Federico Chiesa Bertekad Bertahan di Liverpool, Siap Jalani Peran Baru Era Andoni Iraola

Winger asal Italia itu kini berharap mendapat kesempatan baru di bawah arahan Andoni Iraola yang resmi mengambil alih kursi pelatih The Reds.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 27 Juli 2026, 18:30 WIB
Pemain Liverpool, Federico Chiesa melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Accrington Stanley pada laga lanjutan Piala FA 2024/2025 yang berlangsung di Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu (11/01/2025). (AP Photo/PA/Peter Byrne)

Bola.com, Jakarta - Federico Chiesa menegaskan tekadnya untuk tetap bertahan di Liverpool meski mengalami dua musim yang sulit bersama mantan pelatih Arne Slot.

Winger asal Italia itu kini berharap mendapat kesempatan baru di bawah arahan Andoni Iraola yang resmi mengambil alih kursi pelatih The Reds.

Advertisement

Chiesa bahkan mengaku siap beradaptasi dengan posisi baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak pada musim 2026/2027.


Dua Musim Sulit Bersama Arne Slot

Selebrasi Federico Chiesa usai mencetak gol bagi Liverpool ke gawang Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson).

Federico Chiesa menjadi rekrutan pertama Liverpool pada era Arne Slot setelah didatangkan dari Juventus dengan nilai transfer yang mencapai 12,5 juta pound sterling.

Namun, perjalanan pemain Timnas Italia itu di Anfield jauh dari harapan. Dalam dua musim terakhir, Chiesa mencatatkan 50 penampilan di semua kompetisi, tetapi hanya sembilan kali dipercaya sebagai starter.

Pada bursa transfer Januari lalu, ia sebenarnya sempat berpeluang hengkang. Namun, Liverpool memilih mempertahankan karena Alexander Isak mengalami cedera, sementara Mohamed Salah sedang membela Mesir di ajang Piala Afrika.


Chiesa Masih Cinta Liverpool

Penyerang Liverpool, Federico Chiesa merayakan gol bersama gelandang Dominik Szoboszlai pada babak kedua laga pramusim melawan Sunderland di Nashville, Tennessee, Minggu (26/7/2026). (AP Photo/George Walker IV)

Meski minim kesempatan bermain, Chiesa menegaskan dirinya masih ingin memperjuangkan kariernya bersama Liverpool.

"Saat ini saya bahagia berada di Liverpool. Saya mencintai klub ini, mencintai para suporter, saya mencintai semuanya. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik agar mendapat kesempatan bermain," ujar Chiesa.

Ia juga mengungkapkan komunikasi awal dengan Andoni Iraola lebih banyak membahas taktik dan pola pressing yang akan diterapkan musim ini.

Menurut Chiesa, pergantian pelatih menjadi awal baru yang ingin dimanfaatkannya semaksimal mungkin.


Iraola Siapkan Chiesa Jadi Striker

Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Hal menarik terjadi saat Liverpool menang 4-2 atas Sunderland dalam laga pramusim. Chiesa, yang turut mencetak gol, dimainkan sebagai penyerang tengah, bukan di posisi sayap yang selama ini menjadi peran utamanya.

Keputusan itu diambil karena Liverpool sedang kekurangan stok striker. Hugo Ekitike masih menjalani pemulihan cedera tendon Achilles, sedangkan Alexander Isak belum sepenuhnya pulih setelah mengalami patah tulang fibula musim lalu.

Chiesa mengaku tidak keberatan menjalani peran baru tersebut.

"Pelatih memainkan saya sebagai striker dan memang menginginkan saya di posisi itu. Sepanjang karier saya bermain sebagai winger, tetapi saya juga senang jika harus menjadi striker," katanya.


Siap Buka Lembaran Baru di Anfield

Masalah kebugaran menjadi salah satu faktor utama pemain asal Italia tersebut dimainkan. Sejauh ini, Chiesa hanya tampil dalam empat pertandingan kompetitif dengan total waktu bermain hanya 123 menit di Liverpool. (AFP/Peter Powell)

Chiesa mengakui musim lalu merasa pantas mendapatkan peran yang lebih besar. Namun, ia menghormati keputusan Arne Slot yang memiliki rencana permainan sendiri.

Kini, dengan hadirnya Iraola, pemain berusia 28 tahun itu melihat kesempatan untuk memulai babak baru dalam kariernya bersama Liverpool.

Ia juga mengungkapkan gaya bermain Iraola menuntut intensitas tinggi, duel satu lawan satu di seluruh lapangan, serta tekanan agresif kepada lawan. Chiesa optimistis bisa beradaptasi dengan filosofi tersebut.

Kesempatan berikutnya untuk membuktikan diri akan datang saat Liverpool menghadapi Wrexham dalam laga uji coba pramusim di Yankee Stadium, New York.

Pertandingan itu dapat menjadi ajang penting bagi Chiesa untuk semakin meyakinkan Iraola bahwa dirinya layak menjadi bagian penting skuad Liverpool musim depan.

Sumber: talkSPORT

Berita Terkait