Bola.com, Jakarta - Ketertarikan Manchester City kepada Enzo Fernandez bukan tanpa alasan. Gelandang Chelsea tersebut tampil impresif sepanjang musim 2025/2026 dan memperlihatkan perkembangan signifikan dalam kontribusinya di lini serang.
Enzo menjadi satu di antara pemain paling penting dalam skuad Chelsea. Pemain berusia 25 tahun tersebut mencatatkan 54 penampilan di semua kompetisi dengan koleksi 15 gol dan tujuh assist.
Catatan itu tergolong istimewa bagi seorang pemain yang posisi utamanya adalah gelandang tengah. Enzo tidak hanya berperan sebagai pengatur tempo permainan, tetapi juga semakin sering muncul di kotak penalti untuk mencetak gol.
Di Premier League, pemain asal Argentina tersebut tampil dalam 36 pertandingan. Enzo membukukan 10 gol dan empat assist dari total 3.121 menit bermain.
Ia juga hampir selalu menjadi pilihan utama Chelsea. Dari 36 penampilannya di liga, Enzo tercatat 35 kali masuk susunan sebelas pertama dan hanya sekali turun sebagai pemain pengganti.
Produktif di Liga Champions
Kontribusi Enzo Fernandez tidak hanya terlihat di kompetisi domestik. Pemain Timnas Argentina itu juga tampil menonjol di Liga Champions 2025/2026.
Enzo mencatatkan 10 penampilan dengan torehan tiga gol dan dua assist. Ia mencetak gol saat Chelsea menghadapi Ajax, Barcelona, dan Napoli pada fase liga.
Enzo juga menyumbangkan satu assist ketika Chelsea bertandang ke markas Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar.
Secara keseluruhan, ia bermain selama 748 menit di Liga Champions. Dalam sembilan dari 10 pertandingan tersebut, Enzo dipercaya tampil sejak menit pertama.
Kepercayaan besar dari tim pelatih juga terlihat dari statusnya sebagai kapten. Enzo beberapa kali mengenakan ban kapten Chelsea, baik di Premier League, Liga Champions, maupun kompetisi domestik lainnya.
Bisa Bermain di Banyak Posisi
Satu di antara kelebihan utama Enzo adalah fleksibilitasnya. Sepanjang musim 2025/2026, ia tidak hanya dimainkan sebagai gelandang tengah.
Enzo sempat turun sebagai gelandang serang, gelandang bertahan, sayap kiri, gelandang kiri, hingga penyerang lubang. Kemampuan tersebut membuatnya bisa menyesuaikan diri dengan berbagai skema permainan.
Produktivitasnya juga meningkat saat mendapat kebebasan bergerak lebih dekat ke kotak penalti lawan. Enzo beberapa kali mencetak gol penting, termasuk ketika menghadapi West Ham United, Fulham, Burnley, Crystal Palace, dan Tottenham Hotspur.
Ia juga mencetak gol ketika Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Manchester City pada Januari 2026. Penampilan tersebut tentu menjadi pertimbangan bagi The Citizens yang kini dikabarkan tertarik memboyongnya ke Etihad Stadium.
Harga Pasar Tembus 100 Juta Euro
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Enzo Fernandez mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp1,9 triliun. Nilai tersebut terakhir diperbarui pada 22 Juli 2026.
Namun, Chelsea diyakini tidak akan melepas sang pemain dengan harga murah. Klub asal London Barat itu disebut mematok banderol mendekati 120 juta pound sterling.
Harga tinggi tersebut cukup beralasan. Selain masih berusia 25 tahun, Enzo memiliki kontrak panjang bersama Chelsea hingga 30 Juni 2032.
Posisi Chelsea dalam negosiasi pun sangat kuat. Mereka tidak berada dalam tekanan untuk menjual pemain yang didatangkan dari Benfica pada Januari 2023 tersebut.
Bukan Pengganti Rodri
Enzo Fernandez dipandang sebagai pemain yang bisa meningkatkan kreativitas dan produktivitas lini tengah Manchester City. Ia juga dapat menjadi opsi ketika Rodri harus absen karena cedera.
Meski demikian, Enzo bukan pengganti langsung Rodri. Keduanya memiliki karakter permainan berbeda. Rodri lebih dominan sebagai gelandang bertahan, sedangkan Enzo memiliki mobilitas dan kontribusi ofensif yang lebih besar.
Dengan catatan 15 gol dan tujuh assist dari 54 pertandingan, minat Manchester City terhadap Enzo Fernandez terasa masuk akal. Namun, The Citizens harus menyiapkan dana sangat besar untuk meyakinkan Chelsea melepas satu di antara pemain terpentingnya.