Bola.com, Jakarta - Badan yang membawahi perwasitan, Pro Ref, akhirnya mengakui adanya kesalahan penilaian dalam proses pemberian gol Erling Haaland yang memastikan kemenangan Manchester City atas Manchester United di Premier League, Minggu (13/9/2026).
Manchester City menang tipis 1-0 atas MU dalam Derbi Manchester di Old Trafford. Gol Haaland pada babak kedua menjadi penentu kemenangan The Citizens meski mereka harus bermain dengan 10 pemain.
Namun, gol itu memicu kontroversi karena sempat dianulir wasit akibat offside sebelum keputusan itu dibatalkan setelah intervensi VAR.
Beberapa jam setelah pertandingan, Pro Ref mengakui VAR seharusnya merekomendasikan wasit untuk melakukan on-field review atau melihat tayangan ulang secara langsung di monitor.
Pro Ref bahkan telah menghubungi Manchester United untuk mengakui apa yang mereka sebut sebagai "error of judgement" atau kesalahan penilaian.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Gol Haaland Awalnya Dianulir karena Offside
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347475/original/056071200_1789326197-000_C87R4T6-erling_haaland.jpg)
Gol Erling Haaland tercipta pada menit ke-60. Striker Manchester City tersebut dinilai berada dalam posisi onside setelah VAR melakukan pemeriksaan terhadap garis pertahanan MU.
Patrick Dorgu menjadi pemain terakhir Manchester United yang membuat Haaland berada dalam posisi onside.
Namun, persoalan lain muncul dalam proses serangan tersebut. Gelandang Manchester City, Enzo Fernandez, berada dalam posisi offside ketika berusaha memainkan bola sebelum akhirnya bola mencapai Haaland.
Fernandez memang tidak menyentuh bola. VAR kemudian menilai kondisi tersebut tidak cukup untuk membuatnya dianggap melakukan pelanggaran offside.
Padahal, pergerakan Fernandez terlihat memengaruhi respons bek Manchester United, Lisandro Martinez, ketika berusaha mengantisipasi bola.
Haaland kemudian menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa Manchester City unggul 1-0.
Pro Ref: VAR Seharusnya Minta Wasit Cek Monitor
Pro Ref kemudian memberikan penjelasan resmi mengenai kontroversi tersebut. Mereka mengakui bahwa posisi Haaland memang onside setelah dilakukan pemeriksaan VAR.
Namun, mereka menilai posisi Fernandez seharusnya mendapatkan perhatian lebih karena berpotensi mengganggu pemain lawan.
"Keputusan di lapangan adalah offside terhadap Erling Haaland. Hal itu diperiksa oleh VAR dan dia dinyatakan berada dalam posisi onside," ujar juru bicara Pro Ref.
"Dalam serangan yang sama, diketahui Enzo Fernandez tidak memainkan bola dan karena itu pelanggaran offside menjadi subjektif. Namun, pada kesempatan ini, VAR tidak mengenali kemungkinan dampak dari posisinya dan seharusnya merekomendasikan on-field review."
"Kontak telah dilakukan dengan Manchester United malam ini untuk mengakui apa yang kami anggap sebagai kesalahan penilaian. Tinjauan terhadap insiden tersebut akan dilakukan."
Pengakuan itu menjadi pukulan bagi keputusan VAR yang sebelumnya mengesahkan gol Haaland.
Aturan Offside Tidak Sekadar Soal Menyentuh Bola
Kontroversi semakin besar karena penjelasan Premier League Match Centre sebelumnya menekankan bahwa Fernandez tidak menyentuh bola.
Dalam unggahan di X, Match Centre menjelaskan bahwa VAR memeriksa keputusan offside terhadap Haaland dan menemukan sang striker berada dalam posisi onside. VAR juga menilai Fernandez tidak memainkan bola meski berada dalam posisi offside.
Namun, aturan offside tidak hanya melihat apakah pemain menyentuh bola atau tidak.
Seorang pemain tetap bisa dianggap melakukan pelanggaran offside apabila posisinya mengganggu lawan.
Misalnya, dengan menghalangi lawan memainkan atau memiliki kesempatan memainkan bola, menantang lawan untuk mendapatkan bola, berusaha memainkan bola yang berada di dekatnya dan berdampak terhadap lawan, atau melakukan tindakan yang jelas memengaruhi kemampuan lawan memainkan bola.
Dalam kasus Fernandez, pergerakannya menuju bola dianggap berpotensi memengaruhi Martinez.
Gary Neville hingga Roy Keane Kecam Keputusan VAR
Mantan bek Manchester United, Gary Neville, sebenarnya sudah memprediksi bahwa keputusan tersebut bakal dinilai sebagai kesalahan.
Saat menjadi komentator Sky Sports, Neville mengatakan VAR telah melakukan kesalahan ketika mengesahkan gol Haaland.
