Ada Klausul Khusus yang Bisa Bikin Thomas Tuchel Dipecat dari Timnas Inggris, Mengapa FA Sengaja Mengabaikannya?

Ada klausul hhusus yang bisa bikin Thomas Tuchel dipecat dari Timnas Inggris, tetapi sepertinya klausul itu tidak akan diaktifkan.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 18 Juli 2026, 17:00 WIB
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, berdiri di pinggir lapangan sebelum pertandingan melawan Ghana Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Rabu (24/6/2026). (AP Photo/Petr David Josek)

Bola.com, Jakarta - Petinggi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan bakal mengabaikan klausul yang membuat pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, hengkang setelah tersingkir dari persaingan menjuarai Piala Dunia 2026.

BThomas Tuchel sedang menjadi sorotan atas perannya dalam kekalahan Timnas Inggris dengan skor 1-2 dari Argentina pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta, AS, Kamis (16-7-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Muncul desakan agar Tuchel segera meletakkan jabatannya sebagai pelatih Inggris menyusul bencana taktik pada babak kedua yang membuat The Three Lions kemasukan dua gol telat dari Lionel Messi dkk. itu.

"Thomas Tuchel menegaskan bahwa keputusan timnya untuk bermain lebih pasif setelah memecah kebuntuan lahir dari DNA sepak bola Inggris dan bukan karena taktiknya sendiri," bunyi laporan Talksport.


Masih Sejalan

Ekspresi Thomas Tuchel pada laga Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 - AP Photo/Julio Cortez

Namun, terlepas dari kekecewaan yang menyelimuti skuadnya selama beberapa waktu terakhir ini, Thomas Tuchel dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan tetap sejalan terkait masa depan timnas.

Pelatih asal Jerman, yang awalnya menandatangani kontrak hingga akhir Piala Dunia tersebut, telah menandatangani perpanjangan kontrak pada Februari lalu untuk menakhodai Inggris hingga 2028.

Sebelumnya, ia mendapat penghargaan tersebut atas awal masa jabatan yang solid, termasuk perjalanan skuad The Three Lions pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang berlangsung hampir tanpa cela.


Klausul yang Disepakati

Pelatih Timnas Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel, berbicara dengan penyerangnya #20, Noni Madueke, saat istirahat hidrasi selama pertandingan perempat final turnamen Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami di Miami Gardens pada 12 Juli 2026. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Menurut The Athletic, terdapat klausul dalam kontrak Tuchel yang memungkinkan kedua belah pihak berpisah andai Inggris tersingkir dari turnamen di babak penyisihan grup, babak 32 besar, atau babak 16 besar.

Namun, pengecualian kemudian dibuat untuk babak 16 besar setelah diketahui bahwa Inggris akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca. The Three Lions berhasil melewati laga itu dengan kemenangan dramatis 3-2.

Kini beredar klaim posisi Tuchel tetap aman bahkan jika mereka saat itu kalah. Negosiasi dengan niat baik tersebut akan membuat Tuchel menerima kompensasi jika FA setuju untuk berpisah.

Sebaliknya, jika Tuchel meninggalkan perannya demi kesempatan besar di tempat lain maka FA yang akan mendapatkan kompensasi.


Klausul Tidak Aktif

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada Jude Bellingham (#10) saat jeda minum (hydration break) dalam pertandingan 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris melawan Republik Demokratik Kongo di Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, Rabu (1/6/2026). (Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Namun, karena Inggris terus melaju melewati babak demi babak hingga mencapai empat besar, tidak ada satu pun dari klausul tersebut yang aktif. Dan, menyusul kekalahan telak dari Argentina, tampaknya hubungan antara Tuchel dan FA tetap kuat seperti sebelumnya.

TalkSport melaporkan bahwa FA tidak memiliki rencana untuk memecat Tuchel setelah kekalahan dari Argentina.

Hal ini akan membuat pelatih berusia 52 tahun tersebut tetap memegang kendali menjelang Euro 2028 yang akan diselenggarakan di Inggris Raya.

Pencapaian Inggris hingga ke semifinal Piala Dunia 2026 ini sebenarnya bisa dipandang positif. Namun, cara kekalahan tersebut telah meninggalkan rasa pahit di kalangan para penggemar The Three Lions.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait