Xabi Alonso Beberkan Evaluasi Usai Chelsea Tumbang dari Tottenham di Sydney

Chelsea kalah 1-2 dari Tottenham di Sydney. Xabi Alonso menilai timnya masih perlu meningkatkan kontrol penguasaan bola pada fase pramusim.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 02 Agustus 2026, 10:00 WIB
Pelatih kepala Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi kepada para pemain di area teknis saat pertandingan Copa del Rey antara Talavera dan Real Madrid di Talavera de la Reina, Spanyol, Kamis, 18 Desember 2025. (AP Photo/M. Berengui)

Bola.com, Jakarta - Chelsea kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur pada laga pramusim di Accor Stadium, Sydney, Australia, Sabtu (2/8/2026). Xabi Alonso menilai ada sejumlah hal yang harus diperhatikan The Blues.

Usai pertandingan, pelatih Chelsea Xabi Alonso membeberkan evaluasi. Ia menilai The Blues masih perlu meningkatkan kemampuan dalam mengontrol penguasaan bola dan menegaskan bahwa uji coba pramusim adalah bagian dari persiapan tim.

Advertisement

Tottenham sempat unggul lebih dahulu melalui Sandro Tonali, lalu disamakan Chelsea lewat sundulan Estevao Willian yang memanfaatkan umpan silang terukur Jamie Gittens di tiang jauh. Pada awal babak kedua, Kevin Danso mendapat kartu merah, namun Tottenham tetap menutup laga dengan gol telat Richarlison.


Evaluasi Xabi Alonso Usai Chelsea Kalah

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Dan Mullan)

Alonso menegaskan hasil di Sydney tidak sesuai harapan, meski konteksnya adalah persiapan menuju musim baru. "Pertandingan berjalan intens dan kompetitif. Tentu saja kami ingin menang dan tidak ada yang senang dengan kekalahan ini. Namun, ini adalah pertandingan persiapan dan pramusim. Kami juga melewatkan beberapa peluang," ujar Alonso seusai laga.

Ia menilai pasukannya sempat berada di jalur yang benar, terutama saat unggul jumlah pemain. "Babak pertama berjalan sangat kompetitif dan berimbang. Pada babak kedua, ketika mereka bermain dengan 10 pemain, kami sebenarnya sudah sangat dekat untuk mencetak gol."

Alonso juga mengapresiasi dukungan penonton di Australia, seraya menyoroti momen kebobolan di penghujung laga. "Ini pertandingan pramusim yang bagus, dengan penonton yang luar biasa dan atmosfer yang hebat. Sayangnya, kami kebobolan pada menit-menit akhir dan akhirnya kalah," lanjutnya.


Jalannya Laga Tottenham vs Chelsea di Sydney

Xabi Alonso's position at Real Madrid is under threat following the defeat to Manchester City and the team's poor performance. Here are the details and management's decision.

Tottenham membuka keunggulan melalui Sandro Tonali. Gol tersebut menjadi pembuka tekanan Spurs sebelum ritme permainan kembali berimbang.

Chelsea merespons cepat. Estevao Willian menyamakan kedudukan setelah menyambut umpan silang terukur Jamie Gittens di tiang jauh dengan tandukannya. Skor imbang membuat tempo kian kompetitif hingga jeda.

Masalah Tottenham bertambah pada awal babak kedua. Kevin Danso yang baru masuk setelah jeda mendapat kartu merah akibat pelanggaran terhadap Joao Pedro. Tiga menit setelah masuk, Danso harus keluar, dan Chelsea pun unggul jumlah pemain.

Meski tampil menekan pada paruh kedua, The Blues justru kebobolan pada menit-menit akhir. Richarlison mencetak gol kemenangan Tottenham setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, mengunci skor 1-2 di Sydney.


Fokus Performa dan Rencana Menit Bermain

Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso melakukan perpisahan dengan tim dan para fans setelah laga lanjutan Liga Jerman 2024/2025 melawan Borussia Dortmund di BayArena, Leverkusen, Jerman, Minggu (11/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/DPA/Marius Becker)

Menatap musim baru, Alonso menilai aspek perbaikan terus digarap dari satu laga ke laga lain. "Setiap pertandingan tentu membuat kami berpikir bahwa ada hal yang bisa dilakukan dengan lebih baik. Itu bagian dari proses, yakni belajar dari hal-hal yang sudah kami lakukan dengan baik maupun yang masih perlu diperbaiki," jelasnya.

Ia menempatkan performa sebagai parameter utama pada fase pramusim. "Pada tahap seperti ini, wajar jika kami mengalami berbagai momentum dalam pertandingan. Hasil bukanlah hal yang paling penting. Yang lebih penting adalah performa," tuturnya.

Rencana menit bermain juga menjadi perhatian utama dalam tur pramusim kali ini. "Banyak pemain bermain selama 75 menit, dan itu memang sudah menjadi bagian dari rencana kami. Kami menjalankannya sesuai dengan yang telah direncanakan."

Di sisi lain, Alonso menilai Chelsea masih perlu meningkatkan kemampuan dalam mengontrol penguasaan bola. Pekerjaan itu akan menjadi bagian dari fokus latihan berikutnya sembari menjaga progres performa kolektif tim.

Sumber: Football London

Berita Terkait