3 Menit yang Mengubah Jalannya Final Piala Dunia 2026

Tiga menit yang mengubah jalannya final Piala Dunia 2026, dari gol dianulir, kartu merah, dan penyelamatan bersejarah Emiliano Martinez.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Juli 2026, 07:00 WIB
Nico Williams mencetak gol ke gawang Timnas Argentina, namun tidak disahkan oleh wasit (AP Photo/Matt Slocum)

Bola.com, Jakarta - Tiga menit terakhir waktu normal menjadi fase paling dramatis dalam final Piala Dunia 2026.

Ketika laga tampak akan berakhir tanpa gol, pertandingan berubah drastis dengan hadirnya gol yang dianulir, kartu merah, hingga penyelamatan gemilang dari Emiliano Martinez.

Advertisement

Nico Williams sempat Membobol Gawang Argentina

Pada menit ke-96, bola liar di dalam kotak penalti Argentina berhasil dimanfaatkan Nico Williams. Setelah lini belakang Argentina gagal menghalau bola dengan sempurna, Williams menyambarnya dengan sentuhan pertama dan sempat membawa Spanyol memecah kebuntuan.

Gol tersebut seolah menjadi hadiah bagi Spanyol yang mendominasi pertandingan selama 96 menit, tetapi belum mampu mencetak gol.

VAR Menganulir Gol Spanyol

Keunggulan Spanyol ternyata tidak bertahan lama. Wasit meninjau proses terjadinya gol melalui VAR dan memutuskan Mikel Merino melakukan pelanggaran terhadap Leandro Paredes sesaat sebelum bola sampai kepada Nico Williams.

Merino dinilai menginjak kaki Paredes dalam perebutan bola sehingga gol Spanyol dianulir. Keputusan tersebut kembali menambah daftar kontroversi VAR yang mewarnai turnamen hingga partai final.


Kartu Merah dan Sejarah

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, memberikan kartu merah kepada gelandang Argentina #24 Enzo Fernandez pada pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

 

Enzo Fernandez Diusir Keluar Lapangan

Situasi makin panas setelah gol itu dibatalkan. Gelandang Argentina, Enzo Fernandez, menerima kartu kuning kedua usai melanggar Pau Cubarsi sehingga harus meninggalkan lapangan.

Fernandez menjadi pemain keenam yang mendapat kartu merah dalam final Piala Dunia.

Argentina pun harus melanjutkan pertandingan hingga babak perpanjangan waktu dengan 10 pemain setelah sepanjang laga juga kesulitan menciptakan ancaman di lini serang.

Martinez Kembali Menyelamatkan Argentina

Dua menit kemudian, tepatnya pada menit ke-98, Spanyol memperoleh tendangan bebas di depan kotak penalti. Lamine Yamal melepaskan eksekusi yang mengarah ke gawang, tetapi Emiliano Martinez melakukan penyelamatan dengan menjatuhkan diri untuk menepis bola.

Penyelamatan tersebut menjadi yang ke-10 bagi Martinez dalam pertandingan dan mencatatkan rekor sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu final Piala Dunia.

Momen itu sekaligus menjadi aksi terakhir pada waktu normal dan memastikan pertandingan berlanjut ke babak tambahan dengan skor masih 0-0.


Dominasi Spanyol

Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, menghentikan tembakan ke gawang oleh Lamine Yamal (19) dari Spanyol sementara Nicolas Tagliafico (3) dan Cristian Romero (13) menyaksikan selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Senin (20-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Spanyol Mendominasi Permainan

Sepanjang 90 menit, Spanyol mencatatkan 15 tembakan, sedangkan Argentina tidak melepaskan satu pun percobaan.

Spanyol juga membukukan hampir 600 operan, sementara Argentina tidak mencapai 300 operan. Selain itu, Argentina hanya dua kali menyentuh bola di dalam kotak penalti sendiri sepanjang pertandingan.

Kendati unggul dalam berbagai statistik, Spanyol tetap belum mampu mengubah kedudukan hingga waktu normal berakhir.

Laga Berlanjut ke Babak Tambahan

Saat babak perpanjangan waktu berlangsung, Emiliano Martinez kembali melakukan sejumlah penyelamatan penting.

Ia menggagalkan peluang Mikel Oyarzabal, meninju umpan silang berbahaya Pedri yang mengarah kepada Nico Williams, serta menepis percobaan Mikel Merino dari jarak jauh.

Argentina yang bermain dengan 10 orang masih mampu mempertahankan skor 0-0, sementara Spanyol terus berusaha mencari gol yang belum juga tercipta setelah hampir dua jam pertandingan berlangsung.

 

Sumber: Al Jazeera

Berita Terkait