Jelang Semifinal Piala Presiden 2026: Persebaya Vs Arema, Kenangan Pahit Singo Edan Dicukur 0-4 di Gianyar

Piala Presiden 2026: Persebaya Vs Arema, Kenangan Singo Edan Terbantai 0-4 di Stadion Dipta

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 03 Agustus 2026, 15:15 WIB
Persebaya Surabaya Vs Arema FC di Piala Presiden 2026. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Surabaya - Laga panas penuh rivalitas bertajuk Derbi Jatim bakal tersaji dalam Piala Presiden 2026. Persebaya Surabaya dipastikan akan menghadapi Arema FC dalam duel semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026).

Pertandingan ini tentu bakal menyedot perhatian publik secara besar. Pertemuan dua tim besar asal Jawa Timur dibumbui dengan rivalitas kental sejak lama.

Advertisement

Bicara performa di turnamen ini, Persebaya lebih unggul dibanding Arema. Bajul Ijo sukses keluar sebagai juara Grup B dengan menyapu bersih tiga kemenangan, sedangkan Arema adalah runner-up Grup A yang sempat kalah sekali melawan Persib Bandung.

Ditambah, rekor pertemuan kedua tim menunjukkan Persebaya lebih unggul. Mereka mencatatkan dominasi yang luar biasa dengan tidak terkalahkan dalam 12 pertemuan terakhir melawan Arema di semua ajang kompetisi.

Rinciannya cukup menegaskan dominasi Persebaya, yakni sembilan kemenangan dan tiga seri. Catatan ini menjadi momok yang menakutkan sekaligus motivasi bagi Arema untuk segera diakhiri.

 


Kenangan Pahit Arema FC

Dua pemain Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi dan Rachmat Irianto, tertunduk lesu setelah timnya kalah telak 0-4 dari Arema FC dalam laga pekan ke-14 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (15/8/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Terakhir kali Singo Edan mencicipi kemenangan atas Persebaya adalah pada 15 Agustus 2019, atau hampir tujuh tahun yang lalu. Kala itu, Arema berhasil menang telak dengan skor 4-0 di Stadion Kanjuruhan.

Namun, setelah momen tersebut, arah angin berubah total dan Persebaya selalu berhasil mendikte permainan setiap kali bertemu sang rival.

Dominasi ini menunjukkan bahwa Persebaya memiliki kesiapan mental yang lebih matang dalam menghadapi tekanan derbi. Para pemain Bajul Ijo seolah memiliki motivasi lipat ganda untuk membuktikan siapa yang terbaik di Jawa Timur.

Menariknya, pertemuan terakhir kedua tim juga terjadi di Gianyar hanya tiga bulan silam, tepatnya 28 April 2026. Arema saat itu terpaksa menjadi klub musafir karena tidak mendapat izin untuk menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan.

Alhasil, Stadion Kapten I Wayan Dipta pun dipilih untuk menggelar Derbi Jatim. Hasilnya terbilang mengejutkan. Singo Edan dipaksa takluk 0-4 oleh Bajul Ijo dengan semua gol lahir di babak kedua.

 

 


Aroma Balas Dendam

Duel sengit striker anyar Persib Bandung, Balsa Sekulic (99), dengan pemain Arema FC, Diego Landis, dalam laga Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) malam. Persib berhasil memenangi pertandingan dengan skor tipis 1-0 berkat gol Uilliam Barros pada menit ke-23. (Bola.com/Erwin Snaz)

Aroma balas dendam tampaknya menghiasi pertemuan terdekat kedua tim. Arema tentu sudah lama ingin segera mengakhiri rekor buruk. Mereka perlu pembuktian apakah skuad arahan Marcos Santos mapu mengembalikan muruah Kota Malang.

Di sisi lain, Arema merupakan tim yang memiliki rekor dominan di Piala Presiden. Mereka bahkan tercatat sudah empat kali menjuarai turnamen pramusim ini, masing-masing pada 2017, 2019, 2022, dan 2024.

Hal ini berbeda dengan Persebaya yang menjadi satu-satunya klub yang belum pernah menjuarai Piala Presiden di antara empat tim kontestan semifinal tahun ini.

Lagi-lagi, Arema dan Persebaya juga pernah saling berjumpa di turnamen ini, malah di partai puncak pada Piala Presiden 2019.

Saat itu, format turnamen menggunakan dua leg. Duel sengit sempat muncul di Stadion GBT yang berakhir 2-2 pada 9 April 2019. Pada akhirnya, Arema keluar sebagai pemenang usai unggul 2-0 dalam leg kedua di Stadion Kanjuruhan, 12 April 2019.

Bukan berlebihan jika pertemuan di semifinal Piala Presiden 2026 bakal membuat duel semakin sengit. Baik Persebaya maupun Arema sama-sama punya modal penting untuk menang demi menembus partai puncak.

Berita Terkait