Bola.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik tim nasional. Pengumuman dilakukan pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, sebagai langkah besar membangun ulang Timnas Italia.
Jabatan Direktur Teknik ini dibuat khusus untuk Maldini. Ia juga akan merangkap sebagai Presiden Club Italia, badan di bawah FIGC yang mengelola dan mengoordinasikan seluruh tim nasional, dari senior hingga junior, putra maupun putri.
Maldini akan didampingi Leonardo sebagai penasihat. Mantan koleganya di AC Milan itu menjadi "tangan kanan" di bawah pengawasan Presiden FIGC, Giovanni Malagò, yang menyambut positif kesediaan Maldini.
Proyek ini menempatkan misi revitalisasi Azzurri sebagai prioritas. Maldini menandatangani kontrak empat tahun yang mengikatnya hingga Piala Dunia 2030, dengan target mengakhiri periode suram tim yang kehilangan tempat di antara elite global.
Mandat Baru Paolo Maldini di Tim Nasional
FIGC menugaskan Maldini memberi arah teknis yang lebih jelas dan terstruktur bagi seluruh kategori tim nasional. Mandatnya meliputi sinkronisasi filosofi permainan, jalur pembinaan, serta standar performa di setiap kelompok umur.
Selain Direktur Teknik, Maldini dipercaya sebagai Presiden Club Italia. Entitas payung ini berada di bawah FIGC, berfungsi mengelola dan mengoordinasikan seluruh tim sepak bola nasional, mencakup tim senior dan junior, baik putra maupun putri.
Tujuan utama proyek adalah merevitalisasi Azzurri yang telah kehilangan tempat di antara elite sepak bola global. Timnas Italia tercatat gagal lolos ke tiga turnamen Piala Dunia terakhir, situasi yang ingin diputus pada siklus berikutnya.
Kontrak empat tahun Maldini disesuaikan dengan target jangka menengah menuju Piala Dunia 2030. FIGC menegaskan komitmen untuk mencegah kegagalan serupa pada turnamen tersebut, sembari menghidupkan kembali semangat dan performa tim.
Secara profesional, Maldini menghabiskan seluruh kariernya sebagai bek kiri atau bek tengah untuk AC Milan dan tim nasional Italia. Ia diakui luas sebagai salah satu bek dan pemain terhebat sepanjang masa, serta pernah menjabat direktur teknis AC Milan pada 2018–2023.
Peran Strategis Leonardo sebagai Penasihat
Leonardo akan mendukung pembentukan arah teknis, pengembangan pemain muda, dan strategi keseluruhan Azzurri. Posisi ini krusial agar visi Maldini terimplementasi efektif di semua tingkatan tim nasional.
Ia bertindak sebagai "tangan kanan" Maldini dengan pengawasan langsung dari Presiden FIGC Giovanni Malagò. Maldini secara khusus menginginkan kehadiran Leonardo mengingat cakupan pekerjaan yang luas, menuntut, dan penuh tantangan.
Jejak eksekutif Leonardo terentang di klub-klub besar. Ia pernah menjabat direktur olahraga di AC Milan dan Paris Saint-Germain (PSG), dengan pengalaman membangun skuad dan ekosistem kompetitif di level tertinggi.
Selain rekam jejak internasional, Leonardo memiliki kewarganegaraan Italia dan sangat akrab dengan dinamika Serie A. Kombinasi ini diharapkan memperkuat upaya FIGC mengembalikan kejayaan sepak bola Italia.
Prioritas Awal Menuju Piala Dunia 2030
Salah satu tugas pertama Maldini dan Leonardo adalah mengidentifikasi pelatih baru untuk memimpin Azzurri pada siklus berikutnya. Pos ini dipandang kunci untuk mengeksekusi arah teknis yang disepakati.
Nama-nama seperti Antonio Conte dan Roberto Mancini telah disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Proses penjaringan akan mengacu pada kebutuhan tim, tahapan regenerasi, serta rencana kompetitif jangka menengah.
Seluruh langkah akan diorkestrasi melalui struktur Club Italia agar selaras dari level senior hingga junior. FIGC menempatkan konsistensi jalur pengembangan dan standar seleksi sebagai fondasi untuk mencegah pengulangan kegagalan pada Piala Dunia 2030.