Rodri Pilih Barcelona, Real Madrid Tak Cari Gelandang Baru, Cukup Kuat Hadapi Musim Depan?

Rodri pilih ke Barcelona, Real Madrid tak cari penggantinya. Sudah siapkan solusi dari dalam skuad.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Agustus 2026, 18:00 WIB
5. Rodri (62,7 juta euro) - Gelandang bertahan berusia 24 tahun ini menjadi pembelian Pep Guardiola di Manchester City pada bursa transfer 2019. Rodri didatangkan Manchester City dari Atletico Madrid dengan harga transfer 62,7 juta euro. (AFP/Lindsey Parnaby)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid tampaknya tidak akan mencari gelandang baru setelah gagal mendapatkan Rodri.

Gelandang Manchester City itu dikabarkan lebih memilih bergabung dengan Barcelona sehingga rencana Los Blancos untuk mendatangkan pemain di posisi tersebut berantakan.

Advertisement

Masalah lini tengah sebenarnya sudah cukup lama menjadi perhatian di Santiago Bernabeu. Aurelien Tchouameni merupakan satu-satunya gelandang senior yang berperan sebagai nomor enam.

Sementara itu, Real Madrid belum memiliki sosok pengatur permainan kreatif sejak Toni Kroos dan Luka Modric meninggalkan klub.

Kebutuhan untuk memperkuat sektor tersebut makin terlihat setelah Real Madrid menjalani musim lalu tanpa trofi. Mereka juga kesulitan mendominasi pertandingan-pertandingan besar.


Semula Jadi Solusi

Rodri #16 dari Timnas Spanyol menghadiri sesi latihan menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 di Carson Sports Park pada 9 Juli 2026 di Carson, California. (Florencia Tan Jun/Getty Images/AGetty Images via AFP)

Rodri sebelumnya dipandang sebagai solusi untuk persoalan tersebut. Pemain berusia 30 tahun itu merupakan kapten Timnas Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2026 dan hanya memiliki sisa kurang dari satu tahun dalam kontraknya bersama Man City.

Rodri juga merupakan mantan pemenang Ballon d'Or sekaligus pemain kelahiran Madrid.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk mengejar sang gelandang setelah penampilannya yang membuatnya meraih Golden Ball dalam perjalanan Spanyol menjadi juara di Piala Dunia 2026.

Namun, harapan Real Madrid mendapatkan Rodri kini sirna. Berbagai laporan menyebut sang pemain lebih memilih pindah ke Barcelona.

Ia dikabarkan siap bergabung dengan Blaugrana jika Barcelona dan Man City mencapai kesepakatan mengenai biaya transfer.


Tidak Mencari Pengganti Rodri

Mehdi Taremi berebut bola dengan Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions antara Olympiakos vs Real Madrid di Piraeus Port, 27 November 2025. (AP Photo/Petros Giannakouris)

Menurut Cadena Cope, jajaran petinggi Real Madrid kecewa dengan keputusan Rodri memilih Barcelona.

Di klub asal Katalonia tersebut, Rodri berpotensi bermain bersama delapan pemain lain yang juga menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia Spanyol.

Real Madrid sebelumnya berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Rodri. Los Blancos menjadi klub yang lebih dulu melakukan kontak setelah Piala Dunia 2026, dan segala sesuatunya sempat mengarah pada kepindahan sang pemain ke Santiago Bernabeu.

Namun, situasinya berubah setelah Rodri menentukan pilihan. Cadena Cope menyebut Real Madrid kini tidak berniat kembali memasuki bursa transfer untuk mencari opsi lain sebagai pengganti pemain berusia 30 tahun tersebut.

Marca juga menyebut Real Madrid tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan mendapatkan Rodri. Skuad yang tersedia saat ini bahkan dinilai sudah 95 persen lengkap.

Jika Rodri bergabung, satu di antara dari Tchouameni, Eduardo Camavinga, atau Federico Valverde kemungkinan harus meninggalkan klub.

Kini, ketiga pemain tersebut diperkirakan tetap bertahan, kecuali ada tawaran fantastis yang datang sebelum batas akhir bursa transfer.


Seperti Apa Lini Tengah Real Madrid Musim Depan?

Bernardo Silva, Real Madrid. (Dok. X @realmadriden)

Pelatih baru Real Madrid, Jose Mourinho, biasanya mengandalkan formasi 4-2-3-1. Dengan skema tersebut, Real Madrid kemungkinan akan menggunakan dua gelandang di depan lini pertahanan dan satu pemain nomor 10.

Mourinho memiliki enam opsi untuk mengisi dua posisi tersebut. Mereka adalah Tchouameni, Valverde, Camavinga, Arda Guler, Thiago Pitarch, serta Bernardo Silva, yang didatangkan pada musim panas ini.

Menariknya, Marca menyebut posisi yang sebelumnya diproyeksikan untuk Rodri kini disiapkan bagi Bernardo Silva. Gelandang Portugal berusia 31 tahun itu dapat bermain di sejumlah posisi.

Bernardo Silva juga memiliki pengalaman panjang di Inggris. Ia telah memenangi enam gelar Premier League dan mencatatkan 53 penampilan di seluruh kompetisi pada musim 2025/2026.

Dalam perkembangan kariernya di Inggris, Bernardo Silva makin sering menjalankan peran yang lebih dalam. Karena itu, ia berpeluang dimainkan sebagai jangkar yang bertugas membantu mengatur permainan sekaligus melindungi lini pertahanan.


Peran Baru Guler

Gelandang Real Madrid, Arda Guler, mencetak gol spektakuler saat timnya menang 4-1 atas Elche pada laga pekan ke-28 La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu (15/03/2026) dini hari WIB. (AFP/Oscar DEL POZO)

Jika skenario tersebut diterapkan, Valverde atau Tchouameni menjadi kandidat paling jelas untuk mendampingi Bernardo Silva dalam pertandingan-pertandingan besar. Namun, Arda Guler juga merupakan opsi serius.

Guler menjadi satu di antara pemain yang mampu meningkatkan reputasinya pada musim lalu. Pemain asal Turki itu juga diketahui disukai Mourinho.

Saat Piala Dunia 2026 berlangsung, Mourinho dilaporkan menghubungi Guler setelah Turki tersingkir. Pelatih asal Portugal itu disebut menjelaskan visinya untuk musim yang akan datang kepada pemain berusia 21 tahun tersebut.

Itulah mengapa, Guler berpeluang menjalankan peran baru sebagai pengatur permainan dari posisi yang lebih dalam. Perubahan tersebut dapat menjadi solusi internal bagi persoalan yang sudah lama dihadapi Real Madrid.

Sementara itu, peran Camavinga dan Pitarch masih belum terlalu jelas. Pitarch bahkan dikaitkan dengan kemungkinan pindah dari Real Madrid dengan status pinjaman pada musim panas ini.

Pada akhirnya, Real Madrid mungkin merasa memiliki jumlah pemain yang cukup untuk menghadapi kegagalan mendapatkan Rodri.

Namun, apakah para pemain tersebut memiliki kualitas yang memadai untuk menutup kebutuhan tim, masih harus dibuktikan.

 

Sumber: SI

Berita Terkait