Arsenal Mampu Boyong Vinicius Junior dari Real Madrid, tapi Ada Satu Masalah Besar yang Mengadang

Arsenal dinilai memiliki kemampuan finansial untuk mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 30 Juli 2026, 17:45 WIB
Penyerang Real Madrid, Vinícius Júnior, menunjukkan angka 15 selama pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 10 Mei 2026. (Josep LAGO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Arsenal dinilai memiliki kemampuan finansial untuk mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, besarnya biaya transfer, tuntutan gaji, dan potensi terganggunya keseimbangan skuad membuat langkah tersebut belum tentu menjadi keputusan yang tepat bagi The Gunners.

Saat ini, Vinicius memasuki 11 bulan terakhir dalam kontraknya bersama Real Madrid. Meski situasi itu membuka peluang bagi klub lain, nilai pasar winger Timnas Brasil tersebut tetap sangat tinggi, yakni sekitar 140 juta euro atau setara Rp2,88 triliun menurut Transfermarkt.

Advertisement

Jika Arsenal menebus Vinicius dengan angka tersebut, transfer itu akan menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah klub. Bahkan, apabila nilainya melampaui 125 juta poundsterling (Rp2,57 triliun), kepindahan sang pemain juga akan memecahkan rekor transfer termahal di Premier League.

Meski nilai transfer Vinicius sangat besar, Arsenal dinilai masih memiliki sejumlah opsi untuk membiayai kepindahan sang pemain.

Dalam sistem akuntansi sepak bola, biaya transfer dapat diamortisasi selama masa kontrak pemain. Sebagai contoh jika nilai transfer sekitar 166 juta dolar AS hanya akan dibukukan sekitar 33,2 juta dolar AS per musim, di luar beban gaji pemain.

Selain itu, Arsenal berpotensi memperoleh tambahan dana dari penjualan sejumlah pemain. Karl Hein, Jakub Kiwior, dan Leandro Trossard diperkirakan dapat menghasilkan pemasukan sekitar 43 juta dolar AS. Gabriel Martinelli juga dinilai bisa dilepas apabila Vinicius bergabung karena sama-sama beroperasi di sisi kiri penyerangan.

 


Keseimbangan Skuad Dipertaruhkan

Vinicius Junior dari Real Madrid merayakan setelah memberi assist kepada rekannya, Kylian Mbappe, untuk mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Meski secara finansial memungkinkan, tantangan terbesar Arsenal justru terletak pada keseimbangan skuad.

Vinicius diperkirakan menginginkan gaji lebih dari 600 ribu dolar AS (Rp10,85 miliar) per pekan, jauh di atas Bukayo Saka yang saat ini menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Arsenal, yakni sekitar 400 ribu dolar AS (Rp7,32 per pekan).

Kedatangan Vinicius berpotensi memicu tuntutan kenaikan gaji dari pemain lain, termasuk Declan Rice yang disebut segera membahas kontrak baru. Arsenal juga pernah mengalami dampak negatif akibat kontrak bernilai besar yang diberikan kepada Mesut Ozil dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Meski memiliki kemampuan finansial untuk merekrut Vinicius Junior, Arsenal tetap harus mempertimbangkan dampak transfer tersebut terhadap struktur gaji dan keseimbangan skuad. Kehadiran pemain berusia 26 tahun itu dinilai berpotensi membawa lebih banyak risiko daripada manfaat bagi tim.

Sumber: SI

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Berita Terkait