Bukan Kane atau Bellingham, Media Argentina Sebut Gelandang Inggris Jadi Kunci yang Harus Dimatikan Lionel Messi Cs

Media Argentina menyebut gelandang Inggris sebagai ancaman utama yang harus dimatikan Lionel Messi dkk. di semifinal Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 14 Juli 2026, 21:30 WIB
Pemain Inggis Harry Kane merayakan gol pertama timnya bersama rekan setimnya Jude Bellingham selama pertandingan babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris dan Kongo DR di Stadion Atlanta, Georgia, Rabu, (01/07/2026). (AFP/Getty image/ Richard Pelham)

Bola.com, Jakarta - Timnas Argentina diharapkan mampu mematikan satu pemain yang bakal menjadi kunci Inggris saat bersua pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Menariknya, satu nama ini justru tak mengarah kepada Harry Kane maupun Jude Bellingham yang selama ini jadi tumpuan The Three Lions.

Padahal, Harry Kane dan Jude Bellingham telah membuktikan ketajamannya di ajang ini. Keduanya sama-sama menghasilkan enam gol yang membantu Timnas Inggris melenggang ke semifinal Piala Dunia 2026.

Advertisement

Ketajaman Bellingham memang telah terbukti pada dua laga terakhir. Sebab, pemain Real Madrid ini telah menghasilkan empat gol. Dua di antaranya dicetak saat menang (3-2) atas Meksiko, dan dua lainnya untuk menggasak Norwegia (2-1).

Meski begitu, ada perasaan bahwa pemain yang berbeda layak untuk jadi target utama jika Argentina ingin melaju ke final kedua mereka secara beruntun, setelah mereka memenangkan Piala Dunia 2022.


Matikan Gelandang Inggris

Dua pencetak gol Inggris ke gawang Meksiko, Jude Bellingham dan Harry Kane, dalam laga 16 Besar Piala Dunia 2026 di Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB. Inggris lolos ke perempat final setelah menang 3-2 atas tim tuan rumah. (Yuri CORTEZ / AFP)

Dalam sebuah artikel panjang yang ditulis jurnalis Argentina, Bruno Distefano, untuk TyCSports, satu sosok pemain yang harus dimatikan oleh anak asuh Lionel Scaloni saat bersua Inggris ialah Declan Rice.

Sebab, dia bakal menjadi aktor penting The Three Lions dalam melakukan skema bangun serangan alias build-up. Jika Rice dibuat kesulitan mengembangkan permainan, tim asuhan Thomas Tuchel bakal sangat kerepotan.

"Tekanan pada permainan membangun serangan (build-up). Ketika Declan Rice menerima bola dalam posisi tidak nyaman atau dengan membelakangi gawang, Inggris kehilangan kejelasan dalam permainan build-up mereka dan mulai lebih sering beralih ke permainan langsung,” tulis Distefano.

“Kane mungkin bisa memenangkan duel udara awal, tetapi tim kehilangan presisi dan kontinuitas. Memutus pergerakan bola awal tersebut dapat mencegah Bellingham menerima bola dengan menghadap ke depan dan mengurangi ancaman serangan Inggris,” lanjut dia.


Masalah Timnas Inggris

Para pemain Timnas Inggris berkumpul usai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Inggris dan Kongo di Atlanta, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Tidak hanya berbicara secara spesifik tentang Declan Rice, analisis yang dijabarkan Bruno Distefano tersebut juga mencatat beberapa masalah lain yang bisa dimanfaatkan Lionel Messi dkk dari Timnas Inggris.

"Mobilitas para penyerang Argentina serta tusukan overlapping dari Molina dan Tagliafico dapat menciptakan keunggulan jumlah pemain (overload) di sisi sayap, jika Inggris kehilangan penguasaan bola,” tulis ulasan tersebut.

“Terakhir, ia menunjukkan bahwa The Three Lions telah 'mengakumulasikan lebih banyak kelelahan daripada Argentina' sepanjang turnamen, yang bisa menjadi faktor penting pada hari pertandingan,” lanjutnya.

Berita Terkait