Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) dikabarkan masih ingin menambah satu gelandang lagi pada bursa transfer musim panas 2026, meski sudah berhasil mendatangkan dua pemain anyar untuk memperkuat lini tengah.
Setan Merah memulai aktivitas transfer dengan lambat. Namun, setelah mengakhiri musim 2025/2026 di peringkat ketiga Premier League dan memastikan tiket ke Liga Champions, manajemen menyadari kedalaman skuad harus ditingkatkan agar mampu bersaing di berbagai kompetisi.
Sejauh ini, tim asuhan Michael Carrick telah memboyong Andrey Santos dan Youri Tielemans. Kehadiran keduanya diyakini mampu menambah kualitas sekaligus opsi di sektor tengah.
Meski demikian, jurnalis transfer Fabrizio Romano melaporkan MU belum berhenti berburu pemain. Setan Merah masih mencari satu gelandang tambahan untuk melengkapi komposisi skuad.
Manu Kone Menjawab Kebutuhan MU
Seperti dikutip dari Sportmole, Rabu (15/7/2026), nama yang paling sering dikaitkan dengan Manchester United saat ini adalah gelandang AS Roma, Manu Kone.
Pemain asal Prancis itu baru saja gagal membawa negaranya melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan Spanyol di babak semifinal. Meski begitu, Kone masih akan memperkuat Les Bleus pada laga perebutan tempat ketiga.
Menariknya, Kone tidak menjadi starter saat menghadapi Spanyol. Keputusan itu menuai sorotan karena banyak pengamat menilai ia tampil sangat impresif pada pertandingan-pertandingan sebelumnya sebagai gelandang bertahan dalam skema dua pivot Timnas Prancis.
Kone dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan merebut bola yang sangat baik. Selain kuat dalam duel, ia juga piawai melewati tekanan lawan saat menguasai bola. Karakter tersebut dinilai cocok untuk melengkapi permainan Kobbie Mainoo maupun Youri Tielemans di lini tengah MU.
Kobbie Mainoo Terancam Kehilangan Posisi?
Apabila Kone benar-benar bergabung, Michael Carrick bakal memiliki banyak pilihan di sektor tengah. Selain Kone, ia juga akan memiliki Kobbie Mainoo, Youri Tielemans, dan Andrey Santos untuk mengisi dua posisi utama di lini tengah.
Persaingan yang semakin ketat tentu menjadi keuntungan bagi Manchester United, terutama karena mereka akan menjalani jadwal padat di Premier League, Liga Champions, dan berbagai kompetisi domestik.
Di sisi lain, situasi tersebut berpotensi menyulitkan Kobbie Mainoo untuk mendapatkan menit bermain secara konsisten. Gelandang muda Inggris itu bukan tipe spesialis perebut bola, sementara Tielemans diperkirakan akan langsung menjadi pilihan utama berkat pengalaman dan kualitasnya.
Padahal, Mainoo merupakan salah satu pemain yang tampil paling menonjol sejak Michael Carrick menangani MU. Karena itu, Carrick dituntut mampu mengelola rotasi dengan baik agar perkembangan pemain berusia 21 tahun tersebut tidak terhambat akibat minimnya kesempatan bermain.
Sumber: Sportmole