Bola.com, Jakarta - Robert Lewandowski akhirnya memulai petualangan baru bersama Chicago Fire. Striker asal Polandia itu mengaku keputusannya hijrah ke Major League Soccer (MLS) bukan tanpa alasan. Setelah empat musim membela Barcelona, ia merasa tak bisa membayangkan mengenakan seragam klub Eropa lainnya.
Lewandowski resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Chicago Fire dalam konferensi pers pada Selasa (14/7/2026). Momen tersebut sekaligus menandai berakhirnya kiprahnya bersama Barcelona, klub yang memberinya tiga gelar La Liga, tiga Piala Super Spanyol, dan satu Copa del Rey.
"Saya tidak bisa membayangkan bermain untuk klub Eropa lain selain Barcelona. Karena itulah kami tahu langkah berikutnya harus dilakukan di luar Eropa," ujar Lewandowski, seperti dikutip ESPN, Rabu (15/7/2026).
Pemain berusia 37 tahun itu mengakui pindah ke Amerika Serikat bukan keputusan yang mudah. Namun, ia dan keluarganya antusias menyambut tantangan baru tersebut.
"Tentu tidak mudah meninggalkan Eropa untuk pindah ke Amerika Serikat. Tapi di sisi lain kami sangat bersemangat. Ini seperti perubahan besar dalam hidup kami, sebuah pengalaman baru. Saya berharap ini menjadi babak baru yang indah bagi saya dan keluarga," katanya.
Minta Saran
Sebelum memutuskan menerima pinangan Chicago Fire, Lewandowski ternyata lebih dulu mencari informasi mengenai MLS dan kota Chicago.
Ia menghubungi dua mantan rekan setimnya di Bayern Munchen, Bastian Schweinsteiger, yang pernah membela Chicago Fire selama tiga musim, serta Thomas Muller yang kini bermain untuk Vancouver Whitecaps.
Dari keduanya, Lewandowski mendapat banyak cerita positif.
"Saat mulai mencari tahu tentang MLS, kota Chicago, dan seperti apa klub ini, mereka mengatakan semuanya luar biasa. Bukan hanya klub dan fasilitas latihannya, tetapi juga kehidupan di sana sangat nyaman untuk keluarga," ungkapnya.
Lewandowski datang ketika Chicago Fire sedang menunjukkan perkembangan positif di bawah asuhan Gregg Berhalter. Saat ini, klub tersebut menempati posisi ketiga klasemen Wilayah Timur MLS dan hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Nashville SC.
Situasi itu membuat mantan bomber Bayern Munchen tersebut optimistis bisa membantu tim meraih prestasi.
"Saya melihat ada potensi besar untuk memenangkan gelar bersama klub ini. Saya sangat bahagia karena ini adalah langkah baru dalam karier dan kehidupan saya. Saya berharap kami bisa menikmati perjalanan ini bersama, bekerja keras, memenangi banyak pertandingan, dan tentunya meraih trofi," ucap Lewandowski.
Perekrutan Besar
Pelatih Chicago Fire, Gregg Berhalter, menyambut antusias kedatangan Lewandowski. Menurutnya, sang striker bukan hanya akan memberikan dampak di lapangan, tetapi juga membawa budaya profesional yang bisa menular kepada seluruh pemain.
"Ini adalah perekrutan yang sangat besar bagi klub kami. Kami senang bisa mendatangkan Robert. Dia bukan hanya pemain hebat, tetapi juga pribadi yang rendah hati dan memiliki etos kerja luar biasa," ujar Berhalter.
"Tak mungkin seseorang bisa bermain di level tertinggi selama itu tanpa menjadi seorang profesional sejati. Kami ingin pengalaman dan profesionalismenya memberi pengaruh positif kepada seluruh tim."
Meski baru merekrut Lewandowski, Chicago Fire sebenarnya sudah memiliki penyerang tajam, Hugo Cuypers. Bomber asal Belgia itu tengah memimpin daftar top skor MLS dengan koleksi 13 gol dari hanya 11 pertandingan.
Namun, Berhalter tidak melihat situasi itu sebagai masalah. Sebaliknya, ia justru mulai menyiapkan skema dua penyerang agar Lewandowski dan Cuypers bisa bermain bersama.
"Kami tidak melihat alasan mengapa Hugo dan Robert tidak bisa bermain bersama. Keduanya adalah pemain berkualitas, sama-sama mampu memanfaatkan ruang sempit dan tetap tenang saat menyelesaikan peluang. Kami sangat antusias melihat kombinasi mereka karena saya yakin itu bisa menjadi duet yang luar biasa," jelas Berhalter.
Sumber: ESPN