Harry Kane Ungkap Kepingan yang Hilang di Timnas Inggris Jelang Laga Kontra Argentina

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menilai The Three Lions masih memiliki "kepingan yang hilang" dalam upaya meraih gelar juara Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 13 Juli 2026, 10:00 WIB
Pemain Inggris Harry Kane, kiri, Jude Bellingham, tengah, dan Morgan Rogers merayakan kemenangan atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris akan berjumpa Timnas Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.  Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menilai The Three Lions masih memiliki "kepingan yang hilang" dalam upaya meraih gelar juara Piala Dunia 2026.

Inggris melenggang ke semifinal setelah dengan susah payah menaklukkan Norwegia 2-1 di semifinal melalui perpanjangan waktu. Minggu (13/7/2026) pagi WIB.   Ini menjadi semifinal kedua Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir setelah mencapai fase yang sama pada 2018. Mereka juga dua kali beruntun menjadi runner-up Euro. 

Advertisement

Kane menyebut periode ini sebagai salah satu era terbaik Timnas Inggris. Namun, ia menegaskan pencapaian tersebut belum berarti apa-apa jika gagal membawa pulang trofi.

"Ini adalah era yang sangat sukses bagi tim nasional kami. Tentu saja kami ingin melewati garis akhir. Itulah kepingan yang masih hilang saat ini," ujar Kane, seperti dikutip ESPN

"Kami terus mengetuk pintu. Kami terus mencapai semifinal dan final. Ini akan menjadi pekan yang sangat penting. Turnamen ini tinggal menyisakan delapan hari lagi."

"Kami sudah bersama selama enam pekan dan menunjukkan dedikasi penuh untuk lambang di dada. Sekarang kami membutuhkan dorongan yang lebih besar lagi untuk melewati pekan terakhir. Pada akhirnya kami berada di semifinal Piala Dunia, dan itu bukan sesuatu yang selalu bisa diraih tim nasional Inggris. Kami harus menikmati momen ini," imbuh mantan pemain Tottenham Hotspur itu. 

 


Memahami Kritikan Thomas Tuchel

Ekspresi pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, saat laga kontra Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026, di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. (Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Lolosnya Inggris ke semifinal tidak lepas dari penampilan luar biasa Jude Bellingham. Gelandang Real Madrid itu kembali menjadi pembeda saat menghadapi Norwegia dan kini telah mengoleksi enam gol sepanjang Piala Dunia 2026.

Meski demikian, pelatih Thomas Tuchel tetap mengkritik performa anak asuhnya. Bermain dalam suhu yang terasa mencapai 44 derajat Celsius di Miami, Inggris dinilai belum menampilkan permainan terbaik.

Kane memahami tuntutan sang pelatih dan mengakui Inggris memang masih bisa berkembang.

"Ketika melihat kami berlatih, melihat kekompakan tim, dan melihat kualitas yang kami miliki, terutama saat menyerang, duel satu lawan satu, serta kemampuan individu para pemain, pelatih ingin kami menampilkan versi terbaik itu di lapangan," ujar Kane.

"Dia juga tahu itu tidak semudah yang dibayangkan karena kami menghadapi lawan-lawan berkualitas."

"Dia berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik kami, dan kami juga sadar masih memiliki level permainan yang lebih tinggi. Kami memang belum benar-benar menunjukkannya. Baru terlihat dalam beberapa momen saja. Saat melawan Norwegia pun hanya muncul sesekali."

"Kami belum mampu mengendalikan pertandingan sepenuhnya seperti yang kami inginkan, padahal saya merasa kami sanggup melakukannya," imbuh Kane.

 


Masih Bisa Berkembang

Para pemain Inggris merayakan kemenangan atas Norwegia dalam pertandingan perempat final Piala Dunia sepak bola di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Kane juga menyadari tantangan akan semakin berat karena mulai semifinal hanya tersisa tim-tim terbaik di dunia.

Jika berhasil mengalahkan Argentina, Inggris masih harus menghadapi pemenang laga Prancis kontra Spanyol di partai final.

"Di fase seperti ini Anda hanya akan menghadapi tim-tim terbaik di dunia. Kami akan melawan salah satu tim terbaik di dunia di semifinal. Hal yang paling membahagiakan adalah kami sudah berada di semifinal, tetapi kami masih merasa bisa berkembang," tutur Kane. 

"Saya rasa tidak perlu bereaksi berlebihan. Kami sudah menunjukkan banyak hal positif, hanya saja kami masih memiliki ruang untuk menjadi lebih baik lagi."

Bagi Kane, menemukan "kepingan yang hilang" itu akan menjadi kunci jika Inggris ingin mengakhiri penantian panjang dan akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2026.   

Sumber: ESPN

Berita Terkait