Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Dan Burn: Kekalahan Ini Akan Menghantui Saya

Kekalahan dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 benar-benar memukul Dan Burn.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Juli 2026, 16:30 WIB
Harry Kane (9) dan Dan Burn (15) dari Timnas Inggris bereaksi setelah pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Kamis (16-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Stephanie Scarbrough)

Bola.com, Jakarta - Bek Timnas Inggris, Dan Burn, mengaku sangat terpukul setelah The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026. Menurutnya, kekalahan dari Argentina akan terus membekas dalam ingatannya untuk waktu yang lama.

Inggris sempat berada di atas angin pada semifinal yang berlangsung di Atlanta, Kamis (16-7-2026) dini hari WIB, setelah Anthony Gordon membawa Tiga Singa unggul pada menit ke-55 melalui penyelesaian akhir dari umpan Morgan Rogers.

Advertisement

Namun, Argentina mampu membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Gol Martinez pada menit kedua injury time memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantarkan juara bertahan itu ke final.

Burn, yang masuk sebagai pemain pengganti saat Inggris masih memimpin 1-0, mengaku kecewa dengan hasil tersebut.

"Saya sangat terpukul. Benar-benar sangat terpukul," ujar bek Newcastle United itu kepada BBC.


Jadi Pasif

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada Nico O'Reilly (kiri) dan Dan Burn sebelum keduanya masuk sebagai pemain pengganti pada laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina di Atlanta Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. (Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Menurut Burn, Inggris sebenarnya mampu menjalankan rencana permainan dengan baik hingga berhasil unggul.

Namun, setelah itu ia dna rekan satu tim bermain terlalu pasif sehingga memberi terlalu banyak ruang bagi Argentina untuk mengirim umpan silang dan menciptakan peluang.

"Kami menjalankan rencana permainan dengan sangat baik. Setelah unggul 1-0, kami justru menjadi terlalu pasif, membiarkan terlalu banyak umpan silang dan terlalu banyak peluang," ungkapnya.

"Ketika menghadapi tim dengan kualitas seperti Argentina, hal seperti itu akan dihukum. Saya rasa kekalahan ini akan menghantui saya untuk waktu yang lama," kata bek berusia 34 tahun itu.


Gugup

Gelandang Timnas Argentina bernomor punggung 20, Alexis Mac Allister, gelandang Timnas Inggris bernomor punggung 4, Declan Rice, dan bek Argentina bernomor punggung 13, Cristian Romero, berebut bola di samping bek Argentina bernomor punggung 6, Lisandro Martinez, dan kiper Argentina bernomor punggung 23, Emiliano Martinez, selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 16 Juli 2026. (Thomas COEX/AFP)

Pada dua pertandingan sebelumnya, Inggris berhasil menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2 di babak 16 besar, meski bermain dengan 10 orang hampir sepanjang babak kedua. Setelah itu, mereka mengalahkan Norwegia 2-1 pada perempat final.

Saat ditanya mengapa performa tersebut tidak mampu dipertahankan saat menghadapi Argentina, Burn mengaku tidak memiliki jawaban pasti.

"Saya tidak tahu," jawabnya.

"Mungkin itu sifat manusia. Ketika Anda begitu dekat dengan sesuatu yang belum pernah dicapai sejak 1966, tentu ada rasa gugup."

"Argentina pernah berada dalam situasi seperti itu sehingga mereka memiliki kepercayaan diri. Dalam beberapa pertandingan terakhir kami mampu bertahan dengan sangat baik di kotak penalti, tetapi kali ini kami tidak sekuat yang kami inginkan," ungkap Burn.


Tetap Bangga

Pemain Argentina Nico Gonzalez, mencoba menyundul bola ke gawang Inggris selama pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Kendati gagal mencapai final, Burn tetap bangga dengan pencapaian Inggris di Piala Dunia 2026. Menurutnya, tidak banyak yang menjagokan The Three Lions sebelum turnamen dimulai.

"Saya tetap sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan di Piala Dunia ini," ucapnya.

"Saya rasa tidak banyak yang memberi kami peluang. Kami telah melakukan banyak hal dengan baik, dan sejujurnya saya sempat yakin kami akan berhasil," imbuh pemain bertinggi 201 cm itu.

Setelah tersingkir di semifinal, Inggris kini akan menghadapi Prancis pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.

 

Sumber: BBC