Timnas Indonesia Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Luciano Leandro Ingatkan Skuad Garuda Dua Kekurangan Ini

Legenda PSM, Luciano Leandro, mengulas penampilan Timnas Indonesia saat mengajar Kamboja di Piala AFF 2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 28 Juli 2026, 19:30 WIB
Mitchell Baker, Marc Klok, dan Shayne Pattynama saat Timnas Indonesia menghadapi Kamboja dalam laga Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Grup A Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak. Skuad Garuda membungkam Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27-7-2026).

Tiga gol Timnas Indonesia diborong Mitchell Baker pada menit ke-5, 14', dan 55'. Dua gol lainnya dicetak Sandy Walsh (23') serta Jens Raven (85'). Adapun satu-satunya gol Kamboja lahir lewat gol bunuh diri Nadeo Argawinata (47').

Advertisement

Kendati tampil dominan dan meraih tiga poin penting, masih ada sejumlah catatan yang harus diperbaiki.

Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro, menilai kemenangan besar itu tidak boleh membuat Timnas Indonesia terlena.

"Konsentrasi bertahan perlu ditingkatkan. Meski mendominasi permainan, tim tetap kebobolan gol yang seharusnya bisa dihindari. Dalam beberapa situasi, Kamboja masih mampu menemukan ruang setelah Indonesia kehilangan bola," ujar Luciano kepada Bola.com, Selasa (28-7-2026).

"Dengan margin skor yang nyaman, sempat terjadi sedikit penurunan intensitas permainan. Meski ada lima gol, Indonesia menciptakan sejumlah peluang untuk menambah keunggulan," lanjutnya.


Apresiasi

Aksi gelandang Timnas Indonesia Marc Klok saat menghadapi Kamboja dalam laga Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). (KLY/Budy Santoso)

Secara keseluruhan, Luciano mengapresiasi penampilan Timnas Indonesia yang tampil agresif sejak awal laga. Mitchell Baker langsung mencuri perhatian dengan mencetak hattrick pada laga debut bersama Garuda.

"Serangan Indonesia sangat efisien. Tim menciptakan banyak peluang dan mampu mengubah dominasi menjadi lima gol. Pergerakan ofensif para pemain juga sangat baik sehingga lawan kesulitan melakukan penjagaan," ulasnya.

Selain itu, Thom Haye bermain impresif sebagai motor permainan. Gelandang berusia 31 tahun tersebut menyumbang tiga assist sekaligus mengatur tempo permainan Garuda sepanjang pertandingan.

"Skuad Garuda mampu memberikan tekanan tinggi dan Indonesia memulihkan beberapa bola yang masih berada di lapangan ofensif, mempertahankan kendali pertandingan," ucap Luciano.


Modal Besar

Pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, berduel melawan pemain Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27-7-2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Luciano juga memuji pressing tinggi yang diterapkan Timnas Indonesia. Menurutnya, Skuad Garuda beberapa kali berhasil merebut kembali bola di area pertahanan lawan sehingga mampu terus mengendalikan jalannya pertandingan.

Pelatih berlisensi CBF PRO tersebut mengatakan kemenangan 5-1 menjadi bukti perkembangan positif Timnas Indonesia, terutama dalam aspek permainan menyerang yang makin matang.

"Kemenangan 5-1 menegaskan perkembangan Timnas Indonesia dan menunjukkan potensi ofensif yang sangat kuat. Jika mampu memperbaiki detail pertahanan serta menjaga intensitas selama 90 menit, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing merebut gelar juara," tegas Luciano.

Untuk sementara tim asuhan pelatih John Herdman ini menempati peringkat ketiga Grup A Piala AFF 2026 dengan raihan tiga poin. Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31-7-2026).

Berita Terkait