Andoni Iraola Sorot Persoalan Lini Tengah Liverpool, Janjikan Wataru Endo Tampil Hadapi Tottenham

Andoni Iraola menyoroti buruknya pressing Liverpool, terutama pada babak pertama laga kontra Fulham.

Bola.com, Jakarta - Liverpool gagal meraih kemenangan saat menjamu Fulham pada pekan keempat Premier League. Bermain di Anfield, Sabtu (12/9/2026) malam WIB, The Reds harus puas bermain imbang 0-0 dalam pertandingan yang justru memperlihatkan sejumlah persoalan di lini tengah.

Andoni Iraola menyoroti buruknya pressing Liverpool, terutama pada babak pertama laga kontra Fulham. Kondisi itu membuat Fulham mendapatkan sejumlah peluang dan membuat Liverpool sulit membangun serangan.

Di tengah situasi itu, nama Wataru Endo ikut mencuat. Gelandang asal Jepang itu belum sekalipun dimainkan musim ini, tetapi berpeluang mendapatkan kesempatan saat Liverpool menghadapi Tottenham Hotspur di Carabao Cup.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Liverpool Kesulitan Menekan Fulham

Liverpool mengawali pertandingan dengan Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch sebagai pasangan gelandang tengah. Namun, koordinasi pressing mereka belum berjalan sesuai harapan.

Fulham mampu memanfaatkan celah di lini tengah Liverpool dan bahkan tampil lebih berbahaya pada babak pertama.

Salah satu peluang terbaik The Cottagers datang ketika Jeremy Jacquet harus melakukan sapuan di garis gawang untuk menggagalkan peluang Gonzalo Garcia.

Victor Munoz menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling dekat dengan gol. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada satu pun tim yang mampu memecahkan kebuntuan.

Iraola pun mengakui Liverpool terlambat dalam melakukan pressing.

"Terutama pada babak pertama, kami terlambat dalam melakukan pressing, itu jelas. Saya pikir kami jauh lebih baik dalam hal ini pada babak kedua. Struktur kami lebih baik dan kami bisa mengontrol pertandingan dengan lebih baik."

Iraola Puas dengan Perubahan Liverpool di Babak Kedua

Liverpool kemudian melakukan perubahan di lini tengah. Alexis Mac Allister masuk menggantikan Gravenberch pada pertengahan babak kedua.

Perubahan tersebut membuat Liverpool terlihat lebih terorganisasi. Meski tetap kesulitan menciptakan peluang bersih, Iraola merasa timnya tampil lebih nyaman setelah turun minum.

"Bahkan tanpa mencetak gol, saya merasa lebih nyaman. Meskipun kami tidak tampil luar biasa dan terkadang masih kesulitan, kami tidak memberikan peluang-peluang jelas kepada mereka."

Satu-satunya peluang bersih Fulham pada babak kedua, menurut Iraola, berasal dari kesalahan Liverpool ketika melakukan goal kick.

Selain itu, Iraola menilai pertahanan Liverpool cukup solid dalam menjaga gawang tetap tidak kebobolan.

"Dari situ kami bertahan cukup baik untuk menjaga clean sheet. Kami mungkin mendapatkan peluang terbaik dari situasi bola mati, ketika bola membentur mistar, dan satu peluang dari Alex pada babak kedua."

Namun, peluang tersebut belum cukup untuk menghasilkan gol yang dibutuhkan Liverpool ketika mereka tidak berada dalam performa terbaik.

Wataru Endo Belum Main, tetapi Berpeluang Tampil

Salah satu perhatian menarik dari pertandingan itu adalah keputusan Iraola tidak memainkan Wataru Endo maupun Trey Nyoni.

Endo bahkan belum sekalipun tampil untuk Liverpool pada musim ini. Padahal, pemain Jepang itu dikenal sebagai gelandang yang memiliki kemampuan bertahan dan bisa memberikan keseimbangan di lini tengah.

Kesempatan bagi Endo kemungkinan datang pada pertandingan berikutnya. Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur di putaran Carabao Cup pada Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Iraola diperkirakan melakukan rotasi besar-besaran pada laga itu, sehingga Endo berpeluang mendapatkan menit bermain pertamanya musim ini.

Iraola Beri Sinyal Endo Bisa Dapat Kesempatan

Iraola menjelaskan Endo memang kehilangan cukup banyak waktu selama pramusim. Kondisi tersebut membuat sang gelandang belum berada dalam kondisi terbaiknya.

Meski demikian, sang pelatih mengaku puas dengan perkembangan Endo dalam latihan.

"Wata kehilangan cukup banyak waktu pada pramusim. Dia masih belum berada dalam kondisi terbaiknya, tetapi dia berlatih dengan sangat baik."

Masalahnya, persaingan untuk posisi Endo di lini tengah Liverpool sangat ketat. Iraola mengakui bahwa banyak pemain yang harus dilewati Endo jika ingin mendapatkan tempat di starting XI.

"Masalahnya adalah di depannya, pada posisinya, saya memiliki banyak pemain. Dia bersaing dengan banyak pemain."

Laga melawan Tottenham di Carabao Cup pun bisa menjadi momentum penting bagi Endo. Setelah sejauh ini hanya menjadi penghuni bangku cadangan, gelandang Jepang itu memiliki peluang untuk menunjukkan dirinya masih layak menjadi bagian penting dari skuad Liverpool.

Bagi Iraola, pertandingan tengah pekan juga bisa menjadi kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada pemain yang selama ini minim kesempatan, sekaligus mencari solusi atas persoalan lini tengah yang terlihat ketika Liverpool ditahan imbang Fulham.

Sumber: Liverpool Echo

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer