Erik Lamela Terdaftar sebagai Kitman di Klub Barunya, Ada Celah Aturan Liga Meksiko di Baliknya

Mantan winger Tottenham Hotspur, Sevilla, dan AS Roma, Erik Lamela, menjalani peran yang tak biasa setelah pensiun dari dunia sepak bola.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 03 Agustus 2026, 06:15 WIB
Pemain Tottenham Hotspur, Erik Lamela, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (14/3/2021). Arsenal menang dengan skor 2-1. (Dan Mullan/Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Mantan winger Tottenham Hotspur, Sevilla, dan AS Roma, Erik Lamela, menjalani peran yang tak biasa setelah pensiun dari dunia sepak bola. Di klub barunya, CF Monterrey, pria asal Argentina itu resmi didaftarkan sebagai kitman atau petugas perlengkapan tim.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Klub peserta Liga Meksiko itu memanfaatkan celah dalam regulasi agar Lamela tetap bisa berada di bangku cadangan pada hari pertandingan, meski belum memiliki lisensi kepelatihan yang dibutuhkan.

Advertisement

Lamela mengakhiri karier profesionalnya pada Agustus 2026 setelah lebih dari satu dekade berjuang melawan cedera pinggul yang terus mengganggu performanya.

Selama 16 tahun berkarier, pemain berusia 34 tahun itu pernah membela River Plate, AS Roma, Tottenham Hotspur, Sevilla, hingga AEK Athens.

Setelah gantung sepatu, Lamela sempat bergabung ke staf kepelatihan Matias Almeyda di Sevilla. Kini, ia kembali bekerja sama dengan Almeyda yang ditunjuk sebagai pelatih CF Monterrey.

 


Belum Kantongi Lisensi UEFA Pro

Gol-gol Sevilla dicetak oleh Suso dan Erik Lamela. (AP Photo/Jose Breton)

Meski sudah menjadi bagian dari staf pelatih, Lamela belum bisa didaftarkan secara resmi sebagai pelatih karena belum mengantongi lisensi UEFA Pro sebagaimana disyaratkan dalam Pasal 17.1 Statuta Liga MX.

Sebagai solusi, CF Monterrey mendaftarkannya sebagai kitman atau manajer perlengkapan tim. Status tersebut membuat Lamela tetap diperbolehkan berada di area bangku cadangan saat pertandingan berlangsung.

Sambil menjalankan tugas tersebut, Lamela juga tengah mengikuti pendidikan untuk memperoleh lisensi UEFA Pro agar nantinya bisa berstatus pelatih secara resmi.

 


Cedera Pinggul Akhiri Karier

Erik Lamela. Gelandang yang dua musim memperkuat AS Roma ini akhirnya hijrah ke Tottenham Hotspur pada awal musim 2013/2014 dengan nilai transfer 30 juta euro. Setelah 8 musim dan tampil dalam 257 laga dengan mencetak 37 gol dan 47 assist, awal musim ini ia hijrah ke Sevilla. (AFP/Vincenzo Pinto)

Lamela mengungkapkan masalah pada pinggul mulai dirasakannya sejak berusia 22 tahun. Rasa sakit itu terus memburuk hingga memaksanya menjalani operasi ketika berusia 25 tahun.

"Rasa sakit pertama muncul saat saya berusia 22 tahun. Ketika usia 25 tahun, saya harus menjalani operasi karena tidak bisa lagi bertanding akibat rasa sakit. Operasinya berjalan baik dan saya bisa bermain lagi," ujar Lamela, seperti dikutip dari Sportbible, Minggu (2/8/2026). 

"Namun setelah itu semuanya berubah. Rasanya seperti saya memiliki pinggul yang berbeda. Pinggul saya tidak pernah sama lagi," ujar Lamela.

Dalam wawancara dengan TyC Sports, Lamela mengakui bahwa cedera tersebut menjadi alasan utama dirinya memutuskan pensiun.

"Saya pensiun karena masalah fisik yang sudah lama mengganggu. Saya ingin mengakhiri karier dengan cara terbaik dan tetap menikmatinya, meski kondisinya sangat sulit."

Sumber: Sportbible