AC Milan 2-2 Celtic, Ruben Amorim: Kami Masih Adaptasi!

AC Milan mengimbangi Celtic usai tertinggal 0-2; dua gol Francesco Carmada selamatkan uji coba perdana. Ruben Amorim menilai timnya butuh waktu dan perbaikan.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 26 Juli 2026, 09:09 WIB
Manajer Manchester United, Ruben Amorim. (AFP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan memulai pramusim dengan hasil imbang melawan Glasgow Celtic kemarin malam. Rossoneri tertinggal 2-0 di babak pertama, sebelum bangkit dan menutup laga uji coba perdana ini dengan skor sama kuat.

Dua gol AC Milan seluruhnya dicetak oleh Francesco Carmada. Brace sang penyerang muda menyelamatkan lawatan pramusim ke Skotlandia yang menjadi pembuka rangkaian persiapan tim jelang musim baru.

Advertisement

Usai pertandingan, pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menegaskan timnya masih memerlukan banyak perbaikan. Ia menyebut para pemain belum sepenuhnya terbiasa dengan pendekatan permainan yang ia inginkan.


Fokus Taktik dan Proses Adaptasi AC Milan

Manchester United has officially sacked Ruben Amorim after 14 months in charge, citing inconsistent performances and internal tensions. Who will replace him?

Amorim menilai AC Milan berupaya mengontrol laga lewat penguasaan bola disertai pressing tinggi di seluruh area. Namun, ia mengakui fase awal adaptasi ini belum berjalan mulus dan butuh penguatan di beberapa aspek.

"Kami berusaha mempertahankan penguasaan bola. Kami sedikit kesulitan karena kami melakukan pressing di seluruh area lapangan. Kami perlu menambah kekuatan di dalam tim dan terus berkembang. Kami akan menjadi lebih baik secara fisik dan semakin memahami permainan."

Pelatih asal Portugal tersebut menambahkan bahwa gagasan permainannya mulai terlihat, meski belum utuh diterapkan di lapangan. Kontrol laga melalui sirkulasi bola dinilai sebagai kunci yang ingin ia mantapkan.

"Ide ini belum sepenuhnya terserap oleh tim, tetapi sudah ada. Kami harus bisa mengontrol pertandingan dengan lebih baik melalui penguasaan bola."

Ia memahami tahapan adaptasi membutuhkan kesabaran. "Terkadang butuh waktu lama untuk mencapai area lain di lapangan, tetapi memang dibutuhkan waktu."


Perbedaan Babak dan Respons Tim di Glasgow

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyeka wajahnya dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/John Walton)

Menurut Amorim, jalannya laga seperti terbagi menjadi dua cerita. Gol cepat Celtic lebih dulu mengganggu ritme AC Milan dan membuat babak pertama berjalan berat bagi timnya.

Situasi berbalik ketika babak kedua dimulai. Rossoneri menemukan momentum lewat gol cepat yang memicu kebangkitan hingga akhirnya menyamakan kedudukan berkat sepasang gol Francesco Carmada.

"Terkadang pertandingan memang berjalan seperti itu. Ketika kami kebobolan gol pertama, itu tidak membantu tim. Pada babak kedua, kami memulai pertandingan dengan jauh lebih baik. Hal itu memberikan dampak besar terhadap pertandingan: kami kebobolan gol cepat pada babak pertama dan langsung mencetak gol pada babak kedua," pungkas pelatih asal Portugal itu.

Sumber: Milan News

Berita Terkait