Arteta Murka, Premier League Jelaskan Keputusan Penalti Sunderland Kontra Arsenal

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, geram dengan penalti Sunderland, begini penjelasan Premier League.

Bola.com, Jakarta - Mikel Arteta tak mampu menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan penalti yang diberikan kepada Sunderland saat menghadapi Arsenal di Stadium of Light, Minggu (13-9-2026) dini hari WIB.

Wasit John Brooks menunjuk titik putih setelah Ezri Konsa dinilai melakukan pelanggaran dengan menahan Dan Ballard.

Keputusan itu kemudian diperiksa VAR dan dinyatakan tetap berlaku.

Arsenal nyaris kebobolan dari situasi tersebut. Namun, David Raya menggagalkan eksekusi Enzo Le Fee dari jarak 12 meter lewat penyelamatan penting.

Dua menit berselang, Arsenal justru membuka keunggulan melalui Bruno Guimaraes. Mantan pemain Newcastle United itu mencetak gol pertamanya untuk Meriam London lewat tembakan spektakuler dari jarak sekitar 25 yard.

Bukayo Saka kemudian memastikan Arsenal membawa pulang tiga poin melalui penalti pada masa tambahan waktu.

Hasil itu membuat Arsenal mempertahankan catatan sempurna pada awal musim Premier League.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Premier League Jelaskan Keputusan Penalti

Premier League lantas memberikan penjelasan mengenai keputusan penalti Sunderland melalui unggahan di X. Menurut mereka, keputusan Brooks telah diperiksa dan dikonfirmasi VAR.

"Keputusan wasit memberikan penalti kepada Sunderland karena pelanggaran menahan yang dilakukan Konsa terhadap Ballard telah diperiksa dan dikonfirmasi VAR," tulis Premier League.

Premier League juga merilis percakapan antara Brooks dan VAR dalam proses pemeriksaan insiden tersebut.

Brooks menyatakan, Konsa terlihat memegang Ballard di dekat tiang dengan posisi menghadap ke arah yang salah. VAR kemudian menyatakan tidak menemukan alasan untuk mengubah keputusan tersebut dan mengonfirmasi penalti.

Selain itu, Premier League mengunggah tangkapan layar yang menjelaskan aturan mengenai pendekatan dan pertimbangan dalam menentukan pelanggaran berupa tindakan menahan lawan.

Ini Tidak Bisa Diterima

Penjelasan Premier League tidak meredakan kekecewaan Arteta. Manajer Arsenal itu justru mengecam keputusan tersebut ketika berbicara kepada TNT Sports setelah pertandingan.

"Ini tidak dapat diterima di level seperti ini," ujar Arteta.

"Ini bisa mengubah jalannya musim. Perebutan gelar juara, ini tidak dapat diterima," katanya.

Arteta mengaku sudah melihat kembali insiden tersebut berkali-kali setelah pertandingan. Ia tetap tidak memahami alasan penalti diberikan kepada Sunderland.

"Saya sudah melihatnya 10 kali untuk memastikan karena saya melihatnya secara langsung. Saya mengatakan, 'Tidak mungkin di level seperti ini itu akan menjadi penalti.' Karena itu seperti gerakan judo. Ini tidak boleh terjadi," ucapnya.

"Saya sudah hampir 27, 28 tahun berada di sepak bola. Dalam situasi apa pun, pertandingan apa pun, konteks apa pun, liga mana pun, itu bukan penalti," tegas pelatih berusia 44 tahun itu.

Arteta Kecewa

Arteta kembali menyoroti keputusan tersebut dalam konferensi pers setelah laga. Menurutnya, insiden penalti menjadi hal pertama yang perlu dibahas setelah pertandingan yang berjalan menarik.

"Pertanyaan pertama yang harus kita bahas adalah ini. Ini tidak dapat diterima di level seperti ini," tegasnya.

Arteta menilai pertandingan Sunderland kontra Arsenal berlangsung menarik dengan atmosfer stadion yang luar biasa. Ia juga mengakui Sunderland tampil terorganisasi dan mampu memberikan banyak masalah kepada tim besutannya.

Namun, Arteta tetap kecewa karena Arsenal harus membicarakan keputusan penalti setelah pertandingan tersebut.

"Saya sudah menontonnya 20 kali dan tidak menemukan cara untuk memahami bagaimana mereka bisa memberikan penalti dalam situasi itu, atau bagaimana VAR harus melakukan intervensi," ujar Arteta.

"Saya sedih kita harus membicarakan hal ini setelah pertandingan yang begitu indah. Pada level seperti ini, keputusan itu memiliki dampak besar karena bisa mengubah jalannya musim dan membuat Anda kehilangan gelar juara."

"Pada level seperti ini, dengan semua kerja keras yang kami lakukan, hal seperti ini tidak boleh terjadi," kata pelatih asal Spanyol itu.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer