Piala Presiden 2026 Tak Cuma Sajikan Hiburan, Transaksi UMKM Tembus Rp1,3 Miliar

Piala Presiden 2026 Tak Cuma Sajikan Hiburan, Transaksi UMKM Tembus Rp1,3 Miliar

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 02 Agustus 2026, 07:00 WIB
UMKM di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada fase grup Piala Presiden 2026. (Bola.com/M. Faqih)

Bola.com, Surabaya - Piala Presiden 2026 tidak hanya menghadirkan tontonan menarik di atas lapangan. Turnamen pramusim bergengsi itu juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kota-kota penyelenggara.

Anggota Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengungkapkan nilai transaksi UMKM selama turnamen terus meningkat. Hingga 1 Agustus 2026, total transaksi telah mencapai Rp1,3 miliar, padahal kompetisi masih menyisakan babak semifinal dan final.

Advertisement

"Alhamdulillah Piala Presiden tahun ini, selain rating yang tinggi, penonton di stadion juga luar biasa antusias. Hal itu berdampak secara ekonomi kepada UMKM, baik di Bandung maupun Surabaya," ujar Tsamara.

Menurutnya, rata-rata jumlah penonton yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, mencapai sekitar 23 ribu orang per pertandingan. Sementara di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, jumlah penonton rata-rata menyentuh 30 ribu orang.

Tingginya jumlah suporter yang datang ke stadion menjadi berkah bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.

"Total transaksi sampai hari ini, sejak kick-off pada 25 Juli, sudah mencapai Rp1,3 miliar. Kami masih memiliki pertandingan semifinal dan final, sehingga angkanya diharapkan terus bertambah," katanya.


Dampak Langsung

Ilustrasi Piala Presiden 2026. (Bola.com/AI)

Tsamara menegaskan Piala Presiden diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat.

"Kami berharap Piala Presiden bukan hanya menghadirkan hiburan bagi rakyat, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang jelas bagi masyarakat di kota-kota tempat turnamen berlangsung," ucapnya.

Panitia juga memberikan fasilitas gratis bagi pelaku UMKM untuk berjualan di area stadion. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada puluhan ribu penonton yang hadir.

"Tempatnya kami siapkan secara gratis. Harapannya, UMKM yang sudah berkembang maupun yang baru merintis bisa sama-sama mendapatkan manfaat dari penyelenggaraan Piala Presiden," tutur Tsamara.

Berita Terkait