Di Ujung Tanduk, Ini Syarat Persija Jakarta Lolos Semifinal Piala Presiden 2026

Persija butuh dua syarat di laga pamungkas Grup B: menang besar atas PSMS dan Port FC kalah besar dari Persebaya yang sudah memastikan tempat di semifinal.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 29 Juli 2026, 22:20 WIB
Persija Jakarta. (Bola.com/X Persija Jakarta).

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta masih tertahan di posisi kurang ideal pada persaingan Grup B Piala Presiden 2026. Macan Kemayoran baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan yang sudah dijalani.

Poin itu diraih setelah Persija bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan juara bertahan Port FC 2-2 di Gelora Bung Tomo, Rabu (27/9/2026) sore WIB. Hasil tersebut menjaga asa tim ibu kota menuju partai terakhir fase grup.

Advertisement

Beberapa jam kemudian, tuan rumah Persebaya Surabaya memetik kemenangan atas PSMS Medan sekaligus mengamankan satu tempat di semifinal. Konstelasi ini membuat peluang Persija bergantung pada skenario ketat di matchday penutup.

Partai penentuan digelar Sabtu (1/8/2026). Persija menghadapi dua syarat yang wajib terpenuhi bersamaan jika ingin melaju dari Grup B.


Skenario Persija Lolos dari Grup B

Winger Persija Jakarta, Arlyansyah Abdulmanan. (Bola.com/Instagram Persija Jakarta).

Agar tiket semifinal Piala Presiden 2026 tetap terbuka, Persija harus menang besar atas PSMS pada laga pamungkas. Margin gol menjadi krusial melihat selisih gol yang saat ini tertinggal dari Port FC.

Di saat bersamaan, Macan Kemayoran memerlukan Persebaya yang sudah memastikan tempat di empat besar untuk menaklukkan Port FC dengan skor besar. Kombinasi dua hasil tersebut dibutuhkan karena Port FC masih memimpin atas Persija dalam produktivitas gol di klasemen sementara.

Jika kedua syarat itu terpenuhi, Persija bakal unggul selisih gol atas Port FC meski memiliki poin serupa dan rekor head-to-head imbang. Skenario ini sekaligus menjadi satu-satunya jalan karena Persebaya sudah tidak terkejar di puncak Grup B.


Perjalanan Persija di Dua Laga Awal

Pasukan Shin Tae-yong mengantongi satu angka dari dua pertandingan fase grup. Start sulit itu memaksa Persija merancang kemenangan besar pada pertandingan terakhir untuk menjaga peluang.

Pada duel kontra Port FC di Gelora Bung Tomo, Persija tertinggal 0-2 lebih dulu. Gol-gol Peeradol Chamrasamee dan Issam Al-Sabhi menempatkan juara bertahan dalam posisi nyaman sebelum jeda akhir laga.

Situasi berubah ketika Arlyansyah Abdulmanan dan Stjepan Loncar mencatatkan nama di papan skor, memastikan skor akhir 2-2. Hasil imbang tersebut menjadi modal mental menuju partai pamungkas, sekaligus satu-satunya poin Persija sejauh ini.

Berita Terkait