Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Paul Scholes Bongkar Sisi Asli Trio Argentina di MU

Jelang semifinal Piala Dunia 2026, Paul Scholes buka rahasia di balik kerasnya pemain Argentina eks MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 Juli 2026, 11:30 WIB
Paul Scholes (Stefanus Ian/AFP)

Bola.com, Jakarta - Jelang duel semifinal Piala Dunia 2026 antara Timnas Inggris versus Argentina, Paul Scholes melontarkan komentar menarik mengenai tiga mantan rekan setimnya asal Argentina saat masih membela Manchester United.

Inggris akan berusaha melangkah ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966. Namun, mereka lebih dulu harus melewati hadangan Argentina, juara dunia edisi 2022.

Advertisement

Pertemuan kedua negara juga sarat sejarah, dari gol kontroversial "Hand of God" Diego Maradona pada perempat final Piala Dunia 1986 hingga kartu merah David Beckham saat Inggris tersingkir dari Piala Dunia 1998. Hubungan kedua negara juga dipengaruhi Perang Falklands pada 1982.

Dalam Piala Dunia 2026, wasit asal Inggris, Michael Oliver dan Anthony Taylor, bahkan tidak ditugaskan memimpin pertandingan yang melibatkan Argentina.

Di tengah panasnya atmosfer menjelang laga, Scholes berbicara mengenai Juan Sebastian Veron, Carlos Tevez, dan Gabriel Heinze, yang pernah menjadi rekan setimnya di Manchester United.


Garang di Luar

Carlos Tevez. Striker asal Argentina ini dipinjam Manchester United dari West Ham selama dua musim, 2007/2008 dan 2008/2009. Tampil sebagai pilihan utama, ia mampu mempersembahkan 2 gelar Liga Inggris dan 1 Liga Champions. Total tampil 99 laga dengan torehan 34 gol dan 14 assist. (AFP/Paul Ellis)

Scholes menilai ketiganya memiliki kepribadian yang baik, meski sering tampil seolah-olah berkarakter keras dan garang di lapangan.

"Mereka semua memainkan citra sebagai sosok yang keras. Padahal, sebenarnya tidak seperti itu," ujar Scholes dalam podcast "The Good, The Bad & The Football" dikutip Give Me Sport.

"Saya duduk bersebelahan dengan Veron, Carlos Tevez, dan Gabby Heinze di ruang ganti. Mereka orang-orang yang hebat, tetapi terlihat seolah sangat keras. Kenyataannya tidak demikian."

Scholes juga menyinggung karakter Heinze yang menurutnya hanya terlihat garang di depan publik.

"Gabby Heinze selalu tampil dengan kesan seperti siap menghadapi siapa pun setiap pekan. Namun, sebenarnya dia tidak seperti itu. Mereka semua hanya memainkan peran tersebut di depan publik," kata Scholes.


Komentar Joe Cole

Gabriel Heinze - Heinze adalah pemain bertahan yang punya tampil bagus saat membela Manchester United pada 2004-2007. Karier cemerlangnya berakhir seiring gangguan cedera yang membuatnya terlempar dari tim inti The Red Devils. (AFP/Carl De Souza)

Scholes bukan satu-satunya mantan pemain Inggris yang melontarkan komentar jelang semifinal.

Joe Cole juga menyatakan keyakinannya bahwa The Three Lions mampu menghentikan langkah Lionel Messi cs. dan melaju ke final.

"Kita akan menghentikan Lionel Messi. Kami akan melakukannya," kata Cole.

"Saya yakin 100 persen. Saya katakan sekarang, Inggris akan lolos ke final Piala Dunia. Kami memiliki kecepatan yang terlalu merepotkan bagi Argentina dan saya benar-benar merasakannya," ujar mantan gelandang Inggris tersebut.

Komentar Scholes dan Cole menambah perhatian terhadap laga semifinal yang akan mempertemukan Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait