Iwan Budianto Tak Berekspektasi Tinggi pada Arema FC di Piala Presiden 2026

Arema FC kalah 0-1 dari Persib di pembuka Grup A. Iwan Budianto menekankan Piala Presiden 2026 sebagai ajang pramusim, fokus pada fondasi, bukan gelar.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 27 Juli 2026, 15:50 WIB
CEO Arema FC, Iwan Budianto (Dok. Arema FC)

Bola.com, Jakarta - Arema FC mengawali Piala Presiden 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Singo Edan takluk 0-1 dari Persib Bandung pada laga pembuka Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7/2026).

Kekalahan tersebut memunculkan berbagai respons dari suporter. CEO Arema FC, Iwan Budianto, meminta semua pihak melihat hasil tersebut secara proporsional karena turnamen masih berstatus pramusim.

Advertisement

Menurut Iwan, tujuan utama Arema FC di Piala Presiden 2026 bukan semata-mata mengejar gelar juara. Ajang ini menjadi bagian dari proses membangun fondasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Ia menegaskan kondisi fisik pemain dan proses adaptasi skuad masih jauh dari kata ideal. Performa tim, seiring berjalannya waktu, diperkirakan akan terus berkembang.


Fokus Arema FC di Piala Presiden 2026

CEO Arema FC, Iwan Budianto, ketika mendampingi tim pada laga lawan Persib Bandung di Piala Presiden 2026 (Dok. Arema FC)

Iwan Budianto menilai tidak ada alasan untuk memberikan penilaian berlebihan terhadap hasil pertandingan pertama. Ia mengingatkan kembali bahwa Piala Presiden difungsikan sebagai sarana pembentukan tim pada fase pramusim.

"Yang pertama, ini bukan awal musim, melainkan turnamen pramusim. Jadi saya rasa tidak perlu berekspektasi terlalu tinggi," ucap Iwan Budianto.

Iwan juga menyebut pernyataan pelatih Marcos Santos sebelum turnamen dimulai. Sejak awal, sang pelatih menegaskan target utama adalah menyelaraskan permainan tim, sementara gelar juara hanya menjadi nilai tambah.

Pandangan tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan tim yang tengah membangun fondasi baru. Hasil pertandingan tetap penting, tetapi perkembangan permainan menjadi prioritas pada fase ini.


Kebugaran dan Chemistry Jadi Tantangan Arema FC

Gelandang Persib Bandung, Luciano Guaycochea berduel dengan gelandang bertahan Arema FC, Robi Darwis, pada laga Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026). (Media Piala Presiden)

Selain faktor pramusim, Iwan mengungkapkan kondisi kebugaran para pemain belum sepenuhnya maksimal. Beberapa pemain berada pada level kebugaran yang berbeda-beda, sehingga performa tim belum stabil.

"Hal lain yang juga perlu dipahami adalah sebagian besar pemain belum mencapai level kebugaran yang optimal. Ada yang mungkin baru berada di kisaran 40-50 persen, ada yang 60-70 persen, bahkan ada yang sekitar 80 persen," ucap Iwan Budianto.

Persiapan Arema FC menuju Piala Presiden 2026 juga terbilang singkat, berlangsung kurang dari dua pekan. Ditambah banyaknya pemain baru, proses membangun chemistry belum berjalan maksimal.

"Alasannya sederhana. Pertama, kondisi fisik mereka memang belum sepenuhnya siap. Kedua, chemistry antarpemain juga belum terbentuk dengan baik," kata Iwan Budianto.

Dengan latar tersebut, manajemen menilai performa Arema FC akan meningkat seiring waktu. Adaptasi dan kebugaran diharapkan terus membaik pada pertandingan-pertandingan berikutnya di ajang pramusim ini.

Berita Terkait