Bola.com, Jakarta - Inter Milan menempatkan Cristian Romero sebagai target utama untuk memperkuat lini belakang pada bursa transfer musim panas 2026. Klub Serie A itu mendorong skema pinjaman dengan kewajiban beli untuk membawa bek tengah Tottenham Hotspur tersebut ke Giuseppe Meazza.
Ketertarikan Nerazzurri muncul seiring keinginan Romero meninggalkan Tottenham dan kembali ke Serie A, kompetisi yang sudah akrab baginya. Negosiasi awal antara kedua klub disebut telah berjalan, sementara agen sang pemain, Ciro Palermo, dikabarkan berada di Milan.
Tottenham mematok harga sekitar €50 juta untuk Romero, yang masih terikat kontrak hingga 2029. Inter Milan berusaha menekan angka itu, berharap situasi dan preferensi pemain bisa membantu mereduksi biaya.
Rencana Inter mencakup peminjaman semusim disertai klausul pembelian wajib di akhir masa pinjaman. Laporan juga menyebut sang raksasa Italia mengesampingkan opsi bek lain demi fokus penuh pada pemain internasional Argentina tersebut.
Fokus Inter Milan pada Cristian Romero
Inter telah menjalin kontak langsung dengan perwakilan Romero sebagai langkah awal. Klub memproyeksikan bek 28 tahun itu sebagai investasi signifikan untuk memperkuat komposisi tiga bek mereka musim depan.
Pertemuan antara agen Romero dan direktur olahraga Inter, Piero Ausilio, diperkirakan segera berlangsung. Agenda utamanya adalah memfinalisasi kerangka kesepakatan, termasuk struktur biaya pinjaman dan syarat pembelian permanen.
Inter mendorong format pinjaman satu musim dengan obligation to buy pada akhir periode. Pendekatan ini dipilih untuk menyeimbangkan kebutuhan teknis dan fleksibilitas finansial di tengah valuasi tinggi dari Tottenham.
Detail Negosiasi dan Struktur Penawaran
Menurut jurnalis Nicolo Schira, proposal Inter mencakup pinjaman dengan klausul pembelian wajib beserta biaya pinjaman yang "mahal", bukan sekadar opsi. Selain itu, Inter dikabarkan menyiapkan kontrak jangka panjang untuk Romero hingga 2031.
Fabrizio Romano juga mengonfirmasi bahwa Inter telah mengadakan pembicaraan dengan Spurs terkait Romero, meski biaya yang dibutuhkan dinilai sangat tinggi. Di tengah pembahasan, Inter tetap berusaha menurunkan total paket transfer.
Laporan lain menyebut Tottenham bahkan menyarankan Inter mempertimbangkan pembelian Romero, mengingat kebutuhan Nerazzurri akan bek tengah berpengalaman. Sementara itu, status kontrak Romero di London masih berlaku hingga 2029 dengan nilai pasar yang dijaga ketat.
Situasi Romero di Tottenham dan Minat Klub Lain
Cristian Romero dilaporkan ingin meninggalkan Tottenham musim panas ini dan aktif mencari opsi baru. Hubungannya dengan lingkungan klub memburuk dalam beberapa bulan terakhir, termasuk keputusan menjalani perawatan cedera kaki di Argentina saat tim berjuang menghindari degradasi.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, disebut tidak memasukkan Romero dalam rencananya. Klub juga telah merekrut bek tengah baru seperti Jan Paul van Hecke dan Marcos Senesi sebagai pengganti efektif.
Romero menjabat sebagai kapten Tottenham yang finis di peringkat ke-17 Liga Premier dalam dua musim berturut-turut. Musim 2025–2026 menjadi periode berat baginya, ditandai cedera serta kartu merah dan kartu kuning yang sering.
Di pasar, Romero memiliki preferensi untuk pindah ke Spanyol. Barcelona dan Atletico Madrid disebut menunjukkan minat, dengan Barcelona melihatnya sebagai opsi cadangan jika target utama mereka gagal.
Meski demikian, sang bek tetap terbuka untuk kembali ke Serie A. Kondisi itu memperkuat posisi Inter dalam pembicaraan awal yang sedang berlangsung.
Rekam Jejak di Serie A dan Kontrak Saat Ini
Romero bukan nama asing di Italia. Ia pernah membela Genoa dan Atalanta pada 2018 hingga 2021 sebelum hijrah ke Tottenham pada musim panas 2021 dengan biaya €53,8 juta.
Saat ini, ia termasuk salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Tottenham, dengan gaji kotor €12 juta per tahun. Kontraknya di klub London itu berlaku hingga 2029.
Inter Milan, di sisi lain, disiapkan untuk mengikat Romero dalam kontrak baru sampai 2031 jika kesepakatan tercapai. Paket tersebut diproyeksikan terhubung dengan skema pinjaman plus kewajiban beli yang tengah dinegosiasikan.