Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Berujung Kisruh, Dokter Tim Senegal Dituduh Berlatar Belakang Spesialis Kandungan!

Federasi Sepak Bola Senegal atau FSF mengumumkan sejumlah hasil evaluasi setelah Timnas Senegal tersingkir dari Piala Dunia 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 14 Juli 2026, 11:30 WIB
Pemain Senegal Sadio Mane (tengah) berebut bola dengan pemain Maroko Neil Yoni El Aynaoui pada laga final AFCON/Piala Afrika antara Senegal vs Maroko di Rabat, Maroko, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Themba Hadebe)

Bola.com, Dakar - Federasi Sepak Bola Senegal atau FSF mengumumkan sejumlah hasil evaluasi setelah Timnas Senegal tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Senegal angkat kaki dari Piala Dunia 2026 akibat dikalahkan Timnas Belgia 2-3 dalam babak 32 besar di Seattle Stadium, Seattle, pada 2 Juli 2026.

Advertisement

Padahal, Senegal sudah unggul dua gol lebih dulu sebelum Belgia melakukan comeback fantastis dalam drama tambahan waktu 2x15 menit.

Kelolosan Senegal ke babak gugur Piala Dunia 2026 sebenarnya juga tidak terlalu meyakinkan seusai takluk 1-3 dari Timnas Prancis dan 2-3 dari Timnas Norwegia di Grup I.


Hasil Evaluasi FSF

Pemain Belgia Brandon Mechele (4) dan pemain Senegal Sadio Mane (10) berebut bola dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belgia vs Senegal di Seattle, Rabu, 1 Juli 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Tim berjuluk Lions of Teranga itu melaju ke 32 besar Piala Dunia 2026 sesudah menjadi satu dari peringkat ketiga terbaik berkat membantai Timnas Irak 5-0 dalam partai terakhir Grup I.

Presiden FSF, Abdoulaye Fall, mengklaim bahwa dokter tim Senegal di Piala Dunia 2026, Abderahmane Fediore, "dididik sebagai dokter spesialis kandungan".

"Berdasarkan masukan yang saya terima, para pemain belum cukup merasa yakin dengan pendampingan yang diberikan olehnya," ujar Fall dinukil dari Reuters.

"Kami harus mencari tenaga ahli yang benar-benar meyakinkan agar mereka merasa tenang, karena kesehatan adalah hal yang paling utama," jelasnya.


Dibantah

Sementara itu, Asosiasi Kedokteran Senegal atau ONMS membantah tuduhan FSF dengan menyebutnya sbeagai tudingan "tidak berdasar dan mencemarkan nama baik".

ONMS mengungkapkan Abderahmane Fediore, memiliki diploma spesialis di bidang kedokteran olahraga dan biologi olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Cheikh Anta Diop.

Fediore juga pernah memimpin Departemen Fisioterapi di Rumah Sakit Fann dan telah bertugas sebagai dokter tim Senegal sejak 2017, termasuk dalam tiga edisi Piala Dunia dan lima turnamen Piala Afrika.

Sumber: Reuters

Berita Terkait