Lewis Hamilton Kecewa Berat dengan Strategi Ferrari di F1 GP Hungaria: Saya Tak Perlu Masuk Pit

Lewis Hamilton mengkritik keputusan Ferrari yang memanggilnya masuk pit saat periode virtual safety car (VSC) pada Formula 1 GP Hungaria.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 27 Juli 2026, 13:15 WIB
Pembalap Ferrari asal Inggris, Lewis Hamilton, terlihat setelah bendera merah dikibarkan akibat jarak pandang yang buruk, sehingga menunda dimulainya Grand Prix Formula Satu Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 27 Juli 2025. (YVES HERMAN/POOL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Lewis Hamilton mengkritik keputusan Ferrari yang memanggilnya masuk pit saat periode virtual safety car (VSC) pada Formula 1 GP Hungaria yang digelar Minggu (26/7/2026). Komentar itu disampaikan setelah balapan berakhir. 

Strategi tersebut membuat pembalap asal Inggris itu kehilangan posisi di lintasan dan gagal mempertahankan peluang finis di podium.

Advertisement

Hamilton memulai balapan dari posisi kelima setelah menerima penalti turun tiga grid pada sesi kualifikasi. Meski demikian, ia mampu merangsek ke posisi kedua setelah menjalani pit stop kedua dan berada di jalur untuk mengamankan hasil positif.

Situasi berubah ketika VSC diberlakukan menyusul Oscar Piastri yang berhenti di lintasan akibat masalah girboks. Ferrari memanggil Hamilton masuk pit untuk mengganti ban ke kompon lunak, keputusan yang membuatnya kehilangan posisi setelah kembali ke lintasan.

Hamilton sempat finis di posisi keempat, tetapi penalti lima detik karena melaju melebihi batas kecepatan di pit lane membuatnya turun ke peringkat kelima pada klasemen akhir.

 


Sesali Strategi Ferrari

Pembalap Ferrari asal Inggris, Lewis Hamilton, berjalan di paddock pada hari pertama tes pramusim Formula Satu kedua di Sirkuit Internasional Bahrain di Sakhir pada 18 Februari 2026. (Giuseppe CACACE/AFP)

Hamilton menilai dirinya seharusnya tetap berada di lintasan saat VSC berlangsung. Menurutnya, bertahan di posisi kedua akan memberikan peluang lebih besar untuk mengamankan podium, meski mengakui Max Verstappen kemungkinan tetap mampu menyalipnya dengan ban yang lebih segar.

"Saya tidak akan pernah masuk pit jika itu berarti harus kehilangan posisi di lintasan," ujar Hamilton, seperti dikutip dari Crash

Hamilton menilai keputusan tersebut membuatnya kehilangan banyak poin. Ia meyakini masih memiliki peluang mempertahankan posisi ketiga apabila tetap bertahan di lintasan. Karena itu, ia ingin mengetahui alasan Ferrari memanggilnya masuk pit saat sedang berada di posisi kedua.

"Saat itu saya berada di posisi kedua. Saya seharusnya tetap bertahan di lintasan. Saya perlu melihat lagi mengapa tim memanggil saya masuk pit," tambahnya.

 


Rentetan Penalti

Lewis Hamilton, Ferrari. (Bola.com/formula1.com)

Penalti lima detik akibat melaju terlalu cepat di pit lane menjadi hukuman keempat yang diterima Hamilton dalam tiga balapan terakhir. Sebelumnya, ia mendapat penalti turun grid di Hungaria karena menghalangi pembalap lain saat kualifikasi, serta dua penalti lima detik di Silverstone dan Spa.

Hamilton mengakui penampilannya dalam beberapa balapan terakhir belum memuaskan.

"Pada akhirnya, saya rasa tiga balapan terakhir berjalan cukup buruk dari sisi saya," tuturnya.

Meski demikian, pembalap berusia 41 tahun itu menilai beberapa keputusan steward masih belum konsisten. Ia menyinggung aturan prosedur start yang menurutnya masih perlu ditinjau ulang, serta merasa penalti yang diterimanya setelah insiden dengan George Russell di GP Belgia seharusnya tidak perlu dijatuhkan.

Di sisi lain, Hamilton tetap mengakui kesalahannya saat sesi kualifikasi GP Hungaria. Menurutnya, ia seharusnya lebih memperhatikan kondisi di sekitar mobil sehingga tidak menghalangi pembalap lain.

"Saya bertanggung jawab karena berada di posisi itu. Saya seharusnya melihat kaca spion," imbuh Hamilton.

 


Ferrari Gagal Maksimalkan Peluang

Ferrari datang ke GP Hungaria dengan status sebagai salah satu favorit. Namun, tim asal Italia itu gagal mengantarkan kedua pembalapnya naik podium.

Meski mengkritik keputusan pit stop saat VSC, Hamilton menilai Ferrari secara keseluruhan menjalankan balapan dengan cukup baik. Ia juga merasa penalti grid yang diterimanya sehari sebelumnya menjadi faktor yang membuat peluang finis di posisi dua atau tiga besar semakin berat.

"Mereka mengeksekusi strategi dengan cukup baik hari ini," kata Hamilton.

Hamilton mengaku memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan. Menurutnya, tanpa penalti pada sesi kualifikasi, hasil balapan bisa saja berbeda.

"Kalau saja kami tidak mendapat penalti kemarin, saya rasa posisi kami di akhir balapan akan jauh lebih baik. Tetapi memang hasilnya tidak seperti yang kami harapkan," pungkasnya.

Sumber: Crash

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Berita Terkait