Surat Gianni Infantino ke Argentina Bocor, Tetap Dipuji meski Masih Diselidiki FIFA

Kontras! Gianni Infantino puji profesionalisme Argentina di tengah penyelidikan FIFA usai Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Juli 2026, 08:30 WIB
Gianni Infantino, Presiden FIFA, melambaikan tangan kepada penonton sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 antara CR Flamengo dan FC Bayern München di Hard Rock Stadium pada 29 Juni 2025 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Surat Presiden FIFA, Gianni Infantino, kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) bocor ke publik.

Isi surat tersebut menjadi sorotan karena Infantino tetap memberikan ucapan selamat dan memuji profesionalisme Timnas Argentina, meski FIFA sedang menyelidiki insiden yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026.

Advertisement

Mengirim surat ucapan selamat kepada negara-negara peraih medali memang menjadi tradisi FIFA seusai Piala Dunia. Namun, pilihan kata yang digunakan Infantino dalam surat untuk Argentina memunculkan perhatian.

Surat yang pertama kali dibocorkan media Argentina dan kemudian diverifikasi Daily Mail Sport itu ditujukan kepada Presiden AFA, Claudio Tapia.

Dalam surat tersebut, Infantino menyampaikan apresiasi atas kontribusi Argentina terhadap suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sekaligus memuji profesionalisme tim.

"Dengan hormat, Bapak Presiden. Kemarin, Minggu, 19 Juli 2026, di New York New Jersey Stadium yang megah, Argentina meraih medali perak Piala Dunia FIFA 2026 setelah menjalani final yang menarik melawan Spanyol," tulis Infantino.

"Saya ingin kembali menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas pencapaian penting bagi sepak bola Argentina."


Ucapan Infantino

Presiden FIFA, Gianni Infantino (2 kanan), Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia (3 kiri), Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez (kiri), Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger (CR), dan Wakil Sekretaris Jenderal FIFA Brasil, Mattias Grafstrom, (kanan) menyanyikan lagu kebangsaan menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta di Atlanta pada 16 Juli. 2026. (JUAN MABROMATA/AFP)

Daily Mail melaporkan, Infantino juga menyebut Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai perayaan sepak bola yang istimewa, diwarnai pertandingan-pertandingan menarik, kemunculan talenta baru, kehadiran para bintang, serta atmosfer luar biasa di stadion yang dipenuhi suporter.

Menurutnya, penampilan Albiceleste turut memberikan kontribusi besar terhadap kesuksesan turnamen tersebut.

"Penampilan luar biasa Albiceleste juga memberikan kontribusi penting sehingga edisi kali ini menjadi ajang yang istimewa dan memikat jutaan pencinta sepak bola di seluruh dunia."

Infantino kemudian meminta Claudio Tapia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemain, pelatih Lionel Scaloni, staf kepelatihan, staf medis, serta para suporter Argentina yang mendukung tim sepanjang turnamen.

Infantino juga menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, profesionalisme, perhatian terhadap detail, semangat, komitmen, dan kecintaan terhadap sepak bola.

"Saya mendoakan yang terbaik untuk Anda pada kompetisi berikutnya dan berharap dapat bertemu lagi dalam waktu dekat. Salam persahabatan saya, Gianni Infantino," tulisnya menutup surat.


Masih Diselidiki FIFA

Kericuhan usai final Piala Dunia 2026 dimana Leandro Paredes jadi biang keladinya (AFP)

Di sisi lain, Argentina masih berada dalam penyelidikan FIFA terkait insiden setelah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Argentina, yang kalah melalui adu penalti pada partai puncak, mendapat sorotan sepanjang turnamen karena gaya permainan yang dinilai mengganggu lawan.

Pada laga final, Argentina tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Setelah pertandingan berakhir, para pemain Argentina juga membelakangi Spanyol saat lawannya mengangkat trofi juara.

Insiden lain terjadi ketika Leandro Paredes terlibat keributan dengan Eric Garcia seusai pertandingan. Nahuel Molina, Thiago Almada, dan asisten pelatih Roberto Ayala juga disebut terlibat dalam kejadian yang kini sedang diselidiki FIFA.


Kontroversi Argentina

Penyerang Timnas Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, menunjuk ke arah bek Spanyol bernomor punggung 24, Marc Cucurella, saat wasit Slovenia, Slavko Vincic, dan gelandang Argentina bernomor punggung 24, Enzo Fernandez, berdebat selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 20 Juli 2026. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Final Piala Dunia 2026 juga diwarnai sejumlah kontroversi. Lionel Messi sempat berusaha memengaruhi wasit Slavko Vincic agar mengusir Marc Cucurella setelah bek Timnas Spanyol itu menutup mulutnya saat berbicara dengan sang pengadil.

Menurut laporan tersebut, Argentina juga melakukan tindakan serupa kepada Jude Bellingham ketika menghadapi Inggris pada semifinal.

Dalam laga semifinal itu, Argentina mendapat sorotan karena beberapa kali melakukan simulasi dan permainan yang dianggap provokatif.

Selain itu, perayaan Argentina seusai semifinal turut menuai keluhan dari sejumlah pejabat Inggris setelah mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" atau "Kepulauan Falkland adalah milik Argentina."

 

Sumber: Daily Mail

Berita Terkait