Tak Ada Lagi Alasan, Alexander Isak dan Florian Wirtz Dituntut Bersinar di Liverpool usai Mo Salah Pergi

Mohamed Salah sudah pergi, Alexander Isak dan Florian Wirtz wajib buktikan kualitas di Liverpool.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 07 Agustus 2026, 19:15 WIB
Ilustrasi Florian Wirtz dan Alexander Isak, Liverpool. (Bola.com/AI)

Bola.com, Jakarta - Alexander Isak dan Florian Wirtz mendapat sorotan jelang bergulirnya Premier League musim 2026/2027.

Dua pemain termahal dalam sejarah Liverpool itu diminta segera menunjukkan performa terbaik setelah kepergian Mohamed Salah dari Anfield.

Advertisement

Isak dan Wirtz direkrut Liverpool pada bursa transfer musim panas tahun lalu dengan total nilai transfer mencapai 241 juta paun.

Namun, keduanya belum mampu memenuhi ekspektasi setelah Liverpool hanya finis di posisi kelima Premier League, tertinggal 25 poin dari Arsenal yang menjadi juara.

Memasuki musim baru bersama pelatih kepala anyar dan tanpa kehadiran Salah yang telah bergabung dengan Trabzonspor, keduanya dinilai memiliki kesempatan untuk memulai lembaran baru.

Legenda Aston Villa, Gabby Agbonlahor, menegaskan Isak dan Wirtz tidak lagi memiliki alasan untuk tampil di bawah standar.

"Suporter Liverpool akan melihat Wirtz dan Isak, dan tidak ada lagi alasan. Saya tidak mau mendengar alasan apa pun. Mereka harus tampil bagus sekarang," ujar Agbonlahor kepada talkSPORT Breakfast.


Jejak Isak

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak, berebut bola dengan bek Manchester United asal Inggris #23, Luke Shaw (kanan), dan gelandang Manchester United asal Uruguay #25, Manuel Ugarte (kiri), dalam pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Manchester United di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 19 Oktober 2025. (PETER POWELL/AFP)

Isak didatangkan dari Newcastle United dengan nilai transfer 125 juta paun, yang menjadi rekor transfer pemain asal Inggris. Namun, cedera membuat penyerang asal Swedia itu hanya tampil 14 kali di Premier League musim lalu dengan torehan tiga gol.

Liverpool kini harus mencari pengganti kontribusi Mohamed Salah yang mencetak 191 gol di Premier League selama sembilan musim bersama klub tersebut, atau rata-rata sekitar 21 gol per musim.

Sementara itu, Hugo Ekitike yang menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool di Premier League musim lalu dengan 11 gol, dipastikan masih akan absen cukup lama akibat cedera tendon Achilles yang dialaminya pada April lalu.

Menurut Agbonlahor, cedera menjadi faktor yang menghambat Isak musim lalu. Selain itu, persaingan dengan Ekitike juga membuat situasinya tidak mudah karena belum jelas siapa yang akan menjadi penyerang utama.


Tanggung Jawab Isak

Penyerang Liverpool bernomor punggung 9, Alexander Isak (tengah), merayakan gol pembuka saat menghadapi Crystal Palace dalam pertandingan Premier League Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 25 April 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Kini, dengan Ekitike diperkirakan baru bisa kembali bermain sekitar Februari atau Maret, Agbonlahor menilai Isak menjadi tumpuan utama di lini depan Liverpool.

"Musim lalu dia tampil 14 kali di Premier League, hanya mencetak tiga gol dan satu assist," kata Agbonlahor, dikutip dari Talksport.

"Yang dibutuhkan Liverpool musim ini adalah striker seharga 125 juta paun, yang bermain sesuai nilainya. Mereka membutuhkan Isak kembali tampil seperti saat bersama Newcastle pada musim 2024/2025 ketika mencetak 23 gol dari 34 pertandingan Premier League," imbuhnya.

Ia menilai Isak memiliki tanggung jawab untuk membayar kepercayaan Liverpool musim ini. Menurutnya, setelah kepergian Salah, tidak ada lagi pemain yang mampu menghadirkan kontribusi seperti winger asal Mesir tersebut dari sisi kanan serangan.

Agbonlahor mempertanyakan apakah Dominik Szoboszlai, Harvey Elliott, Curtis Jones, jika tetap bertahan, serta Milos Kerkez mampu memberikan suplai bola yang dibutuhkan Isak.


Wirtz Juga Tak Lepas dari Sorotan

Gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz, mengontrol bola dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Eintracht Frankfurt dan Liverpool FC di Frankfurt, Jerman Barat, pada 22 Oktober 2025. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Florian Wirtz yang direkrut dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer 116 juta paun juga dinilai belum tampil maksimal pada musim pertamanya bersama Liverpool.

Gelandang asal Jerman itu mengakhiri musim lalu dengan catatan lima gol dan tiga assist di Premier League. Menurut Agbonlahor, statistik tersebut harus meningkat pada musim ini.

"Situasinya sama seperti Isak. Anda direkrut dengan nilai transfer yang juga memecahkan rekor, dan musim lalu penampilannya hanya cukup baik," ujar Agbonlahor.

Mantan penyerang Timnas Inggris itu mengakui Wirtz membutuhkan waktu beradaptasi karena Premier League memiliki tingkat fisik yang berbeda dibanding Bundesliga. Namun, menurutnya, musim ini tidak ada lagi alasan bagi Wirtz untuk tidak tampil lebih baik.

Pria yang kini berusia 39 tahun itu menilai Wirtz bukan tipe pemain yang akan mencetak banyak gol karena lebih senang menciptakan peluang. Meski demikian, jika tidak banyak mencetak gol, Wirtz disebut harus mampu menyumbang assist dalam jumlah besar.

Liverpool akan memulai perjalanan mereka di Premier League musim 2026/2027 dengan bertandang ke markas Newcastle United, Minggu (23-8-2026).

Berita Terkait