Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 menjadi penutup perjalanan di ajang ini, setidaknya bagi 11 pemain veteran. Akan tetapi, tiga megabintang sepak bola dunia; Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar yang paling mendapat sorotan.
Ketiganya datang ke Piala Dunia 2026 sebagai veteran dan tidak lagi bermain di liga-liga elite Eropa.
Setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara usai dikalahkan Spanyol di laga puncak, perjalanan Messi di panggung Piala Dunia, tampaknya, berakhir.
Sebelumnya, Ronaldo dan Neymar juga telah tersingkir sehingga Piala Dunia 2026 menjadi akhir kiprah mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.
Kekalahan Argentina di final sekaligus mempertegas munculnya generasi baru yang diprediksi akan mendominasi Piala Dunia 2030.
Argentina sempat menjadi satu di antara favorit juara. Namun, tim asuhan Lionel Scaloni itu gagal membongkar tekanan tinggi Spanyol. Selama 120 menit pertandingan, Argentina tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Ronaldo-Neymar
Kendati gagal membawa Argentina meraih gelar, Messi tetap tampil impresif sepanjang turnamen. Ia meninggalkan warisan sebagai satu di antara pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia sekaligus juara edisi 2022.
Cristiano Ronaldo juga mengukir karier luar biasa dengan lima Ballon d'Or dan terus mendekati catatan 1.000 gol sepanjang kariernya. Namun, di Piala Dunia, ia hanya mencetak 11 gol dan belum pernah membawa Portugal tampil di partai final.
Sementara itu, Neymar meninggalkan jejak besar bersama Timnas Brasil maupun sepak bola dunia. Ia melampaui rekor Pele sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan koleksi 80 gol.
Meski datang ke Piala Dunia 2026 dengan harapan tampil gemilang setelah sempat diganggu cedera, Neymar tidak menjadi pilihan utama dan Brasil akhirnya tersingkir.
Mbappe-Haaland
Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah kejutan. Mesir, Norwegia, dan Belgia berhasil melangkah hingga fase-fase akhir turnamen.
Selain itu, sejumlah pemain muda tampil menonjol dan mulai mengambil alih sorotan.
Kylian Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mengoleksi 22 gol dari tiga edisi. Pada usia 27 tahun, ia juga telah membukukan 435 gol sepanjang kariernya di sepak bola Eropa.
Erling Haaland membawa Norwegia mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Dalam penampilan perdananya di Piala Dunia, penyerang berusia 25 tahun itu mencetak tujuh gol.
Hingga kini, Haaland juga telah mengoleksi 359 gol sepanjang kariernya.
Bellingham-Yamal
Jude Bellingham mengakhiri Piala Dunia 2026 sebagai pencetak gol terbanyak ketiga. Ia mengoleksi tujuh gol, sama seperti Haaland, tetapi unggul satu assist. Bellingham juga disebut telah menjadi pilihan utama Thomas Tuchel di Timnas Inggris.
Michael Olise memang tidak menonjol sebagai pencetak gol. Namun, pemain berusia 24 tahun itu menjadi pemimpin daftar assist Piala Dunia 2026 dengan tujuh assist sekaligus melampaui catatan Pelé untuk jumlah assist terbanyak dalam satu edisi turnamen.
Sementara itu, Lamine Yamal tetap menjadi satu di antara pemain terpenting Spanyol, meski tidak menampilkan performa terbaiknya sepanjang turnamen.
Pada usia 19 tahun, ia telah menjadi pilihan utama pelatih Luis de la Fuente dan telah memenangkan hampir seluruh kompetisi yang diikutinya, kecuali Liga Champions.
Jika terus menunjukkan perkembangan hingga Piala Dunia 2030, Yamal disebut berpeluang bersaing memperebutkan penghargaan pemain terbaik turnamen maupun Ballon d'Or.
Sumber: World Soccer Talk
Penulis: Arif Anggara Mulya