Jelang MotoGP Indonesia 2026, Veda Ega Pratama dan Mario Aji Dapat Suntikan Semangat dari Sultan HB X: Harus Punya Mental Petarung

Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Veda Ega dan Mario Aji matangkan persiapan hingga dapat suntikan semangat dari Sultan HB X

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 21 Juli 2026, 09:15 WIB
Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji dapat suntikan semangat dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Jakarta - Dua rider kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, terus memantapkan persiapan jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, NTB.

Keduanya bertekad memberikan penampilan terbaik saat tampil di hadapan publik sendiri.

Advertisement

Veda dan Mario hadir dalam agenda Homecoming Tour Local Heroes Indonesia di Monumen Serangan Umum Satu Maret, Yogyakarta, Minggu (19-7-2026). Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Veda menjalani musim debut yang impresif di Moto3. Pembalap asal Gunungkidul itu kini menempati peringkat keenam klasemen sementara Moto3, meski baru menjalani tahun pertamanya di level tersebut.

Sementara Mario, juga gaspol mempersiapkan diri menghadapi lanjutan musim Moto2 sekaligus balapan kandang di Mandalika yang menjadi satu di antara seri paling dinanti para rider Indonesia.


Persiapan Menuju Mandalika

Acara Homecoming Tour Local Heroes Indonesia di Monumen Serangan Umum Satu Maret, Yogyakarta, Minggu (19-7-2026). (Bola.com/Ana Dewi)

Usai menghadiri agenda di Yogyakarta, Veda dan Mario dijadwalkan langsung bertolak ke Sirkuit Mandalika. Keduanya akan melakoni sesi latihan bersama sebagai bagian dari persiapan sebelum balapan di sana.

Mario menjelaskan masih ada jeda sekitar tiga pekan sebelum seri Silverstone, Inggris. Waktu tersebut dimanfaatkan untuk menjaga kondisi fisik dan meningkatkan kesiapan di atas motor.

"Besok kami berdua berangkat ke Mandalika buat latihan. Sekarang ada jeda tiga minggu sebelum balap Silverstone, jadi persiapannya ya daily routine latihan saja," ujar Mario.

Veda ingin memanfaatkan jeda kompetisi atau summer break dengan lebih baik. Setelah tampil menjanjikan pada paruh pertama, ia menargetkan bisa konsisten sembari menambah pengalaman di musim debut.


Bidik Hasil Maksimal di Balapan Kandang

Meet and Greet bersama dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17-6-2026). (Arif Anggara Mulya)

Kesempatan tampil di depan pendukung sendiri jadi motivasi tambahan bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu ingin memberikan hasil terbaik saat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, 9-11 Oktober.

"Target saya ya, kami jadi tuan rumah di Indonesia. Pastinya kami ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Saya akan berikan yang terbaik," kata Veda.

Senada rekannya, Mario Aji berujar semua pembalap yang turun di Mandalika memiliki kualitas tinggi. Oleh karena itu, ia memilih memasang target realistis tanpa mengurangi ambisi untuk tampil kompetitif.

"Ya memberikan penampilan yang terbaik. Semua lawan berat. Di Mandalika ada target, tapi kami menargetkan hasil yang realistis. Doa dan dukungannya saja," kata Mario.


Dapat Dukungan Langsung Sultan HB X

Dua pembalap andalan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji. (Bola.com/Ana Dewi)

Menjelang balapan kandang, Veda dan Mario mendapat dukungan langsung dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Keduanya dijamu dalam acara makan malam di Kraton Kilen, Yogyakarta, Minggu malam lalu.

"Jangan karena sudah pilihannya jadi pembalap, lantas mengatakan, 'Wah itu susah, itu berat, tidak bisa.' Ya wis kalah sebelum bertanding. Tapi, bagaimana dia punya motivasi untuk survive," ucap HB X.

"Kenapa kita harus kecil hati? Tidak. Sama saja risikonya, siapa yang akan juara juga bisa bergantian. Jadi, kita harus fight. Motivasi untuk fight itu ada kepada dirinya sendiri, bukan kami-kami ini. Kami-kami itu hanya mendukung."

"Saya berharap Mario dan Veda sebagai generasi muda terus memiliki semangat dalam diri mereka. Saya memberikan dukungan dan doa restu. Mereka sudah memilih menjadi pembalap, maka harus memiliki motivasi untuk memenangkan setiap pertandingan," lanjut Sri Sultan.

Berita Terkait