Bola.com, Jakarta - Timnas Voli Putri Indonesia bersiap menghadapi tantangan di 6th SEA V Cup 2026, turnamen yang sebelumnya dikenal dengan nama SEA V League.
Ajang yang mempertemukan empat kekuatan terbaik bola voli putri Asia Tenggara itu akan digelar dalam dua putaran di Vietnam dan Thailand pada 31 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Garuda Pertiwi kembali akan berhadapan dengan rival-rival utamanya di kawasan, yakni Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Satu di antara laga yang paling dinantikan adalah pertemuan melawan Vietnam, tim yang sebelumnya mengalahkan Indonesia pada AVC Women's Volleyball Cup 2026 dan membuat langkah Tim Merah-Putih terhenti di lima besar.
Berbekal persiapan panjang yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir, Timnas Voli Putri Indonesia berharap mampu tampil lebih kompetitif sekaligus memperbaiki pencapaian pada dua edisi terakhir SEA V Cup.
Digelar dalam Dua Putaran
SEA V Cup 2026 akan berlangsung dalam dua leg. Leg pertama dijadwalkan berlangsung di Vietnam pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, sedangkan leg kedua digelar di Thailand pada 7 hingga 9 Agustus 2026.
Keempat peserta akan berada dalam satu grup dengan menggunakan sistem round robin sehingga setiap tim saling bertemu satu sama lain.
Posisi klasemen ditentukan berdasarkan jumlah kemenangan. Jika terdapat tim dengan catatan kemenangan yang sama, penentuan peringkat akan mengacu pada rasio set dan rasio poin.
Dua tim yang finis di peringkat pertama dan kedua klasemen akan melaju ke grand final untuk memperebutkan gelar juara. Sementara itu, tim peringkat ketiga dan keempat akan bertanding dalam perebutan posisi ketiga.
Format tersebut diterapkan baik pada leg pertama di Vietnam maupun leg kedua di Thailand.
Pada dua edisi sebelumnya, Timnas Voli Putri Indonesia selalu mengakhiri turnamen di peringkat keempat.
Kini, dengan modal medali perunggu SEA Games yang diraih sebelumnya, Garuda Pertiwi berupaya meningkatkan performa untuk bersaing dengan Thailand dan Vietnam.
Persiapan Berlangsung Sejak April
Menghadapi padatnya agenda internasional, Timnas Voli Putri Indonesia menjalani pemusatan latihan di Padepokan Voli Sentul.
Pelatih Marcos Sugiyama menjelaskan persiapan tim sudah dimulai sejak April atau Mei. Program latihan tersebut tidak hanya disiapkan untuk menghadapi laga persahabatan melawan Korea Selatan, tetapi juga sebagai bekal tampil di SEA V Cup 2026.
"Kami mempersiapkan diri sejak April atau Mei, dan para pemain ini selalu bersama, empat bulan hingga sekarang," ujar Marcos.
Menurutnya, lamanya pemusatan latihan memberikan dampak positif terhadap kekompakan tim.
"Saya rasa mereka sudah memiliki identitas dan kami sedang membangunnya sekarang. Sekarang tinggal membiarkan pemain itu bermain dan melihat hasilnya," lanjut Marcos.
Sementara itu, Mediol Yoku mengungkapkan satu di antara program latihan yang dijalani skuad Garuda Pertiwi adalah latihan untuk meningkatkan kemampuan lompatan.
"Ada program lompat tali. Itu biasanya, saya nambahin gimana lompatnya bisa tinggi," kata Mediol, pemain senior di Timnas Voli Putri Indonesia.
Incar Grand Final
Menghadapi SEA V Cup 2026, Timnas Voli Putri Indonesia membawa target tinggi. Mediol mengungkapkan bahwa pengurus menargetkan Garuda Pertiwi bisa melaju hingga partai puncak.
"Kalau dari pengurus, target sih final, disuruh grand final," kata Mediol.
Di sisi lain, para pemain memilih fokus meningkatkan performa dibanding pencapaian sebelumnya.
"Tapi, kalau dari kami sendiri sih lebih baik lagi dari sebelumnya karena kemarin kita masih bertahan di posisi lima (AVC Women's Volleyball Cup 2026). Mungkin besok bisa harus lebih lagi," ujarnya.
Mediol juga berharap Indonesia mampu membalas kekalahan dari Vietnam saat kembali bertemu di SEA V Cup 2026.
"Lihat kemarin sama Vietnam, bisa mengimbangi. Targetnya sih besok, kami harus bisa, kalau bisa kami menang. Semoga kami bisa menang sama Vietnam dulu. Nanti sama Thailand kami coba lagi," kata Mediol.
Penulis: Arif Anggara Mulya