Setelah 16 Tahun, Nama Torres Kembali Bawa Spanyol Menjadi Juara Dunia

16 tahun setelah Fernando Torres mengangkat trofi, Ferran mencetak gol penentu bagi Spanyol.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Juli 2026, 06:45 WIB
Striker Timnas Spanyol, Fernando Torres (C), mengangkat trofi saat para pemain Timnas Spanyol merayakan kemenangan final Piala Dunia 2010 antara Belanda dan Spanyol pada 11 Juli 2010 di stadion Soccer City di Soweto, pinggiran Johannesburg. (JAVIER SORIANO/AFP)

Bola.com, Jakarta - 16 tahun setelah Fernando Torres ikut mengangkat trofi Piala Dunia bersama Spanyol, kini giliran Ferran Torres menjadi sosok penentu kemenangan La Roja di partai final.

Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan Spanyol mengalahkan Argentina sekaligus merebut gelar juara Piala Dunia 2026.

Advertisement

Gol tersebut lahir pada awal babak kedua perpanjangan waktu. Umpan panjang berhasil melewati lini pertahanan Argentina sebelum dikejar Nico Williams.

Bola kemudian disundul kembali ke tengah kotak penalti dan disambar Ferran Torres dengan sepakan setengah voli yang tak mampu dihentikan Emiliano Martinez.

Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan sekaligus memastikan Torres menjadi pahlawan kemenangan Spanyol.

Ferran sebenarnya sempat mencetak gol kedua beberapa saat kemudian. Namun, gol tersebut dianulir karena offside. Sebelumnya, pada babak perpanjangan waktu, sundulannya dari sepak pojok Lamine Yamal juga masih mampu diamankan Martinez.

Meski begitu, satu gol sudah cukup membawa Spanyol menjadi juara dunia.

Ini cukup menarik. Pada final Piala Dunia 2010, Spanyol meraih gelar perdana di Piala Dunia juga dengan skor 1-0. Andres Iniesta mencetak gol tunggal kemenangan La Roja, juga di extra time, tepatnya menit ke 116!


Awali Piala Dunia 2026 dengan Sorotan

Selebrasi Ferran Torres usai mencetak gol untuk Timnas Spanyol saat melawan Timnas Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026 di Metlife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026). (AFP/David Ramos)

Perjalanan Ferran Torres menuju momen bersejarah itu tidak berlangsung mulus. Pada awal Piala Dunia 2026, ia mendapat sorotan setelah menyia-nyiakan peluang emas saat menghadapi Tanjung Verde di laga pembuka.

Pada pertandingan kedua fase grup melawan Arab Saudi, performanya juga dinilai belum mampu menyamai penampilan rekan-rekannya, meski Spanyol meraih kemenangan telak.

Selama fase grup, sejumlah laporan juga menyoroti adanya tekanan terhadap penampilannya sehingga muncul pertanyaan mengenai posisinya di dalam skuad.

Sorotan tersebut masih berlanjut hingga fase gugur. Saat masuk sebagai pemain pengganti pada laga perempat final melawan Portugal, Ferran menjawab keraguan dengan memberikan assist untuk gol kemenangan Mikel Merino.

Seusai pertandingan, ia menegaskan pentingnya peran pemain pengganti dalam turnamen seperti Piala Dunia. Pernyataan itu kemudian terbukti kembali pada partai final.


Lanjutkan Jejak Nama Torres

Ferran Torres dari Timnas Spanyol merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan ffinal Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Senin (20-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

Ferran Torres kembali memulai pertandingan final dari bangku cadangan. Ia baru masuk saat babak perpanjangan waktu menggantikan Mikel Oyarzabal setelah pelatih Luis de la Fuente menyegarkan lini serang Spanyol.

Tak lama setelah masuk ke lapangan, Ferran mencetak gol yang akhirnya memastikan Spanyol menjadi juara Piala Dunia.

Keberhasilan Ferran Torres menghadirkan kesan tersendiri. 16 setelah Fernando Torres menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, kini pemain lain dengan nama belakang yang sama kembali mencetak gol penentu untuk Spanyol di final Piala Dunia.

Generasinya berbeda, turnamennya berbeda, tetapi hasil akhirnya tetap sama, yakni trofi Piala Dunia kembali menjadi milik Spanyol.

Berita Terkait