"Enzo jelas mencoba memainkan bola dan membuat Lisandro Martinez kehilangan fokus. Ini benar-benar aneh. Mereka akan mengakui bahwa mereka melakukan kesalahan," ujar Neville.
Dalam podcast-nya, Neville bahkan menilai penjelasan Match Centre justru membuat situasi semakin buruk.
"Saya pikir mereka mengabaikan aturan. Mereka justru menggali lubang yang lebih dalam dengan pernyataan Match Centre itu. Saya sangat terkejut mereka mengeluarkan pernyataan itu," katanya.
Sementara itu, Martinez juga menilai gol tersebut seharusnya tidak disahkan.
"Setiap musim para ofisial datang ke klub kami dan menghabiskan waktu satu jam untuk menjelaskan aturan dan mereka terlihat sangat percaya diri dengan aturan tersebut," ujar Martinez.
"Lalu setelah itu, lima atau enam orang ofisial melakukan kesalahan seperti ini di Premier League. Itu tidak bisa diterima. Kami harus pulang dengan rasa ketidakadilan ini."
Mantan bek Manchester City, Micah Richards, bahkan menyebut penjelasanFernandez tidak menyentuh bola sebagai sesuatu yang "tidak masuk akal".
"Seratus persen dia mencoba memainkan bola. Saya pikir ini adalah hari yang buruk bagi wasit dan VAR," kata Richards.
"Bagaimana mungkin Anda mengatakan Enzo Fernandez tidak menantang bola? Tentu saja dia melakukannya! Saya pernah berada di posisi sebagai bek. Sedikit saja pergerakan bisa membuat perbedaan dalam upaya merebut bola atau tidak. Jadi, tentu saja itu memengaruhinya."
Roy Keane pun memiliki pandangan serupa.
"Fernandez mengganggu permainan. Pada dasarnya, United dihukum karena mempertahankan garis pertahanan yang bagus. Ketika Anda berada dalam posisi tersebut, Anda memengaruhi permainan. Anda berada di tengah kotak penalti dan mencoba mendapatkan bola," ujar Keane.
"Barisan pertahanan mereka bagus. Fernandez offside dan dia mencoba memainkan bola, jadi United justru dihukum karena bertahan dengan baik."
Sumber: Sky Sports
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347465/original/099815400_1789318976-000_C87R4TC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304394/original/038011800_1784714028-500x656_-_Trilogi_Bola_Putri_ALT.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325940/original/066277700_1786947216-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_12.20.24__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331213/original/098579800_1787506421-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_23.39.40-Thailand_juara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327273/original/057541200_1787090211-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331132/original/084809100_1787485316-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_18.27.53-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331049/original/087222300_1787473134-jordan-2-.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331081/original/061168000_1787479638-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_16.45.25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330163/original/090749500_1787327583-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_22.17.32__1_-Indonesia_vs_Yordania.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330058/original/080861400_1787311712-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.30.36-Thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330162/original/084467300_1787327583-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_22.28.12-Indonesia_vs_Yordania.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347475/original/056071200_1789326197-000_C87R4T6-erling_haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347457/original/027633000_1789317501-phil_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347465/original/099815400_1789318976-000_C87R4TC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347055/original/056989600_1789267432-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_09.17.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347056/original/070587300_1789267432-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_09.17.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341957/original/034860200_1757342238-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-09.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555681/original/096709400_1776178844-1000313605.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346669/original/033446900_1789192012-20260912_114250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7850682/original/021382300_1780673642-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-11.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4892588/original/096587300_1721098009-Gaya_Santai_Orang_Terkaya_dan_Berkuasa_Ketika_Kumpul-AFP__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5051703/original/048005400_1734284290-470666498_908516738148907_5191384794517866434_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347447/original/098671400_1789313486-Aleksa_Andrejic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347425/original/008608600_1789307566-Fabio_Lefundes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347383/original/077948200_1789299350-juan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314219/original/089872000_1785738127-20260802_Wahyu_Pratama_Persija_vs_PSMS_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346893/original/050484600_1789218078-psim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347465/original/099815400_1789318976-000_C87R4TC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347490/original/072890600_1789342408-ARTETA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4376848/original/048420100_1680147630-000_336N2QD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347474/original/088442300_1789326023-bruno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289607/original/098662900_1753074718-WhatsApp_Image_2025-07-21_at_12.09.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1662905/original/003171100_1501352511-Taman_Nasional_Gunung_Gede_Pangrango.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446609/original/066893700_1765931612-Kapolri_Jenderal_Listyo_Sigit_Prabowo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3560138/original/068350600_1630651083-20210903-Bus-Sekolah-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/849467/original/025285500_1428837125-Ilustrasi-pembunuhan-wanita-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345296/original/029953500_1789028707-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_15.20.35.jpeg)