Piala Dunia 2030 Pakai Format 64 Tim? Ini Pernyataan Presiden CONMEBOL

Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez, mengklaim Piala Dunia 2030 akan diikuti 64 tim. FIFA belum memutuskan dan masih mengkaji usulan format ini.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 21 Juli 2026, 17:52 WIB
Bendera Brasil dan Maroko menghiasi permukaan lapangan menjelang laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Maroko di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2030 berpotensi mengalami loncatan besar. Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez, mengklaim edisi seabad turnamen itu akan diikuti 64 negara, tapi FIFA belum mengumumkan keputusan resmi terkait penambahan peserta.

Pernyataan Dominguez memantik diskusi luas. Ia menyampaikan gagasannya lewat media sosial dan mengaitkannya dengan perayaan 100 tahun Piala Dunia pada 2030.

Advertisement

Wacana ini muncul tak lama setelah Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama dengan format 48 tim. Gelaran di Amerika Utara tersebut berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara.

Adapun Piala Dunia 2030 dijadwalkan berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama. Argentina, Uruguay, dan Paraguay akan menggelar pertandingan pembuka sebagai bagian dari perayaan seabad turnamen.


Klaim Alejandro Dominguez Soal 64 Tim

Ilustrasi trofi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Alejandro Dominguez menyampaikan klaim soal 64 peserta melalui akun X. Ia menautkan usulan itu dengan agenda perayaan 100 tahun Piala Dunia, termasuk partai pembuka di Amerika Selatan.

"Pada 2030, Piala Dunia hadir di Uruguay, Argentina, dan Paraguay, sebuah peluang besar bagi sepak bola untuk merayakan seabad Piala Dunia dengan turnamen yang diikuti 64 tim," tulis Dominguez.

Jika benar diterapkan, Piala Dunia 2030 akan menjadi kompetisi terbesar sepanjang sejarah. Format tersebut diperkirakan akan membawa konsekuensi luas terhadap jadwal pertandingan dan kalender sepak bola dunia.


Status Kajian FIFA dan Pernyataan Infantino

Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan Spanyol merayakan kemenangan setelah mengalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada 20 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Andrew Harnik/Getty Images via AFP)

FIFA hingga kini belum menetapkan keputusan final. Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya membuka peluang pembahasan penambahan peserta setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

"Masalah ini tentu akan kami pelajari dan bahas di komite yang berwenang setelah Piala Dunia ini," ujar Infantino kepada Blue Sport. Ia menilai Piala Dunia harus menjadi panggung bagi seluruh dunia, bukan hanya kawasan Eropa dan Amerika Selatan. Semakin banyak negara berkesempatan tampil, menurutnya, semakin besar motivasi untuk meningkatkan kualitas sepak bola.

FIFA dijadwalkan menggelar serangkaian pertemuan internal untuk menilai kelayakan usulan tersebut. Keputusan akhir mengenai format Piala Dunia 2030 diperkirakan akan diumumkan dalam Kongres FIFA pada waktu mendatang.


Implikasi Format: Jadwal, Fase Grup, dan Durasi

Raja Spanyol Felipe VI mengangkat trofi dikelilingi oleh penyerang Spanyol nomor 19 Lamine Yamal (kiri), Putri Leonor (kedua dari kiri), Putri Sofia dan Ratu Letizia setelah para pemain sepak bola Spanyol memenangkan pertandingan final turnamen Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (JUAN MABROMATA/AFP)

Apabila jumlah peserta bertambah menjadi 64 tim, total pertandingan diperkirakan meningkat menjadi 128 laga, dua kali lipat lebih banyak dibanding format klasik yang diikuti 32 negara.

Pembagian fase grup kemungkinan terdiri dari 16 grup yang masing-masing dihuni empat tim. Dengan sistem ini, jumlah pertandingan fase grup meningkat dari 72 menjadi 96 laga.

Durasi turnamen juga diperkirakan membentang hingga enam pekan. Kondisi ini berpotensi memicu perdebatan baru karena pemain harus menjalani masa persiapan dan kompetisi yang dapat mencapai hampir dua bulan.


Tuan Rumah 2030 dan Agenda Perayaan Seabad

Pemain Argentina Lionel Messi meninggalkan lapangan seusai laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Stephanie Scarbrough)

Piala Dunia 2030 akan dipusatkan di Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama. Sementara itu, Argentina, Uruguay, dan Paraguay disiapkan untuk menggelar pertandingan pembuka.

Penempatan laga awal di Amerika Selatan dirancang sebagai bagian dari perayaan seabad penyelenggaraan turnamen, mengingat edisi perdana berlangsung di Uruguay pada 1930.

Dominguez mengaitkan klaim 64 tim dengan momen perayaan tersebut. Di sisi lain, penetapan format masih menunggu keputusan resmi FIFA melalui proses kajian dan agenda kongres yang akan datang.

Sumber: GOAL

Berita Terkait