Donald Trump Siap Pasang Badan, Presiden FIFA Dapat Dukungan di Tengah Ancaman Lengser

Gianni Infantino mendapat angin segar di tengah derasnya desakan agar mundur dari jabatan Presiden FIFA.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 14:30 WIB
Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan Spanyol merayakan kemenangan setelah mengalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada 20 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Andrew Harnik/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Gianni Infantino mendapat angin segar di tengah derasnya desakan agar mundur dari jabatan Presiden FIFA. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan siap memberikan dukungan penuh agar Infantino tetap memimpin organisasi sepak bola dunia tersebut.

Laporan Daily Express menyebut seorang sumber dari lingkaran pemerintahan Amerika Serikat mengklaim Trump akan melakukan segala yang dia bisa untuk membantu Infantino mempertahankan posisinya.

Advertisement

Dukungan itu muncul setelah Presiden FIFA menghadapi kritik keras akibat rencana penjualan sebagian saham organisasi baru bentukan FIFA, yang akhirnya dibatalkan setelah menuai penolakan luas.

Meski rencana tersebut telah dibatalkan, tekanan terhadap Infantino belum mereda. Sejumlah federasi dan tokoh sepak bola dunia tetap mendesak agar pria asal Swiss itu mengakhiri masa kepemimpinannya.


Trump Puas dengan Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, berbicara dalam konferensi pers jelang Piala Dunia Qatar 2022 di Qatar National Convention Center (QNCC), Doha, Sabtu, 19 November 2022. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Menurut sumber yang dekat dengan pemerintahan AS, Trump memiliki alasan kuat untuk terus mendukung Infantino. Presiden AS menilai Infantino berperan besar dalam kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat bersama Kanada dan Meksiko.

"Gianni banyak membantu kami menghadirkan Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah. Presiden sangat menyukainya dan saya yakin dia akan melakukan segala cara untuk membantunya," ujar sumber tersebut seperti dikutip Daily Express.

Hubungan keduanya memang menjadi sorotan sepanjang Piala Dunia 2026. Trump bahkan pernah mengaku menghubungi Infantino setelah kartu merah yang diterima striker Amerika Serikat dicabut, sebuah insiden yang memunculkan perdebatan mengenai dugaan campur tangan politik dalam sepak bola.


Tetap Menuai Penolakan

Berdiri di samping Trofi Piala Dunia, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Walikota AS pada 29 Januari 2026 di Washington, DC. Infantino mempromosikan Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyoroti potensi manfaatnya bagi kota dan komunitas tuan rumah. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Meski mendapat dukungan dari Gedung Putih, posisi Infantino belum sepenuhnya aman. Sejumlah tokoh politik dan pejabat sepak bola di Eropa masih menilai ia bukan sosok yang tepat untuk memimpin FIFA.

Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, kembali menegaskan bahwa Infantino sebaiknya mundur dari jabatannya. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan tengah menyiapkan surat untuk mencabut dukungan terhadap pencalonan kembali Infantino, mengikuti langkah Federasi Sepak Bola Wales.

Meski demikian, hingga kini belum ada kandidat kuat yang muncul untuk menantang Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA berikutnya. Kondisi tersebut membuat masa depan pria berusia 56 tahun itu masih bergantung pada dukungan dari mayoritas 211 asosiasi anggota FIFA.

Sumber: Express

Berita Terkait