Supercomputer Prediksi Klasemen Akhir Liga Champions 2026/2027: Arsenal di Puncak, MU Harus Lewati Playoff

Format terkini Liga Champions membuat setiap laga pada fase liga menjadi penting.

Bola.com, Jakarta - Fase liga Liga Champions 2026/2027 baru melewati matchday pertama, tetapi supercomputer Opta sudah memberikan gambaran siapa saja yang diprediksi melaju ke babak 16 besar hingga kandidat terkuat untuk mengangkat trofi di Madrid.

Format terkini Liga Champions membuat setiap laga pada fase liga menjadi penting. Setelah 8 pertandingan, hanya 12 tim yang dipastikan tersingkir, sementara mayoritas peserta masih memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar maupun playoff fase gugur.

Sejumlah kandidat juara memulai kompetisi dengan hasil positif. Arsenal, Bayern Munchen, Manchester City, Liverpool, Real Madrid, Barcelona, Aston Villa, dan Paris Saint-Germain (PSG) sama-sama masuk jajaran delapan besar versi prediksi terbaru Opta.

Menariknya, Opta memperkirakan persaingan musim ini cukup ketat. Jika musim lalu dibutuhkan 16 poin untuk mengamankan posisi delapan besar, kali ini perolehan sekitar 14 poin diprediksi sudah cukup untuk lolos otomatis ke babak 16 besar.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Arsenal Diprediksi Jadi Pemuncak Fase Liga

Arsenal menjadi tim yang paling dijagokan supercomputer Opta untuk finis di posisi teratas klasemen fase liga.

The Gunners diprediksi mengumpulkan rata-rata 17,90 poin, unggul tipis atas Bayern Munchen yang berada di posisi kedua dengan proyeksi 17,07 poin.

Manchester City menempati posisi ketiga dengan prediksi 16,85 poin, disusul Liverpool di urutan keempat dengan 16,07 poin.

Real Madrid dan Barcelona kemudian melengkapi enam besar dengan masing-masing proyeksi 15,27 dan 15,08 poin.

Sementara itu, Aston Villa menjadi kejutan. Setelah meraih kemenangan pada matchday pertama, Villa diprediksi mampu finis di posisi ketujuh dengan 14,49 poin.

PSG yang berstatus juara bertahan justru hanya diperkirakan berada di posisi kedelapan dengan 14,06 poin, meski mengawali kompetisi dengan kemenangan telak 6-1 atas Slovan Bratislava.

Dengan proyeksi tersebut, Arsenal, Manchester City, Liverpool, dan Aston Villa menjadi empat wakil Inggris yang diprediksi mampu lolos otomatis ke babak 16 besar.

MU Harus Lewati Babak Play-off

Manchester United (MU) menjadi satu-satunya klub Premier League yang diprediksi belum mampu menembus delapan besar.

Setan Merah memang mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas debutan Sabah. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mengubah prediksi Opta.

MU diproyeksikan finis di posisi kesembilan dengan 14,05 poin. Artinya, mereka hanya terpaut tipis dari batas delapan besar dan kemungkinan harus menjalani babak playoff fase gugur.

Borussia Dortmund diprediksi berada di posisi ke-10 dengan 13,40 poin, disusul Stuttgart (13,23), Inter Milan (12,72), Sporting CP (12,66), dan Como (12,65).

Como menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian. Klub promosi yang kini ditangani Cesc Fabregas itu membuat kejutan dengan penampilan impresif saat menghadapi RB Leipzig dan diprediksi finis di posisi ke-14.

Inter Milan juga masih dianggap memiliki peluang besar. Meski kalah di Madrid pada matchday pertama, Nerazzurri dipandang memiliki pengalaman dan kualitas yang cukup untuk melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions.

Napoli dan Atletico Madrid Diprediksi Kesulitan

Dua nama besar lainnya justru diprediksi harus berjuang keras untuk menghindari situasi yang lebih buruk.

Napoli diproyeksikan finis di posisi ke-23 dengan 9,04 poin, tetapi masih berada di zona playoff. Hasil itu cukup mengejutkan mengingat awal era Massimiliano Allegri bersama Napoli berjalan buruk.

Napoli telah menelan tiga kekalahan beruntun pada awal pemerintahan Allegri. Mereka juga langsung mendapat ujian berat setelah menghadapi Arsenal pada matchday pertama.

Atletico Madrid bernasib serupa. Finalis semifinal musim lalu itu diprediksi hanya menempati posisi ke-24 dengan 9,03 poin.

Kekalahan dari Liverpool pada pertandingan pembuka menjadi pukulan bagi Atletico. Mereka bahkan kembali kalah pada matchday pertama setelah mengalami kekalahan pada laga pembuka musim lalu.

Di bawah Atletico ada PSV Eindhoven, Fenerbahce, dan sejumlah tim lainnya yang masih berpeluang mengamankan tempat di fase gugur.

Sementara itu, 12 klub yang diprediksi gagal melanjutkan perjalanan adalah Club Brugge, RB Leipzig, Villarreal, Viking, Galatasaray, Shakhtar Donetsk, Lille, Slavia Praha, Feyenoord, LASK, Slovan Bratislava, dan Sabah.

Arsenal Jadi Favorit Utama Juara Liga Champions

Tidak hanya memprediksi klasemen, supercomputer Opta juga telah menghitung peluang masing-masing klub untuk menjadi juara Liga Champions 2026/2027.

Arsenal berada di posisi teratas dengan peluang 22,95 persen untuk mengangkat trofi di Madrid.

Bayern Munchen menjadi pesaing terdekat dengan peluang 18,23 persen, sedangkan Manchester City berada di posisi ketiga dengan 14,40 persen.

Barcelona kemudian memiliki peluang 7,72 persen, diikuti Liverpool (7,03 persen), PSG (5,97 persen), Real Madrid (4,31 persen), Manchester United (3,89 persen), Aston Villa (3,26 persen), dan Inter Milan (2,40 persen).

Prediksi itu menjadi dorongan besar bagi Arsenal yang masih mengejar trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Perjalanan Arsenal di kompetisi ini memang terus berkembang di bawah Mikel Arteta.

Setelah mengalami sejumlah kegagalan pada musim-musim sebelumnya, gelar Liga Champions menjadi salah satu target terbesar yang ingin diwujudkan klub London Utara tersebut.

Namun, jalan menuju Madrid tetap sangat berat. Bayern Munchen memiliki pengalaman dan kualitas untuk menjadi penantang serius, sementara Manchester City juga mulai menemukan bentuk permainan baru setelah era Pep Guardiola.

PSG sebagai juara bertahan pun memiliki motivasi besar untuk menciptakan sejarah dengan menjadi salah satu dari sedikit klub yang mampu memenangkan Liga Champions tiga musim secara beruntun.

Real Madrid juga tidak bisa dicoret begitu saja. DNA Liga Champions mereka membuat Los Blancos selalu menjadi ancaman, meski keseimbangan permainan masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Jose Mourinho.

Dengan kompetisi yang baru memasuki matchday pertama, prediksi Opta masih bisa berubah berkali-kali.

Namun, sementara, Arsenal menjadi tim yang paling dipercaya supercomputer untuk finis sebagai pemuncak fase liga sekaligus mengakhiri musim sebagai juara Liga Champions 2026/2027.

Sumber: Sport Illustrated

Persaingan di Liga Champions

Video Populer

Foto Populer