudaranya meninggal dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada 3 Juli 2025, yang memicu duka cita luas tak lama setelah bintang Portugal itu menikah. (MIGUEL RIOPA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Liverpool memasuki periode ketidakpastian di jajaran petinggi klub setelah Michael Edwards memutuskan mundur dari jabatannya.

Sosok yang dikenal sebagai arsitek transfer The Reds itu telah mengemban peran tersebut sejak Maret 2024 setelah kembali ke Anfield.

Advertisement

Edwards sebelumnya bergabung dengan Liverpool pada 2011 sebagai kepala analis. Ia kemudian menjadi direktur olahraga pada periode 2016 hingga 2022 dan berperan dalam masa sukses klub.

Pada akhir musim 2021/2022, Edwards sempat meninggalkan Liverpool untuk menjalani masa rehat selama dua tahun sebelum akhirnya kembali.

Menurut laporan talkSPORT, keputusan Edwards untuk kembali hengkang kali ini dipicu kegagalan Fenway Sports Group (FSG) mengakuisisi klub Eropa kedua. Setelah mundur, ia disebut berpeluang mencari tantangan baru.

Kepergian Edwards membuat Presiden FSG, Mike Gordon, akan mengambil alih operasional sepak bola Liverpool di tengah situasi ketidakpastian pada level eksekutif.

Sementara itu, Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes, juga dikabarkan masuk radar klub Liga Pro Arab Saudi, Al Hilal.


Rencana Transfer Tidak Berubah

Perwakilan dari Liverpool termasuk Direktur Teknik, Julian Ward (Kiri), Direktur Olahraga, Richard Hughes (3R), dan Michael Edwards (Tengah) tiba di kapel pemakaman untuk acara berkabung bagi penyerang Liverpool asal Portugal, Diogo Jota, dan saudaranya Andre Silva di Gondomar, di pinggiran Porto, pada 4 Juli 2025. Penyerang Liverpool, Diogo Jota, dan saudaranya Andre Silva meninggal dalam kecelakaan mobil di barat laut Spanyol pada pagi hari tanggal 3 Juli, yang memicu duka cita luas tak lama setelah bintang Portugal itu menikah. (MIGUEL RIOPA/AFP)

Kendati ditinggal Edwards, talkSPORT melaporkan Liverpool tetap menjalankan rencana transfer pada bursa musim panas ini.

The Reds sejauh ini telah mendatangkan Jeremy Jacquet dan Victor Munoz.

Jacquet bergabung dari Rennes setelah kedua klub mencapai kesepakatan transfer untuk bek berusia 20 tahun itu, Februari lalu.

Liverpool juga merekrut winger Timnas Spanyol, Victor Munoz, bulan lalu setelah berhasil menyalip upaya Newcastle United untuk mendapatkan sang pemain.

Pelatih anyar Liverpool, Andoni Iraola, juga masih mengincar tambahan pemain. Satu di antara targetnya adalah winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, yang juga masuk bidikan Arsenal.

Barcola disebut telah menyampaikan keinginannya kepada PSG untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini.


Perjalanan Michael Edwards di Liverpool

Jurgen Klopp menjadi salah satu manajer tercepat yang mampu koleksi 500 poin, yaitu hanya dalam 236 laga. Didatangkan pada 2015, Klopp benar-benar mengubah nasib Liverpool dengan menyabet gelar pertama Liga Inggris pada musim 2019/20 dan trofi Liga Champions di musim sebelumnya. (AFP/Paul Ellis)

Edwards memulai karier sebagai kepala analis di Portsmouth pada 2003 dan bertahan di posisi tersebut selama enam tahun.

Setelah meninggalkan Portsmouth pada 2009, ia kembali bekerja sama dengan Harry Redknapp di Tottenham Hotspur sebelum bergabung dengan Liverpool pada 2011.

Di Anfield, Edwards sempat menjabat sebagai kepala metodologi sebelum dipercaya menjadi direktur teknis pada 2015. Setahun berselang, ia diangkat sebagai direktur olahraga dan menduduki posisi itu hingga pertama kali meninggalkan klub.

Dalam dua periode pengabdiannya di Liverpool, Edwards turut mengawal klub meraih dua gelar Premier League, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, satu Piala FA, serta dua Piala Liga.

Edwards juga menjabat sebagai direktur teknis ketika Liverpool menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih pada Oktober 2015.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait