Usai Juara MotoGP Jerman, Marc Marquez: Saya Tidak 100 Persen Bahagia

Menang di MotoGP Jerman, Marc Marquez mengaku tak bisa sepenuhnya bahagia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 21 Juli 2026, 20:45 WIB
Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo melambaikan tangan setelah menempati posisi pertama dalam sesi latihan di sirkuit Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal, Jerman, pada 10 Juli 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Jerman. (Ronny HARTMANN/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mencatatkan kemenangan ke-10 di kelas MotoGP di Sirkuit Sachsenring setelah menjadi yang tercepat pada MotoGP Jerman.

Hasil tersebut menyamai rekor kemenangan terbanyak di satu sirkuit pada kelas premier yang sebelumnya dipegang Giacomo Agostini.

Advertisement

Rekor 10 kemenangan kelas premier di satu sirkuit sebelumnya menjadi milik Giacomo Agostini berkat penampilannya di Imatra sejak 1975. Rekor itu akhirnya mampu disamai Marc Marquez setelah 51 tahun.

Kendati meraih pencapaian bersejarah, pembalap Ducati Lenovo Team itu mengaku belum bisa menikmati kemenangan tersebut sepenuhnya.

Marc mengatakan dirinya merasa kurang bahagia karena sang adik, Alex Marquez, gagal finis setelah terjatuh saat sedang berada di posisi kedua.

Lalu, cedera yang beberapa kali dialami Marc sejak 2020 membuatnya baru mencapai catatan tersebut sekarang. Namun, pembalap asal Spanyol itu memilih untuk tidak memikirkan hal-hal yang bersifat "andaikan".


Puji Perjuangan sang Adik

Balapan penuh drama tersaji pada MotoGP Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Catalunia, Montmelo, Spanyol pada Minggu (17/05/2026) waktu setempat. (AFP/Daniel Ballarin)

Selama bertahun-tahun, Marc juga mengaku belajar mengelola tekanan mental sepanjang musim balap.

Baginya, fokus utama adalah mengendalikan hal-hal yang berada dalam kendalinya, seperti cara membalap, bekerja bersama tim, hingga mengatur penggunaan ban sepanjang balapan.

Namun, kali ini ada satu hal yang membuatnya sulit merasa sepenuhnya puas.

"Sepuluh kemenangan di satu sirkuit pada kelas MotoGP adalah sesuatu yang luar biasa," ujar Marc dalam program "After the Flag" di MotoGP.com.

"Sejujurnya, saya tidak 100 persen bahagia karena saya juga ingin melihat Alex berada di sini, di podium. Saya melihat bagaimana dia bekerja setelah balapan di Montmelo dan itu luar biasa. Saya tidak menduga dia bisa seperti itu."

Marc memuji perjuangan adiknya untuk bangkit setelah mengalami cedera pada balapan di Katalonia dua bulan sebelumnya.

"Saya tahu dia pekerja keras, tetapi apa yang dia lakukan bahkan melampaui ekspektasi saya. Dia membalap dengan sangat baik."

Meski demikian, Marc tetap mengapresiasi kerja timnya sepanjang akhir pekan MotoGP Jerman.

"Di sisi garasi kami, semuanya berjalan sangat baik dan kami menemukan cara terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal sepanjang akhir pekan ini."


Bermasalah dengan Ban Depan

Marc Marquez dari Tim Ducati Tim Lenovo mengemudikan sepeda motornya saat sesi kualifikasi Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 11 Juli 2026. (Ronny HARTMANN/AFP)

Marc juga mengungkapkan strategi yang diterapkannya saat balapan. Ia mengawali lomba dengan menekan sejak lap-lap awal, tetapi kemudian merasakan ban depan mulai berada di batas kemampuannya.

"Saya menekan sejak awal, tetapi kemudian saya melihat ban depan sudah berada di batas. Rasanya agak aneh dan saya tidak tahu apakah ban depan mengalami graining atau apa yang sebenarnya terjadi."

Itulah mengapa, ia memilih mengurangi kecepatan sehingga rombongan pembalap di belakang kembali mendekat.

"Kemudian saya sedikit memperlambat laju dan saat itulah rombongan kembali mendekat. Setelah saya memahami kondisi ban depan, saya kembali menyerang."

Serangan kedua itulah yang menurut Marc membuatnya mampu membuka jarak dari para pesaing.

"Saat serangan kedua itulah saya mulai menciptakan selisih. Setelah unggul sekitar satu setengah hingga dua detik di sirkuit ini, saya tahu akan sangat sulit bagi pembalap lain untuk mengejar," ungkapnya.

 

Sumber: Crash

Penulis: Arif Anggara Mulya

Berita Terkait