Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tolak Timnas Italia: Bukan Soal Kontrak

Carlo Ancelotti akhirnya buka suara mengenai alasan di balik penolakannya menangani Timnas Italia.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 30 Juli 2026, 22:15 WIB
Reaksi pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, setelah timnya kalah dari Norwegia pada 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7/2026) pagi WIB. (Odd Andersen/AFP)

Bola.com, Jakarta - Carlo Ancelotti akhirnya buka suara mengenai alasan di balik penolakannya menangani Timnas Italia.

Pelatih berusia 67 tahun itu menegaskan keputusannya sama sekali tidak berkaitan dengan masalah kontrak, melainkan karena ingin menghormati komitmennya bersama Timnas Brasil.

Advertisement

Ancelotti mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara bersama ESPN. Ini menjadi kali pertama ia berbicara secara terbuka mengenai pendekatan yang dilakukan mantan direktur teknik Timnas Italia, Paolo Maldini.

"Ini bukan soal kontrak, bukan itu alasannya," kata Ancelotti.

"Saya memiliki komitmen kepada CBF (Federasi Sepak Bola Brasil) dan kepada negara ini. Brasil menerima saya dengan sangat hangat selama tahun pertama saya di sini."

"Saya ingin tetap di sini. Saya juga sudah mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Italia, tetapi saya merasa keputusan yang benar adalah bertahan di negara yang telah menyambut saya dengan luar biasa dan di institusi yang memberi saya kesempatan untuk bekerja."


Baru Perpanjang Kontrak hingga 2030

Pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Brasil asal Italia, Carlo Ancelotti (tengah), tersenyum di samping penyerang Raphinha (kanan) selama sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 melawan Maroko di Fasilitas Latihan Columbia Park, Morristown, New Jersey, pada 9 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Ancelotti baru satu tahun menangani Timnas Brasil. Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, ia bahkan telah menandatangani perpanjangan kontrak yang membuatnya terikat hingga 2030.

Situasi itu membuat peluang Italia untuk memulangkan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola tersebut tertutup.

Sebelumnya, Paolo Maldini dikabarkan sempat menghubungi Ancelotti dan Pep Guardiola untuk menawarkan posisi pelatih Timnas Italia. Namun, setelah gagal mendapatkan keduanya, Maldini mengalihkan bidikan kepada Andrea Pirlo.


Drama di Federasi Italia

Penyerang Brasil bernomor punggung 10, Neymar (tengah), berbicara dengan rekan setimnya yang dilirik oleh pelatih kepala Brasil asal Italia, Carlo Ancelotti (kanan), selama sesi latihan di Fasilitas Latihan Columbia Park di Morristown, New Jersey pada 22 Juni 2026, selama turnamen Piala Dunia 2026. (Mauro Pimentel/AFP)

Rencana menunjuk Andrea Pirlo pada akhirnya tidak pernah terealisasi. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malagò, disebut menolak mengesahkan penunjukan tersebut. Alasan resminya adalah keterkaitan Pirlo dengan sebuah perusahaan taruhan asal Rusia.

Tak lama kemudian, Maldini memutuskan mengundurkan diri bersama penasihatnya, Leonardo.

Federasi kemudian menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Timnas Italia, sementara posisi direktur teknik dipercayakan kepada Claudio Ranieri.

Hubungan Ancelotti dan Maldini memang sangat erat. Keduanya pernah bekerja sama di AC Milan dan sukses mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk dua trofi Liga Champions.

Sumber: ESPN

Berita Terkait